Sabtu, 13 Februari 2016

VALENTINE'S DAY

Hari Valentine atau Hari Kasih Sayang, merupakan hari dimana mereka yang saling jatuh cinta menyatakan cintanya. Nah, hal pertama yang melintas di pikiran orang saat mengatakan valentine pasti cinta antara laki-laki dan perempuan atau biasa disebut pacar.
Namun sebenarnya, hari valentine bukan hanya berbicara tentang cinta antara laki-laki dan perempuan. Namun juga kasih orangtua dan anak, suami istri, kasih pada sahabat, teman, guru, saudara, dan orang-orang lain di sekeliling kita. Semua orang berhak memperoleh kasih sayang.

Pada salah satu versi, diceritakan pada zaman Romawi kuno, diadakan Perayaan Lupercalia, dimana para pemuda menuliskan namanya pada secarik kertas dan menaruh kertas tersebut dalam sebuah gentong khusus. Lalu, para gadis akan mengambil salah satu dari kertas itu, dan menghampiri pemuda yang namanya tertulisdi kertas tersebut.
Pada suatu waktu, terjadi perang besar di Roma. Maka dari itu, Kaisar Claudius II, kaisar Roma pada masa itu, memerintahkan semua rakyat berjenis kelamin laki-laki harus mengikuti wajib militer. Namun, banyak rakyat yang menolak perintah Sang Kaisar dengan alasan bahwa mereka tidak mau meninggalkan pasangan atau keluarga mereka. Maka Sang Kaisar menjadi marah dan mengeluarkan peraturan bahwa di seluruh kerajaan Roma DILARANG ADANYA PERTUNANGAN DAN/ATAU PERNIKAHAN. Hal itu membuat rakyat sangat menderita.
Seorang Pastur dari Biara Kecil di daerah Roma, secara diam-diam memberikan pemberkatan pernikahan bagi pasangan-pasangan yang jatuh cinta, yang berniat untuk menikah. Sampai pada akhirnya rahasia kecil ini terbongkar dan pastur tersebut ditangkap lalu dijebloskan ke dalam penjara bawah tanah. Selama di penjara pastor tersebut berkenalan dengan anak gadis dari Kepala Sipir Penjara. Gadis itu secara rutin menemui pastor dan mereka saling bertukar cerita kesukaan juga kesedihan dari balik pintu penjara.Karena kebaikan hati sang Pastur, maka banyak rakyat yang menuntut pembebasannya. Maka sang kaisar memerintahkan sang pastur dihukum mati. Sehari sebelum hari kematiannya, pastor dengan nama Valentine itu membuat sebuah surat yang ditujukan kepada teman-temannya dan teristimewa untuk putri kepala sipir penjara yang dibubuhkan tulisan “from your Valentine“. Ironisnya, Kaisar Claudius menetapkan tanggal 14 Februari tahun 270 sebagai hari pelaksanaan hukuman mati bagi Pastor Valentine.Semenjak itu masyarakat menyebut hari itu sebagai Valentine’s Day dan keesokkannya merayakan Lupercalia.
Kurang lebih delapan ratus tahun kemudian, golongan Gereja Katolik Roma yang menganut PAGANISM (tidak percaya pada hal-hal mistis) menolak adanya Perayaan Lupercalia untuk memberikan persembahan kepada Dewi Cinta ataupun Dewi Kesuburan Wanita. Mereka mengangkat Pastor Valentine menjadi seorang Santo dan mendeklarasikan bahwa setiap tanggal 14 Februari adalah St. Valentine’s Day.

Nah, kalau sudah tahu sejarahnya, sekarang tau kan bahwa valentine bukan hanya dirayakan untuk pasangan laki-laki dan perempuan. Tetapi juga orang-orang yang kita kasihi.

Happy Valentine's Day!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar