Tampilkan postingan dengan label PUISI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PUISI. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 Maret 2017

TERJERAT

Abu-abu
Kini dalam ingatan
Terpancar dalam diam
Merunduk terdiam

Puing-puing ingatan
Kembali tercipta
Melupakannya hanya sia-sia
Justru mengingat detail dirinya

Kembali terpaku
Kembali pada masa lalu
Kembali pada misteri
Kembali tuk kekangan

Waktu jadi kendala
Ingin memutarnya
Ingin melupakannya
Hanya keajaiban yang bisa mengulangnya

Rona dirimu
Semakin tercipta semakin kuat
Untuk mengiang-ngiang
Di dalam pikiranku

Sekuat apapun diriku
Seberusaha apapun aku
Kini tak kuasa
Tuk benar-benar melupakanmu

Detik Kehilangan

Kenangan
Masa lalu
Kini semua hanya cerita
Tuk diingat

Semua tentang dirimu
Kini hanya bayangan kelam
Yang terombang-ambing
Dalam ingatanku

Setiap cerita
Setiap detik kebersamaan kita
Ingin kujadikan memori indah
Dalam kehidupan kita

Namun semua sia-sia
Sekarang bukan kita
Tapi dirimu dan diriku
Yang tak mungkin bisa kembali

Asa

Kegembiraan keceriaan
Seakan bertahan dalam senyuman
Tak ada lagi kata "HAMPA" dalam kehidupan

Semua seketika terlukis
Saat ia benar-benar datang
Menghampiri diri ini
Untuk kembali pada masa lalu

Berharap waktu menghentikan
Berharap bisa mengingatnya lebih jelas
Berharap dan terus berharap
Sampai ia kembali dan menjadi milikku selamanya

Tak akan pernah salah
Dirinya benar-benar kembali untukku

Tidak akan pernah melepaskan
Sesuatu yang kudapatkan dengan amat sulit
Walaupun itu hanya sosok
Yang pernah membuat ku membara

Andai

Bukan mereka yang kubutuhkan
Bukan mereka yang kuharapkan

Kebahagiaan dan kesengsaraan
Yang terbayang dengan lekat
Selalu ada harap
Yanh terpancar dalam jiwa

Andai ia tau
Andai dirinya sadar
Aku adalah sosok rapuh
Aku adalah seorang gadis tertutup

Menutupnya amatlah sukar
Mengubur kenangan itu sangat menyiksa
Berjalan sendiri
Meratap apa yang menjadi keharusan

Mereka mengenalku
Mereka temanku
Dan mereka hanya sesosok insan
Yang tak mengerti apa-apa tentang diriku

Rabu, 25 Januari 2017

HUJAN

Hujan,
Yang selalu membuat rindu menjelajah
Untuk mengembara ke negeri yang jauh itu
Mendengar ceritanya tentang salju yang putih
Mendengar ceritanya tentang daun yang gugur
Sambil menatap pijar biru yang menyimpan keteparan

Hujan,
Yang mengundang datangnya kerinduan
Bisikkan padanya tentang bukit-bukit sepi
Ya, bukit-bukit sepi yang kian menjalar
Ke seluruh tubuhku
Sejak keberangkatannya 
 

  

Kamis, 08 Desember 2016

IBU

Ketika awal celikkan mata
Senyum pertama penuh sahaja
Ketika ku tiba di dunia
Sentuhan kasih halus menyapa
Kau ada saat pecah tangisku
Suara lembutmu membelaiku
Menghapus ketakutan dalam relung hatiku

Surga di telapak kakimu
Tiada kubantah pepatah dulu
Tak sedetikpun kau berkeluh
Membanting raga untukku, anakmu
Cinta kasih darimu
Akan kuukir dalam hatiku
Segala perkataanmu
Bak cendera mata di pikiranku

Terima kasih ibu
Biarkan Aku menyayangimu

Rabu, 02 November 2016

MENGENANGMU

Setahun telah berlalu
Ku telah kehilanganmu
Air mata dan tangis sendu
Sudah tak terdengar lagi
                Dukacita telah berlalu
                Digantikan sukacita
                Banyak hal yang dapat kusyukuri
                Di dalam hidup ini
Ku teringat kata-katamu
Pesan-pesanmu padaku
Belajarlah dari sejarah
Biarkan sejarah itu menuntunmu.
Untuk gapai masa depanmu
                 Ya, guruku
                 Ku kan lakukan pesanmu
                 Takkan pernah kulupakan
                 Ku kan teruskan perjuanganmu
                 Berlari raih cita-citaku
Semangatmu terukir di hatiku
Bagai api yang tak pernah padam
Terimakasih, guruku
Jasamu kan ku ingat selalu


Kamis, 27 Oktober 2016

KASIH

Ia menyatukan
Semua elemen kehidupan
Mulai dari angan
Sampai dengan khayalan

              Tidak bisa dikekang
              Tidak dapat hanya dipajang
              Apalagi diguncang oleh
              Kebencian yang menerjang terjang

Ia abadi
Ia selamanya
Kecuali jika ada hari akhir
Ya, kiamat yang menghancurkannya

              Setidaknya berilah ia
              Kesempatan untuk
              Menyatakan dirinya sebagai
              Cinta....

