Tampilkan postingan dengan label ZIPORA KRISTANTI WIBOWO. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ZIPORA KRISTANTI WIBOWO. Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 Januari 2016

AKU



oleh:
Zipora Kristanti Wibowo


Sehelai rambut adalah kepribadianku
Yang akan terus tumbuh walau mungkin
Akan bercabang

Seutas tali adalah kegigihanku
Yang akan lebih kuat, walau mungkin
kadang rapuh juga

Aku,
Seorang anak kecil yang ingin
Menjadi seperti rembulan di angkasa
Menjadi pelita dalam kegelapan

Aku,
Seorang anak kecil yang ingin
Melihat lebih dekat mimpi-mimpi
Yang mustahil kulihat

Aku
Manusia biasa dengan sejuta
Kerinduan untuk meraih 
mentari

Dan aku
ingin hidup 
menjadi  diriku sendiri

Kamis, 10 September 2015

"TES GOLONGAN DARAH"

Hari ini merupakan hari yang menegangkan untukku. Seperti yang dikatakan Bu Diah kemarin, hari ini akan diadakan tes kesehatan bagi peserta didik baru di sekolahku. Ada tes mata, telinga, gigi, dan lain-lain, termasuk tes golongan darah. Apa? tes golongan darah? Mungkin hari ini adalah akhir dari segalanya. Apa rasanya nanti? Hum, sudahlah aku tak mau memikirkannya.

Jam pelajaran pertama. Kulalui pelajaran ini dengan rasa tegang. Tegang? Memalukan. Gitu aja kok tegang sih? Mungkin pertanyaan itu yang kalian pikirkan. Iya, tegang. Aku belum pernah merasakan yang namanya tes golongan darah. Walaupun ini pelajaran kesukaanku namun, tetap saja aku tegang.

"Kringg" Bel berbunyi menandakan pergantian jam pelajaran. Aku merasa, inilah waktunya. Dag, dig, dug. Jantungku berdetak kencang. Namun ternyata bukan waktu ini kami akan melakukan tes kesehatan. Lega sekali rasanya. Aku segera pergi ke lab komputer untuk mengikuti pelajaran.

Ditengah pelajaran, terdapat suara ketukan pintu dari pintu lab. Awalnya aku tak menghiraukannya. Tetapi saat aku berbalik, aku melihat Bu Diah sedang membawa kertas kesehatan dan segera memanggil aku beserta teman sekelasku untuk melakukan tes kesehatan. Ha? Sekarang? Rasanya aku tak mau mengikuti tes untuk kali ini.

Jalan ke UKS adalah waktu yang tak mungkin kulupakan. Dengan rasa penuh kekhawatiran, aku berjalan menuju UKS. Dengan menutupi rasa khawatirku, aku hanya tersenyum saat melakukan tes kesehatan sebelum tes golongan darah itu. Pada akhirnya, tiba saatnya untuk tes golongan darah. Rasanya aku mau pulang. Aku gak mau tau rasanya di tes golongan darah. Tapi apa daya? Aku tetap saja diantarkan guruku untuk itu.

Sampai di UKS. Ada banyak alat dan salah satunya pasti untuk mengetes golongan darahku. Huh, ingin sekali aku menyembunyikan alat untuk tes golongan darah sehingga aku tak jadi diperiksa. Tetapi tetap saja aku mendapat giliran untuk itu. Saat duduk di bangku, aku lansung menutup mataku rapat-rapat. Walau diajak bicara, aku tetap saja merasa tegang. "Tanganku, sungguh malangnya kau. Kau akan mengeluarkan darah sebentar lagi", ujarku dalam hati. Sampai pada saatnya, Argh!!. Jeritanku kesakitan. Darah menyelimuti jariku itu. Segera pemeriksa itu menempelkan tanganku di suatu kertas yang aku tak tau apa namanya. Akhirnya aku diberi kapas untuk menghentikan darahku yang selalu saja ingin keluar dari jariku. Memang, darahku pikir, tubuhku ini tak pantas untuknya apa sehingga dia tak mau berada di tubuhku?

