Tampilkan postingan dengan label BLASIUS P.. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BLASIUS P.. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 November 2016

JUMAT KELABU

Bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda, Jumat, 28 Oktober 2016, ada berita duka yang menyelimuti seluruh keluarga besar yayasan Taruna Nusa Harapan. Guru mata pelajaran seni rupa SMP dan SMA TNH, Bapak Tri Harijanto dikabarkan meninggal dunia pada pukul 02.00 WIB. Hal ini menyebabkan kesedihan dan duka mendalam yang dirasakan oleh keluarga, kerabat, dan anak didiknya. Penyebab  kematian beliau adalah komplikasi, serta penyakit seperti asam urat, jantung, dan diabetes.

Meninggalnya Bapak Tri Harijanto yang bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda membuat seluruh warga SMP dan SMA TNH mengikuti upacara sumpah pemuda dengan tertib. Selain itu, guru dari 4 agama turut memimpin doa. Semua itu dilakukan untuk mendoakan beliau agar amal prbuatan beliau diterima di sisi-Nya.

Karena kepergian Bapak Tri Harijanto, sekolah dipulangkan pukul 10.00 WIB dan sepulang sekolah siswa-siswi kelas 7B dan 9A melayat ke rumah Bapak Tri Harijanto. Siswa dan siswi yang melayat masih bisa melihat jasad Bapak Tri Harijanto, karena rencananya beliau akan dimakamkan pukul 13.00 WIB.




Kamis, 15 September 2016

JANGAN BERMAIN PONSEL DALAM POSISI DICHARGE

Ada satu gambar mengerikan yang disebar oleh Ibu Dra. B.S. Soelistyowati U (Bu Sulis), Kepala Sekolah SMP TNH,  melalui jejaring sosial Whatsapp siang ini. Sengaja gambar tersebut tidak diunggah dalam artikel ini karena terlihat sangat mengerikan. Dalam gambar tersebut terlihat seseorang terluka parah di kedua telapak tangannya.  Kondisi jari-jemarinya  sudah tidak utuh lagi. Telapak tangannya terluka dan terlihat berlubang. Darah mengalir di bekas luka tersebut. Terlihat juga korban yang lemas memandangi kondisi tangannya yang hancur berantakan itu. Kondisi tersebut  adalah akibat dari bermain ponsel dalam kondisi HP dicharge (dicas).

Dalam pesan singkatnya, Bu Sulis mengingatkan agar kita semua berhati-hati ketika menggunakan ponsel. Jangan sampai kita menggunakan ponsel dalam kondisi dicharge. Beberapa saat yang lalu juga beredar berita ada orang yang terbakar gara-gara memakai headphone/earphone yang terhubung dengan ponsel yang sedang dicharge. Dengan demikian, Warta TNH juga berpesan kepada Anda semua untuk tidak bermain HP saat HP tersebut dicharge. Beri tahu teman yang lain ya! (TIM WARTA TNH)


Kamis, 03 Maret 2016

GARA GARA 6 JUTA

Mukidi si pelit yang terkenal di desanya tetap saja pelit walaupun rejekinya lancar dan sudah jadi kaya sejak pindah rumah ke kota.

Suatu ketika istrinya bilang: “Pak kita ini banyak uang, tapi sampai sekarang saya tidak pernah sekalipun naik pesawat, kita coba yuk pak!” pinta istrinya. “Hus mahal!! Gak usahlah!” jawab Mukidi. “Ya sudah pakai tabungan saya saja pak tidak apa apa kok” kata istrinya. Hemmmm.. okelah kalau begitu” jawab Mukidi.

Singkat kata, mereka sudah tiba di bandara dan hendak mencarter Helikopter. Setelah harganya sepakat, Pilotnya berkata kepada Mukidi: “Pak, kalau naik helikopter ini syaratnya tidak boleh bicara sepatah katapun. Kalau bapak sampai bicara 1 kata saya denda 1 juta, kalau 2 kata 2 juta, 3 kata 3 juta, 4 kata 4 juta dan seterusnya. Tapi kalau bapak diam saja saya beri 6 juta kata pilot itu menjelaskan. “Wah cocok, saya setuju pak” kata Mukidi memanggut-manggut senang.