Kamis, 20 Oktober 2016

PANGGILAN HATI

Dia ambil alat kebunnya itu
Ingin membentuk sebuah karya
Dengan rasa penuh cinta
Yang ada dalam lubuk hatinya

                      Dia pendam rasa itu
                      Rasa itu, ya rasa itu
                      Cinta dari seniman kepada
                      karya karyanya yang sangat
                      Melegenda
                     

Fyuhh jadilah
Rangkaian cintanya terlihat
Pada karyanya yang hebat
Yang sama sekali
Tidak dibuat buat                     

                        Suara dari perkakas yang
                        Memecah gendang telinga
                        Menggembar gemborkan
                        Insan yang mendengarnya

Dan sekali lagi jadilah
Jadilah karya yang mereka ingin
Jadilah lagi dan jadilah
Legenda...

                        Entah mengapa
                        Setelah karyanya seolah olah
                        Habis dimakan usia
                        Tetaplah Ia
                        Membuat apa yang ia inginkan

HARAPAN YANG TELAH HILANG

Terbuka di jalan yang lurus
Kesempatan yang berarti
Membawanya semakin tinggi

Tapi mengapa
Serasa dilemparkan ke bumi
Harapan yang telah pupus
Tak berarti lagi

Lama dia termenung
Memikirkan berbagai alasan yang terlintas di benaknya


Betapa malangnya,
Nasib seorang bocah yang tidak tahu apa-apa

Kini ia bertahan
Melewati semua masa suka duka sendirian
Tak ada seruan dari mulutnya
Hanya deru pilu dari dalam hatinya

Jika saja ada seseorang di sana
Tak peduli siapapun
Yang dapat menolongnya saat itu juga

Hari demi hari
Tak peduli gelap atau terang
Ia tak merasakan apa-apa
Yang ada hanya kesunyian
Yang mengisi kekosongan jiwanya

Oh, andaikan ia dapat berlari
Melupakan yang telah terjadi
Namun kakinya tidak bergerak
Semangatnyapun tiada

Apa yang terjadi??
Ia bertanya dalam hati
Namun jawab tak didengarnya

Oleh : Cherish Ravella

Kamis, 08 September 2016

SAKIT

Dalam  Penderitaan ini
Aku harus kuat
Tak boleh menyerah
Juga jangan mengeluh

Peluh bercucuran, biarlah
Napas darahpun, tak apa
Bertahanlah sebentar lagi
Ini akan berakhir segera

Kamis, 18 Agustus 2016

CINTA TERLARANG

Oleh : Cherish Ravella K

Ku telah jatuh cinta padamu

Entah berapa kali aku berusaha
Melupakan perasaan ini
Memendam dalam dalam isi hatiku

Namun hasilnya nihil
Semuanya sia-sia

Wajahmu selalu ada di sana
Terbayang di benakku
Suaramu begitu menghanyutkan
Matamu memikat hati

Oh, Tuhan...
Tolonglah aku

Hubungan ini tidak bisa
Tidak akan pernah berhasil
Karena aku tahu
Cinta terlarang diantara kita

Sesuatu yang tak bisa kumiliki
Tak bisa kujangkau, kuraih
Duniamu dan duniaku berbeda
Tak akan dapat disatukan

Begitupula engkau dan aku
Kau bagaikan pangeran di kerajaan mewah
Sedangkan aku,
Hanyalah gadis miskin di gubuk tua

Walau begitu,
Hatiku masih berharap

Tanganmu akan terbentang untukku
Hatimu mau menerimaku,
Apa adanya

Akan kau tarik aku dalam pelukanmu
Dan berkata,
"Semua akan baik-baik saja"

DELIRIUM KU

OLEH: ANUGRAH EKA ADIYATMA

Aku, jerit ku
Aku, cita citaku

Bagai tandu, yang mengangkat nyawaku
Sebagaimana tangan menuliskan puisiku
Sebagaimana nurani mensucikan jiwaku

Aku, pelarianku
Aku, semangat ku!

Tercaci aku, saat terjatuhku
Oleh ibunda tersayang ku
Dihati meresap deru dan piluku
Akhir dari kesombongan ku

Aku, kesuksesan ku
Aku, peringatan ku!

Fiasko antara tanggung jawab dengan kepercayaan diri
Merupakan kerikil tajam masa depan ku
Aku tak diam
Berjuang, dan harus menang!

PERBEDAAN

Oleh : Anugrah Eka Adiyatma

Kau suka, dulu terucap
Masih tersimpan, obrolan pendek itu
Mendekati untuk memiliki
Lalu pergi untuk menyakiti

Itu pilu itu deru

Kau miliki untuk kau jauhi
Kau sukai untuk tak peduli

Sekali ini aku lihat bahagiamu
Dengan karib masa laluku
Begitu dekat, hingga tersentuhku
Dalam sebuah tanya
"Apa yang beda?"

