Bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda, Jumat, 28 Oktober 2016, ada berita duka yang menyelimuti seluruh keluarga besar yayasan Taruna Nusa Harapan. Guru mata pelajaran seni rupa SMP dan SMA TNH, Bapak Tri Harijanto dikabarkan meninggal dunia pada pukul 02.00 WIB. Hal ini menyebabkan kesedihan dan duka mendalam yang dirasakan oleh keluarga, kerabat, dan anak didiknya. Penyebab kematian beliau adalah komplikasi, serta penyakit seperti asam urat, jantung, dan diabetes.
Meninggalnya Bapak Tri Harijanto yang bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda membuat seluruh warga SMP dan SMA TNH mengikuti upacara sumpah pemuda dengan tertib. Selain itu, guru dari 4 agama turut memimpin doa. Semua itu dilakukan untuk mendoakan beliau agar amal prbuatan beliau diterima di sisi-Nya.
Karena kepergian Bapak Tri Harijanto, sekolah dipulangkan pukul 10.00 WIB dan sepulang sekolah siswa-siswi kelas 7B dan 9A melayat ke rumah Bapak Tri Harijanto. Siswa dan siswi yang melayat masih bisa melihat jasad Bapak Tri Harijanto, karena rencananya beliau akan dimakamkan pukul 13.00 WIB.
Warta TNH adalah blog yang dibuat untuk memuat hasil karya para siswa SMP TNH Mojokerto yang tergabung dalam kelompok ekstrakurikuler jurnalistik.
Tampilkan postingan dengan label Farrel Davin J.. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Farrel Davin J.. Tampilkan semua postingan
Kamis, 10 November 2016
Kamis, 27 Oktober 2016
PERSIAPAN PEMILIHAN KETUA DAN WAKIL KETUA OSIS MASA BAKTI 2016/2017
Pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS dilaksanakan pada Jumat, 28 Oktober 2016, yang bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda.
Para OSIS masa bakti 2015/2016 telah melakukan persiapan sejak hari Rabu, 26 Oktober 2016. Persiapan ini berupa panggung kampanye, bilik coblos, kotak suara, dan tempat pelaksanaan serta penghitungan suara. Sebagian besar persiapan ini dilaksanakan di ruang OSIS SMP TNH.
Para OSIS bekerja keras untuk acara ini, dan berharap bahwa pemilihan dapat berjalan lancar.
Para OSIS masa bakti 2015/2016 telah melakukan persiapan sejak hari Rabu, 26 Oktober 2016. Persiapan ini berupa panggung kampanye, bilik coblos, kotak suara, dan tempat pelaksanaan serta penghitungan suara. Sebagian besar persiapan ini dilaksanakan di ruang OSIS SMP TNH.
Para OSIS bekerja keras untuk acara ini, dan berharap bahwa pemilihan dapat berjalan lancar.
Kamis, 20 Oktober 2016
The Story of A Little GIrl
Once upon atime, there lived a little girl named Charlotte. She wasn't like the other kids. She cose reading book instead of playing around. She was five at that time. Her friends liked to bully her, that's why she never looked happy at school, although the teacher liked to praise her because of her achievement. Her friends were also jealous of her because of this. They liked to ock her a lot
She finally gave up and didn't want to go to school anymore. her parents were so confused and thought that her decision was unreasonable. So they forced her to go to school, but she refused. They even called the teacher to persuade her to go to school. But, this effort also failed. Eventually, her parents gave up and called a homeschooling teacher.
Time went by, and she grew into a young girl. That was the time she went into middle school, but the same incident happened again. She felt so depressed and stressful.
One day, a young man entered her life and changed everything. That guy told her, nothing gonna change by her doing this. He also said that giving up and running away wouldn't solve anything. What she should do, was proved that what everybody thought were totally wrong.
She realized and was very excited to start a new beginning. she wanted to prove to everyone that by reading, you could get so much profit.
She was so confident with herself, and she challenged herself to prove thsat her decision was right.
The process surely took a time, but the result was amazing. All her hard works were paid.
She became a very successful and well-known author.
Everybody that ever mocked her were so surprised with her achievement now.
In her first interview, she told that the pain she ever got when she was a child meet her as she is right now. And also about the boy that appeared at her darkest time. The boy who gave her courage and motivationto do something different.
"One thing that I always remember about that boy, he said, ' Everybody may give up on you, but you may not give up on yourself '. It really fired me up, and made me wanted to do something at that time. It's still my motto until today".
Message : You should never underestimate your own power, because everything starts with your thoughts. And be brave to step forward.
Story by: Cherish Ravella
She finally gave up and didn't want to go to school anymore. her parents were so confused and thought that her decision was unreasonable. So they forced her to go to school, but she refused. They even called the teacher to persuade her to go to school. But, this effort also failed. Eventually, her parents gave up and called a homeschooling teacher.
Time went by, and she grew into a young girl. That was the time she went into middle school, but the same incident happened again. She felt so depressed and stressful.
One day, a young man entered her life and changed everything. That guy told her, nothing gonna change by her doing this. He also said that giving up and running away wouldn't solve anything. What she should do, was proved that what everybody thought were totally wrong.
She realized and was very excited to start a new beginning. she wanted to prove to everyone that by reading, you could get so much profit.
She was so confident with herself, and she challenged herself to prove thsat her decision was right.
The process surely took a time, but the result was amazing. All her hard works were paid.
She became a very successful and well-known author.
Everybody that ever mocked her were so surprised with her achievement now.
In her first interview, she told that the pain she ever got when she was a child meet her as she is right now. And also about the boy that appeared at her darkest time. The boy who gave her courage and motivationto do something different.
"One thing that I always remember about that boy, he said, ' Everybody may give up on you, but you may not give up on yourself '. It really fired me up, and made me wanted to do something at that time. It's still my motto until today".
Message : You should never underestimate your own power, because everything starts with your thoughts. And be brave to step forward.
Story by: Cherish Ravella
Kamis, 08 September 2016
SAKIT
Dalam Penderitaan ini
Aku harus kuat
Tak boleh menyerah
Juga jangan mengeluh
Peluh bercucuran, biarlah
Napas darahpun, tak apa
Bertahanlah sebentar lagi
Ini akan berakhir segera
Aku harus kuat
Tak boleh menyerah
Juga jangan mengeluh
Peluh bercucuran, biarlah
Napas darahpun, tak apa
Bertahanlah sebentar lagi
Ini akan berakhir segera
Kamis, 01 September 2016
Quotes about Writing
"A profesional writer is an amateur who didn't quit."