Akhirnya, terbanglah helikopter itu membawa Mukidi dan istrinya berkeliling-keliling. Si pilot mulai manuver menerbangkan helinya. Dibelokkan kiri kanan dan putar putar sampai jungkir balik beberapa kali. Kira-kira 1 jam lamanya, akhirnya mendaratlah heli tadi dan penumpangnya turun. Si pilot kemudian menghampiri Mukidi. “Wah hebat Pak Mukidi ini, dari tadi diam saja, ini saya kasih 6 juta sesuai janji saya....” Kata pilotnya. Mukidi pun lega dan menghela nafas: “Pak, sebenarnya dari tadi saya mau bicara tapi takut kena denda....” Kata Mukidi tampak pucat. “Sebenarnya Bapak mau bicara apa? Kata pilotnya. “Istri saya terserang Hipotermia!”

Kamis, 18 Februari 2016

STUDI WISATA DI JATIM PARK 1 KELAS VII

            Setelah pergi dari EcoGreen Park, murid kelas VII pergi ke Jatim Park I. Setelah sampai di Jatim Park 1, murid-murid kelas VII terlalu bersemangat. Tetapi karena hujan, murid-murid kesulitan dalam melakukan tugasnya yaitu mencari informasi tentang pelajaran Fisika dan Sejarah. 

          Tetapi hal itu tidak menjadi masalah penting bagi murid  - murid karena semangat mereka untuk belajar dan nilai untuk penerapan tugas. 

         Pertama, di pintu masuk Jatim Park 1, siswa mendapat "suguhan" berupa gong raksasa yang berbunyi keras jika dipukul. Setelah masuk, siswa diminta menunjukkan tiket masuk yang berupa gelang. Dan mereka kemudian diperbolehkan masuk.

            Saat masuk, mereka langsung melepas jas hujan dan mengambil peralatan untuk belajar. Mereka diberi LKS pelajaran Fisika, Biologi, dan Sejarah. Merka berjalan menyusuri ruangan sejarah suku di Nusantara dan mencatat informasi sebanyak mungkin tentang kebudayaan di Bumi Indonesia ini. 

             Dari ruangan sejarah suku di Nusantara, mereka langsung menuju ke Science Center. Disana siswa melihat dan mempelajari alat - alat Fisika. Salah satunya bernama Tornado Vortex. Alat ini menjelaskan tentang terbentuknya pusaran air yang disebabkan oleh perbedaan arus air.

                 Tiba - tiba guru langsung menyuruh mereka untuk menuju ke bagian tengah dari Science Center. Disana mereka benar - benar belajar fisika tentang kohesi dan adhesi. Tidak cuma itu. Mereka juga belajar tentang percampuran zat. Mereka juga disuguhi segitiga ajaib dimana mereka harus menemukan cara bagaimana ketiga sisi dari segitiga tersebut berjumlah 10, 11, dan 12.

                     Selanjutnya mereka belajar Sejarah tentang PT Pos Indonesia dan mata uang kuno. Mata uang itu bernilai     Rp 5,00 Rp 50,00 dan masih banyak lagi. Setelah belajar sejarah, murid diperbolehkan untuk refreshing di wahana- wahana seru. Seperti rumah hantu dan tornado.

                     Rumah hantu memiliki keunikan tersendiri. Tetapi 

hantu di sana berbentuk boneka yang tiba - tiba bergerak secara otomatis dan menurut kebanyakan orang ketakutan saat melihat boneka hantu itu. Begitu pula dengan wahana tornado. Mereka segera menaiki begitu melihat wahana itu. Saat mereka naik, mereka terlihat senang bercampur takut karena mereka diputar - putar seperti tornado selama kurang lebih enam menit.

                 Setelah puas bermain, mereka berkumpul sementara 

  para guru mengabsen mereka. Mereka segera naik ke busnya masing - masing dan menuju ke pusat oleh - oleh Bakpao Telo dan berbelanja oleh - oleh untuk keluarga masing - masing. Setelah selesai berbelanja, mereka kembali naik ke bus dan pulang ke Mojokerto pada pukul  18.00 dan tiba di sekolah pada pukul 20.00.                