Huh, akhirnya aku telah di tes golongan darah. Hasihlnya, aku mempunyai darah "O". Rasanya, sakit sekali. Haha, tidak. Awalnya sih memang sakit. Namun akhirnya, kesakitan itu hilang kok. Sama seperti kesakitanku yang hilang saat tawa temanku datang menyerbuku. Mereka pikir aku sangat berlebihan. Tapi pada akhirnya, aku juga tertawa, sih. Ternyata kekhawatiranku itu tanpa sebab. Tak seharusnya aku berlebihan seperti itu. Toh, itu akan terjadi dan sudah terjadi.


Oleh : Zipora Kristanti Wibowo


Kamis, 27 Agustus 2015

PANCA LOMBA PERINGATAN HUT RI KE-70

Oleh : Zipora Kristanti Wibowo

Untuk memperingati kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 70 ini, SMP TNH menyelenggarakan beberapa lomba. Salah satunya adalah Panca lomba. Panca lomba diikuti oleh 6 orang perwakilan dari tiap-tiap kelas. 3 laki-laki dan 3 perempuan. Semuanya memberikan yang terbaik dalam lomba ini. walaupun ada yang kalah, tapi mereka tetap senang karena telah berpartisipasi dalam memeriahkan kemerdekaan Indonesia.

Lomba pertama adalah lomba balap karung. Caranya, salah satu perwakilan harus membuka karung yang sudah dilipat dan disediakan. Mereka harus mencapai garis akhir dengan menggunakan karung itu dan melipatkannya kembali seperti semula. Ini adalah lomba yang biasa diselenggarakan saat 17 Agustus.

Selanjutnya, mereka harus dengan cepat berjalan di atas bakiak yang terdiri dari 3 anak. Mereka harus lomba dengan menggunakan kecepatan di lomba kedua ini. Peserta juga harus sampai ke garis akhir sebelum lawannya juga sampai di garis akhir.

Setelah sampai pada garis akhir, ketiga peserta mempunyai tanggung jawab masing-masing. Ada yang mengikuti lomba menyamakan warna, ada yang bermain bola bekel, ada juga yang melempar holahop ke botol. Lomba menyamakan warna memang sangat sulit bagi ebebrapa peserta yang tidak biasa. bergitu juga untuk lomba bola bekel. Semua peserta sangat semangat melakukan lomba itu walau ada yang akhirnya gagal.

Lomba terakhir adalah lomba melempar holahop. Ini yang menurut mereka sangat sulit. Karena ada yang sudah melempar namun tidak masuk, ada yang tidak sampai dan lain-lain. Mereka sangat berusaha semaksimal mungkin untuk lomba kali ini. Sngat menegangkan namun menyenangkan. Dan akhirnya setelah babak final, ada juga yang memenangkannya yaitu kelas 7D untuk perwakilan putri. Sangat meriah lomba kali ini.

Lomba 17 Agustus ini merupakan lomba pertama yang dilaksanakan oleh peserta didik baru tahun ajaran 2015-2016. Lomba ini sangat didukung oleh seluruh keluarga besar SMP TNH. Karena ada lomba ini, siswa dapat memberikan seluruh kemampuannya untuk meghargai jasa-jasa pahlawan. Karena ada semangat patriotisme dalan jiwanya, mereka bisa memenangkan lomba kali ini. MENGAGUMKAN!!


Terima Kasih!

                                                                                                                                             

ACARA LIBASMA PERINGATAN HUT RI KE-70

Beberapa minggu lalu, sekolah mengadakan acara "LIBASMA" yang diselenggarakan di lapangan SMP-SMA TNH. Acara ini diikiuti oleh beberapa tim basket dari SMP atau SMA lain. Banyak kemeriahan yang ada di dalamnya. SMP TNH pun juga tak lupa untuk mengambil bagian dalam pertandingan LIBASMA kali ini. SMP TNH memberikan perwakilan tim basket putra dan tim basket putri. Pertandingan ini sangat meriah dan lebih meriah lagi karena ada basar yang mendampingi acara LIBASMA ini.


Hari pertama merupakan hari yang sangat istimewa, yaitu sebagai awal menuju kemenangan bagi seluruh pesertanya. Tak dilupakan, tim basket putra melakukan yang terbaik dari hari pertama hingga akhir. Mereka unggul dan meraih juara 1 di LIBASMA tahun ini. Itu semua adalah berkat kerja keras dari seluruh pemain basket tim putra ini. Walau memang perbedaan pointnya tidak terlalu banyak, namun SMP TNH berhasil meraih piala dari hasil kerja kerasnya.