(seorang penulis profesional adalah seorang amatir yang tidak menyerah)
-Richard Bach
"fill your paper with the breathing of your heart"
(isilah kertasmu dengan napas hatimu)
-William Wordsworth
"You fail only if you stop writing"
(kau gagal hanya jika kau berhenti menulis)
-Ray Bradbury
"All you have to do is write one true sentence. Write the truest sentence that you know"
(Segala yang harus anda lakukan adalah menulis satu kata yang benar. Tulislah kata paling benar yang engkau tahu)
-Ernest Hemingway
"You can make anything by writing"
(Kau bisa membuat segalanya dengan menulis)
-C.S Lewis
"Read a Lot. Read anything you can get your hands on"
(Banyaklah membaca. Bacalah apapun yang bisa anda dapatkan)
-J.K Rowling
"If a story is in you, it has got to come out"
(Jika kau punya cerita, itu harus dikeluarkan)
-William Faulkner
(seorang penulis profesional adalah seorang amatir yang tidak menyerah)
-Richard Bach
"fill your paper with the breathing of your heart"
(isilah kertasmu dengan napas hatimu)
-William Wordsworth
"You fail only if you stop writing"
(kau gagal hanya jika kau berhenti menulis)
-Ray Bradbury
"All you have to do is write one true sentence. Write the truest sentence that you know"
(Segala yang harus anda lakukan adalah menulis satu kata yang benar. Tulislah kata paling benar yang engkau tahu)
-Ernest Hemingway
"You can make anything by writing"
(Kau bisa membuat segalanya dengan menulis)
-C.S Lewis
"Read a Lot. Read anything you can get your hands on"
(Banyaklah membaca. Bacalah apapun yang bisa anda dapatkan)
-J.K Rowling
"If a story is in you, it has got to come out"
(Jika kau punya cerita, itu harus dikeluarkan)
-William Faulkner
Kamis, 18 Agustus 2016
LOMBA GERAK JALAN
![]() | |
| TIM GERAK JALAN PUTRI SMP TNH |
Siswa dan siswi memulai kegiatan dari garis start yang berada di Alun - alun kota Mojokerto, kemudian siswa-siswi melewati Jl. Mojopahit, kemudian berbelok ke Jl. Raden WIjaya, kemudian melanjutkan ke arah Jl. Pahlawan, peserta pun berjalan ke arah Jl. Bhayangkara, setelah melalui Jl. Bhayangkara peserta melanjutkan ke Jl. Jenderal Sudirman, lalu melanjutkan perjalanan ke Jl. Letkol Sumarjo, kemudian berbelok ke arah Jl. Ahmad Yani, dan mengakhiri perjalanan di Alun-alun kota Mojokerto
![]() |
| SUASANA SETELAH GERAK JALAN. ADUH CAPEKNYA!!! |
CLASSMEETING
Hari Senin, 15 Agustus 2016 SMP TNH mengadakan classmeeting untuk memperingati hari kemerdekaan RI yang ke-71. Lomba-lomba yang diselenggarakan, yaitu; melukis, menulis cerpen, menulis puisi, bernyanyi dan story telling. Masing-masing kelas mengirim perwakilan untuk mengikuti lomba ini. Setiap kelas diwajibkan untuk mengirimkan 1 peserta untuk mengikuti lomba tersebut
Dilanjutkan pada hari Selasa, diselenggarakan panca lomba, gobak sodor, dan dakon. Walaupun ada beberapa anak yang terjatuh saat bermain, terlihat bahwa mereka lebih bersemangat melihat lomba hari ini daripada kemarin. Panca lomba diikuti oleh 3 peserta dari setiap kelas, lomba yang diikuti dalam panca lomba antara lain: balap karung, bakiak, kelereng, memasukkan paku kedalam botol, dan lomba makan kerupuk. Lomba gobak sodor diikuti oleh 10 orang dari masing-masing kelas yang dibagi menjadi 2 tim yang terdiri dari 5 putra dan 5 putri, sedangkan lomba dakon diikuti oleh 2 orang dari masing-masing kelas yang terdiri dari 1 putra dan 1 putri
Karena pada Rabu, 17 Agustus 2016, diadakan upacara bendera, peringatan HUT RI yang ke-71, maka pelaksanaan lomba dilanjutkan pada Kamis, 18 Agustus 2016
Lomba yang diselenggarakan hari Kamis antara lain; basket putra, dan basket putri, serta lomba yel-yel antarkelas. Setiap kelas diwajibkan mengirimkan 10 orang untuk mengikuti lomba basket yang dibagi menjadi 2 tim yang terdiri dari 5 putra dan 5 putri, sedangkan siswa yang tidak mengikuti lomba basket diwajibkan untuk ikut serta dalam lomba yel-yel ini. Setiap kelas wajib menyajikan yel-yel yang bertemakan semangat 17 Agustus. Peserta lomba yel-yel bebas menggunakan alat seperti drum, galon bekas, botol bekas, dll untuk memeriahkan yel-yel, tetapi siswa dilarang menggunakan terompet, karena suara terompet yang terlalu keras dapat mengganggu warga disekitar
Dilanjutkan pada hari Selasa, diselenggarakan panca lomba, gobak sodor, dan dakon. Walaupun ada beberapa anak yang terjatuh saat bermain, terlihat bahwa mereka lebih bersemangat melihat lomba hari ini daripada kemarin. Panca lomba diikuti oleh 3 peserta dari setiap kelas, lomba yang diikuti dalam panca lomba antara lain: balap karung, bakiak, kelereng, memasukkan paku kedalam botol, dan lomba makan kerupuk. Lomba gobak sodor diikuti oleh 10 orang dari masing-masing kelas yang dibagi menjadi 2 tim yang terdiri dari 5 putra dan 5 putri, sedangkan lomba dakon diikuti oleh 2 orang dari masing-masing kelas yang terdiri dari 1 putra dan 1 putri
Karena pada Rabu, 17 Agustus 2016, diadakan upacara bendera, peringatan HUT RI yang ke-71, maka pelaksanaan lomba dilanjutkan pada Kamis, 18 Agustus 2016
Lomba yang diselenggarakan hari Kamis antara lain; basket putra, dan basket putri, serta lomba yel-yel antarkelas. Setiap kelas diwajibkan mengirimkan 10 orang untuk mengikuti lomba basket yang dibagi menjadi 2 tim yang terdiri dari 5 putra dan 5 putri, sedangkan siswa yang tidak mengikuti lomba basket diwajibkan untuk ikut serta dalam lomba yel-yel ini. Setiap kelas wajib menyajikan yel-yel yang bertemakan semangat 17 Agustus. Peserta lomba yel-yel bebas menggunakan alat seperti drum, galon bekas, botol bekas, dll untuk memeriahkan yel-yel, tetapi siswa dilarang menggunakan terompet, karena suara terompet yang terlalu keras dapat mengganggu warga disekitar
Kamis, 11 Agustus 2016
TIBA-TIBA JADI PEMIMPIN
Pagi itu aku terbangun. Ayah dan ibuku telah berada di bawah
menyiapkan sarapan. Aku segera bersiap-siap dan turun ke bawah untuk
sarapan. Lalu aku pamit dan berangkat ke sekolah naik sepeda. Hari itu
tanggal 17 Agustus. Dalam perjalanan, aku melihat beberapa sekolah telah
memulai upacara bendera. Aku khawatir akan terlambat, sehingga aku
mempercepat laju sepedaku. Sesampainya di sekolah, aku memarkir sepedaku
dan segera masuk ke dalam. Untungnya aku tidak terlambat. Tiba-tiba
temanku memanggilku. "Mike, kemari!". Aku pun terkejut dan segera
menghampirinya. "Ada apa?" tanyaku. "Tolong gantikan Jason sebagai
pemimpin upacara ya??? Kemarin ia kecelakaan sehingga tidak dapat
berjalan".
"Kenapa aku?" tanyaku. "Karena menurut Pak Ben, kau yang paling cocok. Lagipula kau sudah pernah jadi pemimpin upacara sebelumnya, jadi tak perlu latihan banyak-banyak". "Latihan?" "Ya, kami akan memulainya sekarang".
Upacara berlangsung. Aku tidak menyangka walikota akan hadir, jadi aku sedikit gugup. Namun dapat kuatasi dengan baik. Akhirnya upacara berakhir dan guru-guru memberi selamat karena aku melakukan tugas dengan baik. Senangnya...
"Kenapa aku?" tanyaku. "Karena menurut Pak Ben, kau yang paling cocok. Lagipula kau sudah pernah jadi pemimpin upacara sebelumnya, jadi tak perlu latihan banyak-banyak". "Latihan?" "Ya, kami akan memulainya sekarang".
Upacara berlangsung. Aku tidak menyangka walikota akan hadir, jadi aku sedikit gugup. Namun dapat kuatasi dengan baik. Akhirnya upacara berakhir dan guru-guru memberi selamat karena aku melakukan tugas dengan baik. Senangnya...
ULANG TAHUN TERINDAH
Hari itu, aku bangun kesiangan. "GAWAT!!!" pikirku. Untung saja hari ini tidak ada pelajaran, hanya lomba-lomba yang diselenggarakan sekolah. Aku segera bersiap-siap dan ngebut ke sekolah. Meski begitu, aku tetap terlambat. Sedihnya. Aku juga melihat beberapa temanku terlambat. "Wah, ada teman. Untung tidak sendirian" pikirku. Aku berlari mengejar teman yang ada di depanku. "Pagi" sapaku. Namun ia mengacuhkanku dan berjalan cepat menghindariku. Aku heran. Kuputuskan untuk tidak menghiraukan hal itu dan terus berjalan menuju kelas. Sesampainya di kelas, Pak Budi telah berada di dalam menerangkan lomba-lomba hari ini. "DAVE, KAU TERLAMBAT!!!" ujarnya galak. "maaf, pak" kataku. Aku menyalaminya dan segera berjalan ke tempat dudukku. Tiba-tiba ada tangan menahanku, aku pun berbalik. "Eits.. eits... eits... mau kemana???" tanya guruku ini. "Mau duduk, pak..." kataku. "Duduk, duduk. Enak saja kau duduk. Pergi berdiri di luar, sampai bapak selesai menjelaskan!" katanya. "Tapi, pak..." "tidak ada tapi-tapian! sana, pergi!" potong beliau. Akhirnya aku menjalani hukumanku dengan berat hati. "Biasanya beliau tidak begitu" pikirku. "Teman-temanku juga bersikap aneh hari ini. Padahal biasanya mereka membelaku". Selesainya Pak Budi menjelaskan, teman-temanku berjalan keluar bersama. Aku bertanya tentang lomba itu, namun tak ada satupun temanku yang mau menjelaskan. Akhirnya aku tidak dapat mengikuti lomba. Itu terus berlanjut hingga bel pulang sekolah. Aku ingin segera pulang karena teman-temanku tidak ada yang memperhatikanku.