   

Rabu, 17 Februari 2016

STUDY WISATA SISWA-SISWI SMP TNH

Pada hari Selasa, 16 Februari 2016, siswa siswi SMP TNH mengadakan study wisata menuju Museum Tubuh dan Jatim Park 2. Pada saat berada di Jatim Park 2, murid-murid mendapat tugas untuk mengamati dan mencari informasi tentang hewan-hewan yang berada di sana. Beberapa murid melalaikan tugas tersebut, dan segera menuju ke tempat wahana permainan. Namun, ada juga beberapa murid yang lebih mengutamakan tugas daripada permainan. Pada saat siswa-siswi sampai di Jatim Park 2, gerimis mulai turun. dan pada saat murid-murid memasuki Jatim Park 2, hujan mulai turun dengan deras. Namun, karena pihak nsekolah telah menyuruh siswa siswi membawa jas hujan ataupun payung, maka hujan tersebut dapat tertangani.
Ada banyak sekali hewan-hewan yang bisa dilihat di sana; mulai dari mamalia, unggas, reptil, dan sebagainya. Para murid dapat mengumpulkan informasi tentang habitat aslinya, penyebarannya, dan masih banyak lagi. Namun, sebagian besar hewan-hewan disana merupakan hewan yang dilindungi.
Setelah mengumpulkan informasi-informasi yang ada, murid-murid dapat mencoba permainan-permainan yang ada.

Sabtu, 13 Februari 2016

VALENTINE'S DAY

Hari Valentine atau Hari Kasih Sayang, merupakan hari dimana mereka yang saling jatuh cinta menyatakan cintanya. Nah, hal pertama yang melintas di pikiran orang saat mengatakan valentine pasti cinta antara laki-laki dan perempuan atau biasa disebut pacar.
Namun sebenarnya, hari valentine bukan hanya berbicara tentang cinta antara laki-laki dan perempuan. Namun juga kasih orangtua dan anak, suami istri, kasih pada sahabat, teman, guru, saudara, dan orang-orang lain di sekeliling kita. Semua orang berhak memperoleh kasih sayang.

Pada salah satu versi, diceritakan pada zaman Romawi kuno, diadakan Perayaan Lupercalia, dimana para pemuda menuliskan namanya pada secarik kertas dan menaruh kertas tersebut dalam sebuah gentong khusus. Lalu, para gadis akan mengambil salah satu dari kertas itu, dan menghampiri pemuda yang namanya tertulisdi kertas tersebut.
Pada suatu waktu, terjadi perang besar di Roma. Maka dari itu, Kaisar Claudius II, kaisar Roma pada masa itu, memerintahkan semua rakyat berjenis kelamin laki-laki harus mengikuti wajib militer. Namun, banyak rakyat yang menolak perintah Sang Kaisar dengan alasan bahwa mereka tidak mau meninggalkan pasangan atau keluarga mereka. Maka Sang Kaisar menjadi marah dan mengeluarkan peraturan bahwa di seluruh kerajaan Roma DILARANG ADANYA PERTUNANGAN DAN/ATAU PERNIKAHAN. Hal itu membuat rakyat sangat menderita.
Seorang Pastur dari Biara Kecil di daerah Roma, secara diam-diam memberikan pemberkatan pernikahan bagi pasangan-pasangan yang jatuh cinta, yang berniat untuk menikah. Sampai pada akhirnya rahasia kecil ini terbongkar dan pastur tersebut ditangkap lalu dijebloskan ke dalam penjara bawah tanah. Selama di penjara pastor tersebut berkenalan dengan anak gadis dari Kepala Sipir Penjara. Gadis itu secara rutin menemui pastor dan mereka saling bertukar cerita kesukaan juga kesedihan dari balik pintu penjara.Karena kebaikan hati sang Pastur, maka banyak rakyat yang menuntut pembebasannya. Maka sang kaisar memerintahkan sang pastur dihukum mati. Sehari sebelum hari kematiannya, pastor dengan nama Valentine itu membuat sebuah surat yang ditujukan kepada teman-temannya dan teristimewa untuk putri kepala sipir penjara yang dibubuhkan tulisan “from your Valentine“. Ironisnya, Kaisar Claudius menetapkan tanggal 14 Februari tahun 270 sebagai hari pelaksanaan hukuman mati bagi Pastor Valentine.Semenjak itu masyarakat menyebut hari itu sebagai Valentine’s Day dan keesokkannya merayakan Lupercalia.
Kurang lebih delapan ratus tahun kemudian, golongan Gereja Katolik Roma yang menganut PAGANISM (tidak percaya pada hal-hal mistis) menolak adanya Perayaan Lupercalia untuk memberikan persembahan kepada Dewi Cinta ataupun Dewi Kesuburan Wanita. Mereka mengangkat Pastor Valentine menjadi seorang Santo dan mendeklarasikan bahwa setiap tanggal 14 Februari adalah St. Valentine’s Day.