Dalam sebuah pertandingan, pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Namun dengan berlatih dan berusaha, yang tidak mungkin itu akan menjadi mungkin. Seperti tim basket putra yang tidak pantang menyerah.Sampai hari terakhirpun mereka tak pernah lelah untuk berjuang.

Tim basket putri pun tak kalah mengambil bagian dalam LIBASMA ini. Mereka pun mengambil piala juara basket putri. Sungguh mengagumkan! Kerja keras mereka semua sangat membuahakan hasil.

Pesan untuk kali ini adalah, jangan menyerah melakukan segala hal. Karena hanya dengan berusahalah kalian bisa membuktikan kepada semuanya bahwa yang biasa bisa menjadi luar biasa! Tetap lakukan semua yang kalian rasa kalian harus lakukan, dan jangan pernah lupa untuk berdoa sebelum melakukan segalanya.

Oleh : Zipora Kristanti Wibowo

Kamis, 06 Agustus 2015

PENGALAMAN MENYANYI DI DEPAN WALI MURID SMP TNH

Oleh : Zipora Kristanti Wibowo / 7C

Saya mulai tertarik di bidang menyanyi ketika saya melihat kakak saya yang merupakan alumni SMP TNH ini bernyanyi. Dengan melihatnya, saya semakin tertarik dalam bidang bernyanyi. Awalnya, saya memang tidak bisa bernyanyi. Tetapi, lama-kelamaan, saya mulai bisa bernyanyi walaupun tak selalu merdu dari cara pembawaannya dan penampilannya. Saya merasa, ketika saya mendengarkan lagu atau menyanyikan lagu yang saya sukai, rasanya seperti itulah jiwa saya. Karena memang beberapa dari lagu yang saya dengarkan atau yang saya nyanyikan, juga terjadi di hidup saya. Menyanyi adalah salah satu hobi saya dari sekian banyak hobi yang saya punyai. Tapi, menyanyi bukan yang terutama. Saya lebih menyukai menggambar dan menulis.

Beberapa hari yang lalu, SMP TNH mengadakan seminar Parenting bagi wali murid SMP TNH. Acara itu dilaksanakan di Aula SMA TNH pada Sabtu, 1 Agustus 2015. Seminar ini diberikan kepada para wali murid yang menyekolahkan dan menyerahkan putra-putrinya di SMP TNH. Pengalaman saya di dalamnya adalah ketika saya dan ketiga teman saya menunjukan bakat dalam bentuk bernyanyi di depan para wali murid SMP TNH. Yani, Issabella, Daniel dan saya menampilkan bakat dengan bernyanyi lagu "Esok 'kan bahagia".Itu adalah salah satu pengalaman saya yang tak terlupakan. Merupakan suatu kebanggaan saya bisa dipilih menjadi salah satu pengisi acara di seminar itu.

Proses dari acara seminar tersebut, bisa dibilang berjalan lancar walaupun ada sedikit keterlambatan saat pembukaan atau mulainya seminar tersebut. Pemimpin seminar menjelaskan kepada wali murid yang telah mendatangi seminar parenting itu. Inti dari pesannya adalah untuk memotivasi anak bahwa inilah dunianya, dan pasti mereka harus menjalani semua hidupnya selama berada di SMP TNH dengan tidak merasa tertekan atau keberatan.

Sebelum penjelasan pemimpin seminar disampaikan, kami, Yani, Bella, Daniel, dan saya memberikan nyanyian yang termasuk lagu "Esok 'kan bahagia". Penampilan solo dari keempat dari kami dibawa oleh Bella dengan judul "Aku Jatuh Cinta". Berjalan lancar dengan penuh dengan kegembiraan. Suara Bella dan lainnya yang sangat indah membuat saya semakin bangga dapat dipilih sebagai salah satu pengisi acara di seminar itu.

Kunci dari kesuksesan dalam bernyanyi adalah berlatih. Sesulit apapun lagu itu, jika berlatih pasti kalian bisa menyanyikannya. Bukan hanya di bidang menyanyi, di bidang lain juga. Seperti matematika. Jika kalian ingin sukses dalam bidang matematika, berlatihlah dan jadikan matematika atau bidang lain itu hidupmu.

Sekian dari saya, semoga bermanfaat, Terima kasih.
"Do what you love, and love what you do"