Sesampainya di rumah, aku melihat rumahku kosong dan gelap. Aku mencoba menyalakan lampu, tapi tak bisa. Akhirnya aku berjalan tertunduk lesu menuju kamar.
"SURPRISE!!!" teriak teman-temanku, begitu aku membuka pintu. Ayah dan ibuku membawa kue tar masuk ke kamar. Aku terkejut dan baru menyadari ini hari ulang tahunku. Pak Budi yang menghukumku juga ada di sana. "Teman-teman..." ujarku haru. "Dave, bapak minta maaf ya, soal tadi pagi. Tapi kamu tidak baleh mengulanginya lagi" kata Pak Budi. "Iya, pak! Tentu saja" ujarku. Hari itu hari yang paling menyenangkan dalam hidupku.
BODOHNYA AKU, TIDAK INGAT ULANG TAHUNKU SENDIRI.
Sesampainya di rumah, aku melihat rumahku kosong dan gelap. Aku mencoba menyalakan lampu, tapi tak bisa. Akhirnya aku berjalan tertunduk lesu menuju kamar.
"SURPRISE!!!" teriak teman-temanku, begitu aku membuka pintu. Ayah dan ibuku membawa kue tar masuk ke kamar. Aku terkejut dan baru menyadari ini hari ulang tahunku. Pak Budi yang menghukumku juga ada di sana. "Teman-teman..." ujarku haru. "Dave, bapak minta maaf ya, soal tadi pagi. Tapi kamu tidak baleh mengulanginya lagi" kata Pak Budi. "Iya, pak! Tentu saja" ujarku. Hari itu hari yang paling menyenangkan dalam hidupku.
BODOHNYA AKU, TIDAK INGAT ULANG TAHUNKU SENDIRI.
Kamis, 04 Agustus 2016
Dampak Pokemon GO di SMP TNH
Pokemon Go, game yang baru rilis di sejumlah negara ini langsung banyak peminatnya. Walaupun belum rilis di Indonesia, tetapi sudah banyak orang Indonesia yang memainkannya. Tampak terlihat banyak juga siswa-siswi SMP TNH yang ikut mencoba permainan ini. Mereka seolah terobsesi dengan "wabah" yang satu ini. Kadang ada pula siswa yang memainkannya saat jam pelajaran sudah dimulai, peristiwa ini jelas mengganggu proses belajar mengajar di kelas karena perhatian siswa jadi terarah pada Smartphone.
Game yang satu ini menantang siswa untuk berkeliling sekitar dan mencari Pokemon. Terkadang kalau kita mengajak siswa yang bermain Pokemon berbicara, kita tidak akan dihiraukan olehnya. Selain itu, bila saat berjalan tidak hati - hati akan menimbulkan masalah yang tidak kita inginkan terjadi, seperti menabrak orang lain, tersandung, dll.
Tetapi dampak baik dari game ini adalah membuat orang terpaksa berjalan dan tidak berdiam diri di rumah sehingga bisa mengeluarkan keringat. dan membuat tubuh sehat.
PBB
Hari Kamis, 3 Agustus 2016, SMP TNH mengadakan pelatihan baris-berbaris untuk persiapan lomba gerak jalan pada tanggal 12 Agustus 2016. Lomba ini diadakan Pemerintah Kota Mojokerto, dalam rangka HUT RI ke-71. SMP TNH menyertakan 17 siswi dan 17 siswa. Pelatihan ini adalah latihan pertama yang diadakan di Lapangan Basket SMA di tengah terik matahari. Walaupun latihan ini adalah latihan dadakan, semua perserta mengikuti pelatihan dengan baik, sehingga pelatihan ini berjalan lancar. Pak Andre yang bertugas melatih siswa-siswi. Pelatihan ini dimulai dengan pelatihan jalan di tempat, langkah tegap maju, dan hormat. Setelah latihan selesai, siswa-siswi diperkenankan kembali mengikuti pelajaran. Pelatihan akan dilanjutkan esok hari.
Selasa, 07 Juni 2016
TOUR KELAS 9 HARI KETIGA
Pada hari ketiga saya bangun pukul 04:30 pagi dan saya segera mandi dan mengemasi semua blocks and items saya.lalu saya menunggu Alex bangun sampai sekitar pukul 06:00 pagi saya membangunkan Alex, tetapi Alex tidak sadarkan diri dan mukanya tampak pucat kemerahan. saya mencoba untuk membangunkan Alex sampai 4 kali untuk mengingatkannya bahwa hari ini adalah hari terakhir sekolah kami mengadakan tour di Bali. tetapi Alex tetap tidak bergeming sedikitpun. saya segera keluar dari kamar untuk mencari pertolongan, di dekat kolam renang saya bertemu dengan Michael dan Jevan saya menanyakan kepada Michael apa dia memiliki benda yang hangat, saya mengira Alex terkena Hipotermia karena sebelumnya dia mengeluh kedinginan. lalu Michael menemani saya ke kamar dan sesampainya di kamar Alex sudah bangun dan dia segera menuju ke kolam renang dan berenang bersama Jevan di sana. pukul 07:00 pagi Alex kembali ke kamar dan mandi lalu di melanjutkan mengemasi semua blocks and items bawaannya. setelah selesai membereskan semua barang kami di kamar. kami menuju ke lobi hotel dan menaruh tas dan koper kami di lobi hotel. saya menemani Alex ke Circle K. dia membeli 3 kaleng minuman soda di sana dan memberikan 1 kaleng kepada saya. Lalu kami kembali ke hotel. Sesampainya di hotel, saya bertanya apakah minuman ini mengandung alkohol dan Alex berkata tidak. Jadi saya duduk, membuka kaleng minuman, dan meminum isinya. Namun, sekitar 10 menit kemudian, kepala saya terasa pusing dan pandangan saya berputar. Saya duduk untuk makan. Sesudah sarapan, saya bertanya lagi pada Alex minuman itu ada alkoholnya atau tidak. Alex tetap berkata bahwa tidak ada alkohol dalam minuman itu. Saya sudah curiga, karena pada kemasan tertulis terdapat kandungan wheat dan barley dalam minuman tersebut. Setelah itu,dalam kondisi kepala masih pusing, saya mengembalikan kunci kamar pada resepsionis dan naik ke mobil, yang mengantar saya ke tempat bis diparkir. Sampai di bis, saya langsung duduk dan berkata pada teman saya kalau setelah saya minum soda, kepala saya pusing. Lalu Bima berkata bahawa pada minuman tersebut terdapat alkohol. Bima lalu memberi saya air mineral. Namun kepala saya tambah pusing setelah minum air mineral. Di dekat situ, ada minimarket. Maka Bima menyuruh Fifi dan Cantika untuk mencari susu di sana, sementara Bima dan Lala tetap di bis bersama saya. Setelah Fifi dan Cantika kembali membawa susu, saya segera meminumnya. Saya langsung merasa baikan. Setelah itu kami melanjutkan perjalanan ke Bedugul.
Perjalanan tersebut memakan waktu kurang lebih 2 jam dan saya tertidur di bis. sesampainya di Bedugul, kami langsung menuju ke Danau Beratan yang terletak di sana sementara yang lainnya ada yang menuju ke Danau untuk menaiki speedboat yang disewakan di sana untuk mengelilingi danau. saya berkumpul dengan Pak Andre, Bu There dan Bu Tien dan berfoto bersama.