Nah, kalau sudah tahu sejarahnya, sekarang tau kan bahwa valentine bukan hanya dirayakan untuk pasangan laki-laki dan perempuan. Tetapi juga orang-orang yang kita kasihi.

Happy Valentine's Day!!!

Kamis, 11 Februari 2016

BUAT FOTO KENANGAN DI AKHIR SEMINAR

FOTO BERSAMA KAK OKTA (DUA JEMPOL BELAKANG TENGAH)

PAK YOYOK BERAKSI DI ACARA SEMINAR MOTIVASI

PAK YOYOK (DWI CAHYO UTOMO, S.Pd.) MEMBUKA SEMINAR DENGAN PERSEMBAHAN LAGU

SISWA KELAS IX SMP TNH IKUTI SEMINAR MOTIVASI

OKTASTIKA BADAI NIRMALA, MOTIVATOR NASIONAL

Menghadapi Ujian Nasional bukan perkara mudah bagi setiap siswa. Ada tekanan mental yang berat yang harus mereka tanggung. Menyadari itu, SMP TNH melalui program sekolahnya menyelenggarakan Seminar Motivasi Menghadapi Ujian Nasional bagi para siswa kelas IX. Seminar ini merupakan kerja sama antara SMP TNH dengan penerbit Erlangga.

"Anak-anak perlu suntikan motivasi dari orang yang tepat, motivator misalnya, agar mereka semakin semangat dalam belajar dan siap menghadapi Ujian Nasional," demikian kata Kepala Sekolah, Ibu Dra. B.S. Soelistyowati U., ketika WARTA TNH menanyakan tujuan diadakannya seminar ini.  "Dari ekspresri yang terpancar di wajah para siswa setelah seminar, terlihat mereka semua sangat antusias dan ceria. Ini menandakan seminar kali ini berhasil," lanjut Bu Sulis, Kepala Sekolah. Semoga seminar yang mereka ikuti kali ini benar-benar memberi manfaat bagi mereka dalam mempersiapkan diri menghadapi ujian.

Kamis, 28 Januari 2016

OMITS TAHUN 2016

Pada hari Minggu Tanggal 24 Januari 2016,Diadakan Olimpiade OMITS di SMP Negeri 1 Mojokerto. Olimpiade di adakan pada pukul 7 Pagi untuk SD dan untuk Smp diadakan pukul 2 Siang.SMP TNH ikut serta dalam Olimpiade tersebut.Smp TNH mengirim 4 kelompok yang terdiri dari 2 orang.Sebelum tanggal Olimpiade para peserta diberi pengarahan dalam latihan. Pada hari Olimpiade para peserta dari SMP TNH sudah siap untuk menjalankan olimpiade.Saat Olimpiade dimulai para peserta memasuki ruangan masing-masing dan memulai pada jam 2 siang peserta diberikan soal.Para peserta pun mulai mengerjakan dengan serius.Batas waktu dalam Olimpiade itu 2 jam.Setelah Olimpiade selesai tampak para peserta lega karena selesainya Olimpiade Omits Setelah itu para peserta keluar dari ruangan masing-masing dan para siswa mendapatkan sertifikat dan konsumsi.Kebayakan siswa langsung pulang setelah Olimpiade OMITS selesai.