1 jam kemudian kami kembali ke bus dan melanjutkan perjalanan menuju ke Resto Mutiara Sari untuk makan siang. sesampainya di Resto Mutiara Sari pukul 11:30 kami langsung makan siang di sana. pada pukul 12:00 setelah makan siang, kami kembali ke bus dan melanjutkan perjalanan menuju ke Joger Baturiti di sana kami disambut oleh keramaian pengunjung Joger dari seluruh penjuru Nusantara walaupun resiko terpisah dari rombongan di Joger sangat besar saya tetap menyempatkan membeli oleh-oleh untuk keluarga di rumah selanjutnya, ketika saya akan membayar di kasir, saya bertemu kawan saya Eugene dan kami menunggu antrian yang tampak tak ada habis nya. Saat asyik menunggu, terdengar pengumuman bahwa pengunjung yang membeli 2 pieces dapat menuju ke kasir depan. Saya pun langsung menuju kasir tersebut untuk melakukan pembayaran. Sesampainya disana, saya mendapati antrian yang panjang tetapi lebih pendek dibanding antrian saya sebelumnya. Setelah saya melakukan transaksi, saya pun kembali ke bus.
Setelah meninggalkan keramaian di Joger Baturiti, kami melanjutkan perjalanan ke Tanah Lot. Sesampainya disana, kami disambut hangat oleh pemandangan Sunset di Tanah Lot. Tanpa banyak basa-basi, kami pun langsung berpencar mencari lokasi foto dan selfie. Pukul 18.00, kami mengucapkan selamat tinggal pada lokasi itu seraya menikmati romansa sang surya yang kembali ke peraduannya.
Sesampainya di bus, kami langsung melanjutkan perjalanan kembali ke Mojokerto. Pukul 20.00 bus berhenti di Resto Soka Indah. Rombongan pun turun untuk menyantap buffet terakhir di Pulau Bali. Setelah memuaskan nafsu makan, kami pun kembali ke bus. Kami melanjutkan perjalanan hingga sampai di Pelabuhan Gilimanuk. Setelah menunggu selama kurang lebih 1 jam, kami dipanggil naik ke kapal ferry pada pukul 00.00. Rombongan pun turun dari bus namun lucunya, saat mayoritas anggota rombongan telah turun dari bus, sahabat saya Alex masih tertidur di kursi belakang. Untungya ia segera turun setelah dibangunkan oleh kru Butterfly Tour and Travel.
Di atas kapal, kami langsung menempati kursi-kursi yang tersedia di dek penumpang. Setelah terisi penuh, kapal pun berangkat. Selang 30 menit setelah berangkat, kami pun sampai di Pelabuhan Ketapang. "Akhirnya sampai di tanah Jawa!", seru sahabat saya Dicksen. Kami pun segera menuju bus kami untuk menyelesaikan Grand Tour kami. Pukul 2.30, suasana bus 2 yang sepi dirombak oleh sahabat saya Dicksen. Ia mulai bernyanyi sendiri lalu perlahan-lahan mayoritas anggota rombongan ikut bernyanyi. Suasana pun menjadi hidup dan mengharukan. Sayangnya, pemimpin redaksi Warta TNH tidak hadir untuk mendokumentasikan kejadian tersebut karena telah tiba di kediamannya di Mojokerto. Pukul 3.00, mayoritas pelajar di bus 2 telah terlelap di gelap malam karena lelah akibat perjalanan. Namun, sahabat saya Dicksen masih terjaga seraya menikmati ketenangan malam hari. Pukul 05.00, sinar sang surya mulai menyingsing dari ufuk timur. Tiada yang terjaga saat itu, tiada kecuali beberapa individu yang sengaja tak tunduk pada kadar hormon melatonin yang meningkat. Salah satunya adalah sahabat saya Dicksen. Pukul 09.00, kami tiba di sekolah kami, SMP Taruna Nusa Harapan Mojokerto. Kedatangan kami di sambut hangat oleh anggota keluarga dan sahabat-sahabat adik kelas kami. Hal itu menjadi resolusi Grand Tour kami ke Bali. Berita ini disusun oleh:
1.Pemimpin redaksi Warta TNH, Toni Kristiandaru Wicaksono, kelas 9B
2.Cherish Ravella Khoswanto, siswa kelas 8C
3.Billy Agustian Dharmawan, siswa kelas 8C
4.Alexander Kosasih, siswa kelas 9A
5.Dicksen Alfersius Novian, siswa kelas 9A
6.Ivan Bimantoro Wachid, siswa kelas 9B
Perjalanan tersebut memakan waktu kurang lebih 2 jam dan saya tertidur di bis. sesampainya di Bedugul, kami langsung menuju ke Danau Beratan yang terletak di sana sementara yang lainnya ada yang menuju ke Danau untuk menaiki speedboat yang disewakan di sana untuk mengelilingi danau. saya berkumpul dengan Pak Andre, Bu There dan Bu Tien dan berfoto bersama.
1 jam kemudian kami kembali ke bus dan melanjutkan perjalanan menuju ke Resto Mutiara Sari untuk makan siang. sesampainya di Resto Mutiara Sari pukul 11:30 kami langsung makan siang di sana. pada pukul 12:00 setelah makan siang, kami kembali ke bus dan melanjutkan perjalanan menuju ke Joger Baturiti di sana kami disambut oleh keramaian pengunjung Joger dari seluruh penjuru Nusantara walaupun resiko terpisah dari rombongan di Joger sangat besar saya tetap menyempatkan membeli oleh-oleh untuk keluarga di rumah selanjutnya, ketika saya akan membayar di kasir, saya bertemu kawan saya Eugene dan kami menunggu antrian yang tampak tak ada habis nya. Saat asyik menunggu, terdengar pengumuman bahwa pengunjung yang membeli 2 pieces dapat menuju ke kasir depan. Saya pun langsung menuju kasir tersebut untuk melakukan pembayaran. Sesampainya disana, saya mendapati antrian yang panjang tetapi lebih pendek dibanding antrian saya sebelumnya. Setelah saya melakukan transaksi, saya pun kembali ke bus.
Setelah meninggalkan keramaian di Joger Baturiti, kami melanjutkan perjalanan ke Tanah Lot. Sesampainya disana, kami disambut hangat oleh pemandangan Sunset di Tanah Lot. Tanpa banyak basa-basi, kami pun langsung berpencar mencari lokasi foto dan selfie. Pukul 18.00, kami mengucapkan selamat tinggal pada lokasi itu seraya menikmati romansa sang surya yang kembali ke peraduannya.
Sesampainya di bus, kami langsung melanjutkan perjalanan kembali ke Mojokerto. Pukul 20.00 bus berhenti di Resto Soka Indah. Rombongan pun turun untuk menyantap buffet terakhir di Pulau Bali. Setelah memuaskan nafsu makan, kami pun kembali ke bus. Kami melanjutkan perjalanan hingga sampai di Pelabuhan Gilimanuk. Setelah menunggu selama kurang lebih 1 jam, kami dipanggil naik ke kapal ferry pada pukul 00.00. Rombongan pun turun dari bus namun lucunya, saat mayoritas anggota rombongan telah turun dari bus, sahabat saya Alex masih tertidur di kursi belakang. Untungya ia segera turun setelah dibangunkan oleh kru Butterfly Tour and Travel.
Di atas kapal, kami langsung menempati kursi-kursi yang tersedia di dek penumpang. Setelah terisi penuh, kapal pun berangkat. Selang 30 menit setelah berangkat, kami pun sampai di Pelabuhan Ketapang. "Akhirnya sampai di tanah Jawa!", seru sahabat saya Dicksen. Kami pun segera menuju bus kami untuk menyelesaikan Grand Tour kami. Pukul 2.30, suasana bus 2 yang sepi dirombak oleh sahabat saya Dicksen. Ia mulai bernyanyi sendiri lalu perlahan-lahan mayoritas anggota rombongan ikut bernyanyi. Suasana pun menjadi hidup dan mengharukan. Sayangnya, pemimpin redaksi Warta TNH tidak hadir untuk mendokumentasikan kejadian tersebut karena telah tiba di kediamannya di Mojokerto. Pukul 3.00, mayoritas pelajar di bus 2 telah terlelap di gelap malam karena lelah akibat perjalanan. Namun, sahabat saya Dicksen masih terjaga seraya menikmati ketenangan malam hari. Pukul 05.00, sinar sang surya mulai menyingsing dari ufuk timur. Tiada yang terjaga saat itu, tiada kecuali beberapa individu yang sengaja tak tunduk pada kadar hormon melatonin yang meningkat. Salah satunya adalah sahabat saya Dicksen. Pukul 09.00, kami tiba di sekolah kami, SMP Taruna Nusa Harapan Mojokerto. Kedatangan kami di sambut hangat oleh anggota keluarga dan sahabat-sahabat adik kelas kami. Hal itu menjadi resolusi Grand Tour kami ke Bali. Berita ini disusun oleh:
1.Pemimpin redaksi Warta TNH, Toni Kristiandaru Wicaksono, kelas 9B
2.Cherish Ravella Khoswanto, siswa kelas 8C
3.Billy Agustian Dharmawan, siswa kelas 8C
4.Alexander Kosasih, siswa kelas 9A
5.Dicksen Alfersius Novian, siswa kelas 9A
6.Ivan Bimantoro Wachid, siswa kelas 9B
Senin, 06 Juni 2016
TOUR KELAS 9 HARI KEDUA
Pada tanggal 18 Mei 2016 Saya bangun pukul 05.00 dan bersiap-siap, sementara Alex masih tidur. Saat Alex bangun, ia mengeluh hidungnya buntu, dan kedinginan. Namun, anehnya, ia segera pergi ke kolam renang dan berenang.
Pada jam 07.00, kami semua makan pagi di hotel dan langsung pergi ke DMZ Trick Art Museum. Sesampainya di sana, kami mendapatkan tiket dan langsung masuk ke dalam. Di dalam, kami berfoto-foto. Sekitar jam 10.00 kami meninggalkan DMZ dan menuju Bali Cultural Center.
Perjalanan ke BCC memerlukan waktu kurang lebih 90 menit. Dalam perjalanan, saya tertidur. Sesampainya di BCC, banyak siswa yang menuju ke toilet termasuk saya. Di dalam, kami menikmati atraksi Barong, tari-tarian, dan tari Joget yang menggambarkan perasaan sukacita petani menanen padi. Pada saat itu, teman-teman saya, Nio, Angel, Junaidi dan Pak Andre, dipanggil untuk ikut menari. Saat itu saya benar-benar takut sehingga tidak berani memotret. Setelah itu kami makan siang di cafetaria di BCC. Sembari menikmati makan siang, kami melihat atraksi topeng monyet. Saya dan teman-teman ikut berfoto bersama. Setelah itu kami kembali ke bis dan melanjutkan perjalanan menuju ke krishna.
Sekitar jam 4 kurang saya sampai di Krishna Gallery. Kami mencari oleh-oleh. Banyak yang membeli baju, sementara saya membeli oleh-oleh untuk keluarga saya. Kami keluar dari Krishna Gallery pukul 16.30, dan makan malam di Resto Kemangi. Kami selesai makan jam 18.00, dan menuju ke hotel.
Sesampainya di hotel, para siswa bebas beraktivitas. Saya berniat mengunjungi sepupu saya, tapi tidak jadi. Saat itu saya mendengar bahwa Bu There akan keluar untuk mencari minuman hangat. Ternyata, Pak Andre, Bu There, dan Bu Tin menuju ke Discovery Mall. Sesampainya di sana, bukannya mencari minuman hangat, guru-guru malah mencari baju untuk oleh-oleh. Selanjutnya, Bu There melihat-lihat sepatu dan jenis-jenis baju yang ada di sana. saat itu saya bertanya kepada Pak Andre. "Pak, bukannya Bu There tadi bilang mau mencari minuman hangat" lalu Pak Andre menjawab. "Wanita itu memang begitu Toni. kalau berbelanja, rasanya sudah seperti minum wedang jahe". lalu kami melanjutkan menemani Bu There melihat lihat sepatu. pada saat kami akan keluar, kami bertemu dengan Grup Junaidi dan William. Setelah kami keluar, Pak Andre mengajak kami berfoto didepan Discovery Mall. Setelah puas berfoto, kami melanjutkan perjalanan mencari minuman hangat untuk Bu There. Tiba-tiba, Pak Andre berinisiatif mencari bakso. Setelah berjalan agak lama, kami tidak menemukan tanda-tanda adanya bakso. Kami pun melanjutkan perjalanan sampai ke Kuta Square. Di sana, kami menemukan sebuah gerai KFC. Dengan antusias, kami menerjang masuk untuk menikmati udara dingin di sana. Agar tetap etis, Bu There membeli makanan yang di jajakan di sana. Seusai mendinginkn diri, Ibu Tien berkata,"Kita mbalik nang hotel numpak taksi wae!". kami pun segera mencari taksi di hiruk pikuk malam Kuta Square. setelah beberapa lama, kami mendapat taksi. Beruntungnya, supir taksi kami juga berasal dari tanah Jawa tepatnya Jember sehingga bahasa tidak menjadi masalah. Namun sayang, keramaian Kuta Square membuat supir kami harus mengambil rute yang lebih jauh untuk kembali ke hotel.
Sesampainya di hotel, saya disambut oleh kawan saya Alex yang kebingungan mencari kunci kamar kami. Saya pun memberikan kunci kamar kepada Alex. Setelah Alex menerima kunci kamar, kami pun masuk ke kamar. Karena merasa kotor, Alex ingin mandi lagi. tetapi Alex tiba tiba berubah pikiran dan dia keluar menuju ke kamar Jevan dan bermain di sana lalu dia keluar menuju ke kamar Jihan bersama Owen dan Jevan kemudian terjadilah sebuah masalah dengan Alex. dia kehilangan dompetnya dan kebingungan mencarinya, setelah beberapa menit mencari dompetnya, akhirnya Alex menemukan dompetnya di kamar Jevan. kemudian menaruhnya di kamar kami. lalu dia pergi ke Circle K untuk membeli kopi, Chitato, dan air mineral. Alex menemui Owen dan Jevan lalu menuju ke lantai 3 setelah beberapa menit kemudian kami kembali ke kamar dan tidur.
Pada jam 07.00, kami semua makan pagi di hotel dan langsung pergi ke DMZ Trick Art Museum. Sesampainya di sana, kami mendapatkan tiket dan langsung masuk ke dalam. Di dalam, kami berfoto-foto. Sekitar jam 10.00 kami meninggalkan DMZ dan menuju Bali Cultural Center.
Perjalanan ke BCC memerlukan waktu kurang lebih 90 menit. Dalam perjalanan, saya tertidur. Sesampainya di BCC, banyak siswa yang menuju ke toilet termasuk saya. Di dalam, kami menikmati atraksi Barong, tari-tarian, dan tari Joget yang menggambarkan perasaan sukacita petani menanen padi. Pada saat itu, teman-teman saya, Nio, Angel, Junaidi dan Pak Andre, dipanggil untuk ikut menari. Saat itu saya benar-benar takut sehingga tidak berani memotret. Setelah itu kami makan siang di cafetaria di BCC. Sembari menikmati makan siang, kami melihat atraksi topeng monyet. Saya dan teman-teman ikut berfoto bersama. Setelah itu kami kembali ke bis dan melanjutkan perjalanan menuju ke krishna.
Sekitar jam 4 kurang saya sampai di Krishna Gallery. Kami mencari oleh-oleh. Banyak yang membeli baju, sementara saya membeli oleh-oleh untuk keluarga saya. Kami keluar dari Krishna Gallery pukul 16.30, dan makan malam di Resto Kemangi. Kami selesai makan jam 18.00, dan menuju ke hotel.