Kamis, 21 Januari 2016

MENULIS PUISI; MENULIS SESUATU YANG BIASA DENGAN CARA YANG TIDAK BIASA

Berikut ini disajikan puisi karya teman-teman kalian, Andreas Margono dan  Aileen Chalina Wijaya. Untuk ukuran pemula, puisi tersebut sudah bagus. Namun, kalau kita kembali ke prinsip penulisan puisi yang harus jelas, ringkas, dan menggunakan bahasa atau kata-kata yang estetis puisi temanmu berikut ini masih bisa disempurnakan lagi. Berikut ini disajikan alternatif penyesuaian bahasa. Dengan editan berikut ini, harapannya puisinya menjadi lebih enak dibaca atau terkesan lebih indah. Semoga.
Perhatikan puisi-puisi berikut!

Alamku
Oleh: Andreas Margono

Alamku kau tampak sangat indah
Terdapat banyak pohon yang sangat rindang
Warnamu dapat membuat hati menjadi tenang

Alamku aku sangat berterima kasih
Kau selalu membantuku untuk menghilangkan
Kebosanan
Karena keindahanmu
Dapat menghilangkan bosan semua orang


 Alamku (hasil editan)

alamku,kau sangat indah
hijaunya dedaunan,
rindangnya pepohonan
jadikan tenang hatiku

alamku, terima kasih
kau telah membantu
usir kebosanan
yang bersarang
di dalam kalbu
Mojokerto, 15 Januari 2016


Hembusan Angin
Oleh: Aileen Chalina Wijaya

Pohon bergoyang karena kau
Ke kanan ke kiri
Suaramu sampai menembus telingaku
Karena kau
Daun berjatuhan
Debu beterbangan


Hembusan Angin (hasil editan)

Angin,
Bersamamu pohon-pohon menari
Menemani setiap jingkrak riang
Di hatiku

Spoi-spoi silirmu
Membelaiku
Jadikan aku
Terlena

Mojokerto, 15 Januari 2016

CARA PALING GAMPANG MENULIS PUISI




Banyak orang berpendapat bahwa menulis puisi merupakan kegiatan yang sulit. Berdasarkan pengalaman membelajarkan penulisan puisi di depan kelas, rata-rata para siswa langsung mengatakan bahwa mereka tidak bisa menulis puisi. Padahal mereka belum mencoba sedikit pun.

Perilaku menghakimi diri sendiri seperti itulah yang seringkali membunuh kreativitas kita, sebelum memberinya kesempatan untuk tumbuh dan berkembang. Idealnya, kita memberikan kesempatan kepada diri sendiri untuk mencoba dan mengembangkan kreativitas yang ada dalam diri kita.

Lalu langkah apakah yang harus kita tempuh? Tengsoe Tjahjono dalam bukunya Mendaki Gunung Puisi (2011:102) mengatakan bahwa tidak ada teori dan resep dalam pembuatan puisi. Seandainya ada, teori dan resep tersebut justru akan membelenggu kita.  Puisi adalah ekspresi pribadi sehingga sangat khas dan subjektif. Masing-masing penyair memiliki gayanya sendiri-sendiri. Kepandaian seorang penyair diperoleh melalui jam terbangnya yang tinggi dalam menulis puisi. Selain itu, ditentukan juga oleh pengalaman kemanusiaan yang luas dan daya analisisnya yang tajam. Jadi resep terbaik untuk menjadi penulis adalah terus membaca,  terus menulis, dan jangan lupa berdiskusi dengan orang lain yang lebih berpengalaman.

Tengsoe Tjahjono mengungkapkan bahwa menulis puisi tidak harus berangkat dari tema. Menulis puisi bisa dimulai dari mana saja. Bahan penulisan puisi adalah realitas kehidupan, pengalaman kita sehari-hari. Sebagai contoh, saat kita duduk di kamar tamu, kondisi di luar rumah hujan. Air hujan sebagian ada yang jatuh mengenai kaca jendela rumah kita. Dari pengalaman tersebut kita bisa menulis:


SAJAK HUJAN

Kaki-kaki hujan
Memukuli kaca jendela
Tik-taknya sampai ke dalam
Jiwa