Sesampainya di hotel, para siswa bebas beraktivitas. Saya berniat mengunjungi sepupu saya, tapi tidak jadi. Saat itu saya mendengar bahwa Bu There akan keluar untuk mencari minuman hangat. Ternyata, Pak Andre, Bu There, dan Bu Tin menuju ke Discovery Mall. Sesampainya di sana, bukannya mencari minuman hangat, guru-guru malah mencari baju untuk oleh-oleh. Selanjutnya, Bu There melihat-lihat sepatu dan jenis-jenis baju yang ada di sana. saat itu saya bertanya kepada Pak Andre. "Pak, bukannya Bu There tadi bilang mau mencari minuman hangat" lalu Pak Andre menjawab. "Wanita itu memang begitu Toni. kalau berbelanja, rasanya sudah seperti minum wedang jahe". lalu kami melanjutkan menemani Bu There melihat lihat sepatu. pada saat kami akan keluar, kami bertemu dengan Grup Junaidi dan William. Setelah kami keluar, Pak Andre mengajak kami berfoto didepan Discovery Mall. Setelah puas berfoto, kami melanjutkan perjalanan mencari minuman hangat untuk Bu There. Tiba-tiba, Pak Andre berinisiatif mencari bakso. Setelah berjalan agak lama, kami tidak menemukan tanda-tanda adanya bakso. Kami pun melanjutkan perjalanan sampai ke Kuta Square. Di sana, kami menemukan sebuah gerai KFC. Dengan antusias, kami menerjang masuk untuk menikmati udara dingin di sana. Agar tetap etis, Bu There membeli makanan yang di jajakan di sana. Seusai mendinginkn diri, Ibu Tien berkata,"Kita mbalik nang hotel numpak taksi wae!". kami pun segera mencari taksi di hiruk pikuk malam Kuta Square. setelah beberapa lama, kami mendapat taksi. Beruntungnya, supir taksi kami juga berasal dari tanah Jawa tepatnya Jember sehingga bahasa tidak menjadi masalah. Namun sayang, keramaian Kuta Square membuat supir kami harus mengambil rute yang lebih jauh untuk kembali ke hotel.
Sesampainya di hotel, saya disambut oleh kawan saya Alex yang kebingungan mencari kunci kamar kami. Saya pun memberikan kunci kamar kepada Alex. Setelah Alex menerima kunci kamar, kami pun masuk ke kamar. Karena merasa kotor, Alex ingin mandi lagi. tetapi Alex tiba tiba berubah pikiran dan dia keluar menuju ke kamar Jevan dan bermain di sana lalu dia keluar menuju ke kamar Jihan bersama Owen dan Jevan kemudian terjadilah sebuah masalah dengan Alex. dia kehilangan dompetnya dan kebingungan mencarinya, setelah beberapa menit mencari dompetnya, akhirnya Alex menemukan dompetnya di kamar Jevan. kemudian menaruhnya di kamar kami. lalu dia pergi ke Circle K untuk membeli kopi, Chitato, dan air mineral. Alex menemui Owen dan Jevan lalu menuju ke lantai 3 setelah beberapa menit kemudian kami kembali ke kamar dan tidur.
Kamis, 02 Juni 2016
SMP TNH SELENGGARAKAN PERPISAHAN DAN PENTAS SENI 2016
Dalam rangka memberikan kenangan yang mendalam kepada para siswa kelas IX Tahun Pelajaran 2015/2016, SMP TNH akan menyelenggarakan perpisahan siswa kelas IX dan pentas seni 2016. Kegiatan tersebut menurut rencana akan dilaksanakan di Royal Eksekutif Cafe dan Swimming Pool Jalan Pahlawan 43 Mojokerto.
Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, Perpisahan dan Pentas Seni kali ini disiapkan dalam waktu yang relatif singkat. "Persiapannya tidak lebih dari dua minggu," demikian kata Dra. Titis Ernani Rofida, Ketua Penyelenggara kegitan ini.
Meskipun disiapkan dalam waktu singkat, acara yang akan digelar 3 Juni ini sudah cukup banyak. "Awalnya saya tidak yakin dengan jumlah acara sebanyak ini. Persiapannya kan mepet," kata Pak Blasius, seksi acara, sambil menunjukkan daftar susunan acara kepada WARTA TNH. "Semua acara ini dikoordinasi oleh OSIS dengan bimbingan Bu Laksmi (red: guru Seni Budaya)," imbuh Pak Blas.
Perpisahan kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya karena Kepala Sekolah sedang tidak ada di tempat. Kepala SMP TNH, Dra. B.S. Soelistyowati, terpilih sebagai kepala sekolah berprestasi dan mewakili Kota Mojokerto ke tingkat Provinsi Jawa Timur. Berita selengkapnya klik di sini. (tim Warta TNH).
Kamis, 19 Mei 2016
TOUR KELAS 9 HARI PERTAMA
Pada
tanggal 16 Mei 2016 pada pukul 14:00. Para siswa kelas 9 bersiap menunggu
pemberangkatan ke Bali. Sebelum pemberangkatan para guru/panitia membagikan
snack berupa roti dan air, siswa kelas 9 memasuki bus yang sudah ditentukan. Mereka
pun berangkat sekitar pukul 15:00. Sepanjang perjalanan suasana di bus sangat
ramai. Sesampai di Probolinggo sekitar pukul mereka makan malam di Rumah Makan
Tongas Asri, selanjutnya sekitar 1 jam kemudian, mereka kembali melanjutkan
perjalanan menuju ke Banyuwangi ke penyeberangan. Sesampai di Banyuwangi,
tepatnya di Pelabuhan Ketapang, mereka menunggu waktu untuk masuk ke kapal. Sekitar
30 menit kemudian mereka masuk ke feri untuk menyeberangi Selat Bali. Penyeberangan
membutuhkan waktu sekitar 1 jam. Namun, pada malam itu cuaca di laut sedang
kurang bersahabat dan kondisi ombak di laut juga agak tinggi, salah satu siswa kelas 9 bernama Eranio sempat mengalami mabuk laut setelah 1 jam penyeberangan akhirnya mereka tiba di Pelabuhan Gilimanuk, Bali. setelah itu mereka segera melanjutkan perjalanan menuju ke Rumah Makan Papin Bidadari. mereka makan pagi di Rumah Makan Papin Bidadari.setelah makan pagi di Papin Bidadari mereka melanjutkan perjalanan ke Tanjung Benoa. setelah sampai di Tanjung Benoa, mereka segera bermain di pantai dan ada yang naik perahu menuju ke Pulau Penyu yang berjarak tidak jauh dari garis pantai. pada pukul 13:00 mereka kembali ke pantai untuk makan siang. setelah makan siang mereka menuju ke bus nya masing masing, saya, Toni Kristiandaru saat itu seharusnya bergabung ke bus 2, namun saya merasa membutuhkan suasana tenang sehingga saya bergabung dengan rombongan yayasan di minibus/bus 3, selanjutnya kami melanjutkan perjalanan menuju ke Pantai Waterblow, Nusa Dua. namun, dalam perjalanan saya merasa kelelahan dan tertidur, demikian juga dengan Pak Junus, Bu Lili, dan Bu There. pada saat kami tertidur terjadilah masalah. di dekat Waterblow, kami memutari jalan yang sama sebanyak 4 kali menurut hitungan Bu Tien. lalu kami berjalan kaki menuju ke pantai, pada saat kami menuju ke pantai, kami melihat anak anak sudah berjalan kembali ke bus mereka masing masing, sementara kami baru saja tiba di sana. dalam perjalanan menuju ke pantai, kami bertemu dengan Pak Andre. lalu Pak Andre mengikuti kami menuju ke pantai. sesampainya di pantai Pak Andre melihat ombak dan berusaha untuk memotretnya sekitar 1 jam, Pak Andre menunggu ombak di pantai dan berhasil mendapatkan gambar yang bagus. setelah itu kami kembali ke bus. dan melanjutkan perjalanan ke Pantai Pandawa. 1 jam kemudian, kami tiba di Pantai Pandawa, sesampainya di Pantai Pandawa kami berkumpul dan berfoto bersama. setelah berfoto bersama, para siswa segera menuju ke pantai dan bermain air di sana, yang lainnya ada yang mencoba menaiki kano. tetapi saya miris melihat ombak di pantai dan waktu yang sudah mendekati pasang naik air laut saya memilih berkumpul bersama para guru di pinggir pantai. sekitar jam 5 sore kami kembali ke bus dan melanjutkan perjalanan menujun ke Garuda Wisnu Kencana. di Garuda Wisnu Kencana, kami langsung masuk dan berfoto bersama, lalu kami melihat patung Wisnu dan Garuda. setelah itu kami menuju ke teater dan melihat pertunjukan Tari Kecak pertunjukan ini berlangsung selama 1 jam dan ditutup dengan atraksi api yang mengagumkan. setelah itu kami makan malam di restoran yang terletak satu komplek dengan GWK. setelah itu kami menuju ke Hotel Karthi. sesampainya di Hotel Karthi. (saya, Toni Kristiandaru dan para guru tiba lebih dulu) kami menunggu kedatangan para siswa rombongan bus. 10 menit kemudian para siswa tiba di Hotel Karthi. sementara para guru mendata kamar mereka. para siswa berkumpul dan membuat keributan di lobi hotel. setelah para siswa mendapat kamar mereka masing masing. dan saya segera menuju ke kamar bersama sahabat saya Alexander Kosasih. sesampainya di kamar kami terkejut melihat kamar kami memiliki ranjang susun, tidak terlalu besar, dan suhu AC nya sangat dingin seperti di puncak Gunung. setelah itu saya segera menuju ke kamar mandi. kamar mandinya tidak terlalu terang dan salah satu lampunya tidak dapat dinyalakan. Saya cepat-cepat mandi, bergantian dengan teman saya, dan pergi menuju lobi untuk menemui guru-guru. Di lobi, saya melihat pak Andre dan bu There sedang berbincang-bincang. Saat itu ada seorang bule datang di dekat meja resepsionis dan mengatakan sesuatu yang tidak saya pahami. Bule itu berjalan melewati pak Andre dan bertanya "Where you come from?" lalu pak Andre menjawab "Mojokerto" tapi bule itu tidak paham. Pak Andre sadar, dan meralat ucapannya "I come from Indonesia, Surabaya". Setelah berbincang sejenak, akhirnya bule itu pergi. Saya berkumpul bersama guru-guru dan diberi bakpao oleh pak Andre. Setengah jam kemudian, saya kembali ke kamar dan tidur.
Bersambung
Bersambung
Kamis, 03 Maret 2016
GARA GARA 6 JUTA
Mukidi
si pelit yang terkenal di desanya tetap saja pelit walaupun rejekinya
lancar dan sudah jadi kaya sejak pindah rumah ke kota.
Suatu
ketika istrinya bilang: “Pak kita ini banyak uang, tapi sampai
sekarang saya tidak pernah sekalipun naik pesawat, kita coba yuk
pak!” pinta istrinya. “Hus mahal!! Gak usahlah!” jawab Mukidi.
“Ya sudah pakai tabungan saya saja pak tidak apa apa kok” kata
istrinya. Hemmmm.. okelah kalau begitu” jawab Mukidi.
Singkat
kata, mereka sudah tiba di bandara dan hendak mencarter Helikopter.
Setelah harganya sepakat, Pilotnya berkata kepada Mukidi: “Pak,
kalau naik helikopter ini syaratnya tidak boleh bicara sepatah
katapun. Kalau bapak sampai bicara 1 kata saya denda 1 juta, kalau 2
kata 2 juta, 3 kata 3 juta, 4 kata 4 juta dan seterusnya. Tapi kalau
bapak diam saja saya beri 6 juta kata pilot itu menjelaskan. “Wah
cocok, saya setuju pak” kata Mukidi memanggut-manggut senang.
Akhirnya,
terbanglah helikopter itu membawa Mukidi dan istrinya
berkeliling-keliling. Si pilot mulai manuver menerbangkan helinya.
Dibelokkan kiri kanan dan putar putar sampai jungkir balik beberapa
kali. Kira-kira 1 jam lamanya, akhirnya mendaratlah heli tadi dan
penumpangnya turun. Si pilot kemudian menghampiri Mukidi. “Wah
hebat Pak Mukidi ini, dari tadi diam saja, ini saya kasih 6 juta
sesuai janji saya....” Kata pilotnya. Mukidi pun lega dan menghela
nafas: “Pak, sebenarnya dari tadi saya mau bicara tapi takut kena
denda....” Kata Mukidi tampak pucat. “Sebenarnya Bapak mau bicara
apa? Kata pilotnya. “Istri saya terserang Hipotermia!”
Kamis, 18 Februari 2016
STUDI WISATA DI JATIM PARK 1 KELAS VII
Setelah pergi dari EcoGreen Park, murid kelas VII pergi ke Jatim Park I. Setelah sampai di Jatim Park 1, murid-murid kelas VII terlalu bersemangat. Tetapi karena hujan, murid-murid kesulitan dalam melakukan tugasnya yaitu mencari informasi tentang pelajaran Fisika dan Sejarah.
Tetapi hal itu tidak menjadi masalah penting bagi murid - murid karena semangat mereka untuk belajar dan nilai untuk penerapan tugas.
Pertama, di pintu masuk Jatim Park 1, siswa mendapat "suguhan" berupa gong raksasa yang berbunyi keras jika dipukul. Setelah masuk, siswa diminta menunjukkan tiket masuk yang berupa gelang. Dan mereka kemudian diperbolehkan masuk.
Saat masuk, mereka langsung melepas jas hujan dan mengambil peralatan untuk belajar. Mereka diberi LKS pelajaran Fisika, Biologi, dan Sejarah. Merka berjalan menyusuri ruangan sejarah suku di Nusantara dan mencatat informasi sebanyak mungkin tentang kebudayaan di Bumi Indonesia ini.
Dari ruangan sejarah suku di Nusantara, mereka langsung menuju ke Science Center. Disana siswa melihat dan mempelajari alat - alat Fisika. Salah satunya bernama Tornado Vortex. Alat ini menjelaskan tentang terbentuknya pusaran air yang disebabkan oleh perbedaan arus air.
Tiba - tiba guru langsung menyuruh mereka untuk menuju ke bagian tengah dari Science Center. Disana mereka benar - benar belajar fisika tentang kohesi dan adhesi. Tidak cuma itu. Mereka juga belajar tentang percampuran zat. Mereka juga disuguhi segitiga ajaib dimana mereka harus menemukan cara bagaimana ketiga sisi dari segitiga tersebut berjumlah 10, 11, dan 12.
Selanjutnya mereka belajar Sejarah tentang PT Pos Indonesia dan mata uang kuno. Mata uang itu bernilai Rp 5,00 Rp 50,00 dan masih banyak lagi. Setelah belajar sejarah, murid diperbolehkan untuk refreshing di wahana- wahana seru. Seperti rumah hantu dan tornado.
Rumah hantu memiliki keunikan tersendiri. Tetapi
hantu di sana berbentuk boneka yang tiba - tiba bergerak secara otomatis dan menurut kebanyakan orang ketakutan saat melihat boneka hantu itu. Begitu pula dengan wahana tornado. Mereka segera menaiki begitu melihat wahana itu. Saat mereka naik, mereka terlihat senang bercampur takut karena mereka diputar - putar seperti tornado selama kurang lebih enam menit.
Setelah puas bermain, mereka berkumpul sementara
para guru mengabsen mereka. Mereka segera naik ke busnya masing - masing dan menuju ke pusat oleh - oleh Bakpao Telo dan berbelanja oleh - oleh untuk keluarga masing - masing. Setelah selesai berbelanja, mereka kembali naik ke bus dan pulang ke Mojokerto pada pukul 18.00 dan tiba di sekolah pada pukul 20.00.
Rabu, 17 Februari 2016
STUDY WISATA SISWA-SISWI SMP TNH
Pada hari Selasa, 16
Februari 2016, siswa siswi SMP TNH mengadakan study wisata menuju
Museum Tubuh dan Jatim Park 2. Pada saat berada di Jatim Park 2,
murid-murid mendapat tugas untuk mengamati dan mencari informasi
tentang hewan-hewan yang berada di sana. Beberapa
murid melalaikan tugas tersebut, dan segera menuju ke tempat wahana
permainan. Namun, ada juga beberapa murid yang lebih mengutamakan
tugas daripada permainan. Pada saat siswa-siswi sampai di Jatim Park
2, gerimis mulai turun. dan pada saat murid-murid memasuki Jatim Park
2, hujan mulai turun dengan deras. Namun, karena pihak nsekolah telah
menyuruh siswa siswi membawa jas hujan ataupun payung, maka hujan
tersebut dapat tertangani.
Ada banyak sekali
hewan-hewan yang bisa dilihat di sana; mulai dari mamalia, unggas,
reptil, dan sebagainya. Para murid dapat mengumpulkan informasi
tentang habitat aslinya, penyebarannya, dan masih banyak lagi. Namun,
sebagian besar hewan-hewan disana merupakan hewan yang dilindungi.
Setelah mengumpulkan
informasi-informasi yang ada, murid-murid dapat mencoba
permainan-permainan yang ada.
Sabtu, 13 Februari 2016
VALENTINE'S DAY
Hari Valentine atau Hari Kasih Sayang, merupakan hari dimana mereka yang saling jatuh cinta menyatakan cintanya. Nah, hal pertama yang melintas di pikiran orang saat mengatakan valentine pasti cinta antara laki-laki dan perempuan atau biasa disebut pacar.
Namun sebenarnya, hari valentine bukan hanya berbicara tentang cinta antara laki-laki dan perempuan. Namun juga kasih orangtua dan anak, suami istri, kasih pada sahabat, teman, guru, saudara, dan orang-orang lain di sekeliling kita. Semua orang berhak memperoleh kasih sayang.
Pada salah satu versi, diceritakan pada zaman Romawi kuno, diadakan Perayaan Lupercalia, dimana para pemuda menuliskan namanya pada secarik kertas dan menaruh kertas tersebut dalam sebuah gentong khusus. Lalu, para gadis akan mengambil salah satu dari kertas itu, dan menghampiri pemuda yang namanya tertulisdi kertas tersebut.
Pada suatu waktu, terjadi perang besar di Roma. Maka dari itu, Kaisar Claudius II, kaisar Roma pada masa itu, memerintahkan semua rakyat berjenis kelamin laki-laki harus mengikuti wajib militer. Namun, banyak rakyat yang menolak perintah Sang Kaisar dengan alasan bahwa mereka tidak mau meninggalkan pasangan atau keluarga mereka. Maka Sang Kaisar menjadi marah dan mengeluarkan peraturan bahwa di seluruh kerajaan Roma DILARANG ADANYA PERTUNANGAN DAN/ATAU PERNIKAHAN. Hal itu membuat rakyat sangat menderita.
Seorang Pastur dari Biara Kecil di daerah Roma, secara diam-diam memberikan pemberkatan pernikahan bagi pasangan-pasangan yang jatuh cinta, yang berniat untuk menikah. Sampai pada akhirnya rahasia kecil ini terbongkar dan pastur tersebut ditangkap lalu dijebloskan ke dalam penjara bawah tanah. Selama di penjara pastor tersebut berkenalan dengan anak gadis dari Kepala Sipir Penjara. Gadis itu secara rutin menemui pastor dan mereka saling bertukar cerita kesukaan juga kesedihan dari balik pintu penjara.Karena kebaikan hati sang Pastur, maka banyak rakyat yang menuntut pembebasannya. Maka sang kaisar memerintahkan sang pastur dihukum mati. Sehari sebelum hari kematiannya, pastor dengan nama Valentine itu membuat sebuah surat yang ditujukan kepada teman-temannya dan teristimewa untuk putri kepala sipir penjara yang dibubuhkan tulisan “from your Valentine“. Ironisnya, Kaisar Claudius menetapkan tanggal 14 Februari tahun 270 sebagai hari pelaksanaan hukuman mati bagi Pastor Valentine.Semenjak itu masyarakat menyebut hari itu sebagai Valentine’s Day dan keesokkannya merayakan Lupercalia.
Kurang lebih delapan ratus tahun kemudian, golongan Gereja Katolik Roma yang menganut PAGANISM (tidak percaya pada hal-hal mistis) menolak adanya Perayaan Lupercalia untuk memberikan persembahan kepada Dewi Cinta ataupun Dewi Kesuburan Wanita. Mereka mengangkat Pastor Valentine menjadi seorang Santo dan mendeklarasikan bahwa setiap tanggal 14 Februari adalah St. Valentine’s Day.
Nah, kalau sudah tahu sejarahnya, sekarang tau kan bahwa valentine bukan hanya dirayakan untuk pasangan laki-laki dan perempuan. Tetapi juga orang-orang yang kita kasihi.
Happy Valentine's Day!!!
Namun sebenarnya, hari valentine bukan hanya berbicara tentang cinta antara laki-laki dan perempuan. Namun juga kasih orangtua dan anak, suami istri, kasih pada sahabat, teman, guru, saudara, dan orang-orang lain di sekeliling kita. Semua orang berhak memperoleh kasih sayang.
Pada salah satu versi, diceritakan pada zaman Romawi kuno, diadakan Perayaan Lupercalia, dimana para pemuda menuliskan namanya pada secarik kertas dan menaruh kertas tersebut dalam sebuah gentong khusus. Lalu, para gadis akan mengambil salah satu dari kertas itu, dan menghampiri pemuda yang namanya tertulisdi kertas tersebut.
Pada suatu waktu, terjadi perang besar di Roma. Maka dari itu, Kaisar Claudius II, kaisar Roma pada masa itu, memerintahkan semua rakyat berjenis kelamin laki-laki harus mengikuti wajib militer. Namun, banyak rakyat yang menolak perintah Sang Kaisar dengan alasan bahwa mereka tidak mau meninggalkan pasangan atau keluarga mereka. Maka Sang Kaisar menjadi marah dan mengeluarkan peraturan bahwa di seluruh kerajaan Roma DILARANG ADANYA PERTUNANGAN DAN/ATAU PERNIKAHAN. Hal itu membuat rakyat sangat menderita.
Seorang Pastur dari Biara Kecil di daerah Roma, secara diam-diam memberikan pemberkatan pernikahan bagi pasangan-pasangan yang jatuh cinta, yang berniat untuk menikah. Sampai pada akhirnya rahasia kecil ini terbongkar dan pastur tersebut ditangkap lalu dijebloskan ke dalam penjara bawah tanah. Selama di penjara pastor tersebut berkenalan dengan anak gadis dari Kepala Sipir Penjara. Gadis itu secara rutin menemui pastor dan mereka saling bertukar cerita kesukaan juga kesedihan dari balik pintu penjara.Karena kebaikan hati sang Pastur, maka banyak rakyat yang menuntut pembebasannya. Maka sang kaisar memerintahkan sang pastur dihukum mati. Sehari sebelum hari kematiannya, pastor dengan nama Valentine itu membuat sebuah surat yang ditujukan kepada teman-temannya dan teristimewa untuk putri kepala sipir penjara yang dibubuhkan tulisan “from your Valentine“. Ironisnya, Kaisar Claudius menetapkan tanggal 14 Februari tahun 270 sebagai hari pelaksanaan hukuman mati bagi Pastor Valentine.Semenjak itu masyarakat menyebut hari itu sebagai Valentine’s Day dan keesokkannya merayakan Lupercalia.
Kurang lebih delapan ratus tahun kemudian, golongan Gereja Katolik Roma yang menganut PAGANISM (tidak percaya pada hal-hal mistis) menolak adanya Perayaan Lupercalia untuk memberikan persembahan kepada Dewi Cinta ataupun Dewi Kesuburan Wanita. Mereka mengangkat Pastor Valentine menjadi seorang Santo dan mendeklarasikan bahwa setiap tanggal 14 Februari adalah St. Valentine’s Day.
Nah, kalau sudah tahu sejarahnya, sekarang tau kan bahwa valentine bukan hanya dirayakan untuk pasangan laki-laki dan perempuan. Tetapi juga orang-orang yang kita kasihi.
Happy Valentine's Day!!!
Kamis, 28 Januari 2016
OMITS TAHUN 2016
Pada hari Minggu Tanggal 24 Januari 2016,Diadakan Olimpiade OMITS di SMP Negeri 1 Mojokerto. Olimpiade di adakan pada pukul 7 Pagi untuk SD dan untuk Smp diadakan pukul 2 Siang.SMP TNH ikut serta dalam Olimpiade tersebut.Smp TNH mengirim 4 kelompok yang terdiri dari 2 orang.Sebelum tanggal Olimpiade para peserta diberi pengarahan dalam latihan. Pada hari Olimpiade para peserta dari SMP TNH sudah siap untuk menjalankan olimpiade.Saat Olimpiade dimulai para peserta memasuki ruangan masing-masing dan memulai pada jam 2 siang peserta diberikan soal.Para peserta pun mulai mengerjakan dengan serius.Batas waktu dalam Olimpiade itu 2 jam.Setelah Olimpiade selesai tampak para peserta lega karena selesainya Olimpiade Omits Setelah itu para peserta keluar dari ruangan masing-masing dan para siswa mendapatkan sertifikat dan konsumsi.Kebayakan siswa langsung pulang setelah Olimpiade OMITS selesai.
Langganan:
Postingan (Atom)