Alufiru hatiku, kau buatnya
Hingga aku tak tau
Kau siapa?
Dan mengapa kau suka?

ANTARA CINTA DAN REMAJA

Oleh : Anugrah Eka Adiyatma 

Disana berdua
Disitu berdua
Masih muda dia
Malu tak tahu artinya

Tiada hari tanpa merayu hati
Tak acuhkan dunia yang dihuni
Tamsil waktu milik berdua sendiri

Alibinya berkata
"berdua, semangati belajarnya"
Namun sebaliknya
Tiada malam tanpa mengetik, jemari tangannya

Hingga masa kelamnya
Konflik hati tercipta diantara mereka
Bagai sembilu menikam batinnya
Yang membuat alufiru hidupnya

Hampa hatinya
Hingga ilmu tak dihiraukannya
Ujian tertatih tatih tak kuasa
Dan tak jelas arah, dia punya masa depan

Kamis, 28 April 2016

SEBUAH KATA CINTA

Oleh : Jasephine Angelica

Kata sayang
Kata cinta
Itu yang kudengar dari mulutmu
Rasa sakit
Rasa hancur
Itu yang kurasakan darimu
Kau menghancurkan hatiku
Menusuk jiwaku
Tapi cintaku
Akan selamanya untukmu
Karena aku sayang padamu

Selasa, 22 Maret 2016

PERI ANGKASA

Bertebaran sebuah bintang yang jauh disana
Seolah menyimpan berjuta misteri
Berkedip-kedip dan bermain mata dengan berjuta galaxy
Seolah dia mengajak berkenalan lebih dekat dengan semua

Lentera malam yang sangat indah
Tetaplah menjaga dan menerangi semua angkasa
Untuk kesempurnaan keindahan dunia
Yang akan abadi menghias jagad raya

Cipt: Berliana Firdausa

Kamis, 17 Maret 2016

SETAN NEGARA

Karenamu, negara bagaikan neraka
Karenamu, negara amat menderita
Karenamu, negara menjadi miskin
        Kau munafik
        Kau egois
        Kau penipu
Sungguh teganya kau menghancurkan negeri ini
Kau bilang kau pemimpin
Kau bilang kau manusia berwibawa
Tidak!
Kau adalah manusia menjijikkan
        Kekayaan
        Berlimpah harta
        Bukankan itu yang kau inginkan?
Enyahlah kau dari negeri ini
Kau hanyalah setan dalam negeri ini
Apalah gunanya kau hidup
Jika kau hanya ingin
Membuat api di negeri ini??

Cipt: Felicia Rosalina

Kamis, 03 Maret 2016

SUKSES

Ku lihat tangan-tangan
Mencoba menarikku ke lubang yang kelam
Membiarkanku di ambang kegagalan
menjauhkanku dari kesuksesan
        Kulihat jurang itu
        Jurang kesendirian
        Jurang tanpa harapan
        Begitu dalam dan kelam
Ku terseret ke dalamnya
Ku coba tuk melawan
Meronta dan meronta
Berusaha untuk mencapai kebebasan
         Namun, apalah daya aku
         Takkan mampu melawan
         Takkan mampu bertahan
Kupasrahkan diriku
Hidup mati urusan Tuhan
Pupus sudah harapanku
Terseret masuk ke lubang itu
          Satu suara menyadarkanku
          Menarikku kembali ke alam sadar
          Tiba-tiba ku teringat
          Kata yang tertulis di buku itu
Janganlah takut
Janganlah gentar
Sabarlah akan segala sesuatu
Jalani hidupmu dengan baik
          Teruslah berusaha
          Jangan pernah menyerah
          Kejarlah mimpimu
          Masa depanmu penuh harapan
Semangat yang pupus
Hati tanpa harapan
Kini kembali bersemi
Semangat berapi-api
          Suara hati berteriak
          Berbunyi "aku tidak mau mati"
          Jangan jadikan semua ini
          Hal yang sia-sia
Ku mencoba dan mencoba
Tak ada kata menyerah
Tak ada kata selesai
Sebelum ku berhasil
          Teriakan dan jerih payah
          Segala waktu danpeluh ini
          Tak kan membatasiku
          Capai apa yang kumau
Ku berhasil keluar
Keluar dari lubang itu
Lubang kelam tanpa harapan
Meraih kesuksesan

Kamis, 25 Februari 2016

ESOK KUNANTIKAN

Indahnya....
Kutatap sesuatu yang
Berwarna kemerehan di ujung cakrawala
Seakan - akan menentramkan hati yang
Tersedu-sedu
Membawa senyum keharmonisan
Yang tidak berakhir

             Kemudian, dunia menjadi kelam
             Kesunyian serta kesepian menyertai diri
             Melenyapkan hingar bingar
             Negeri yang makmur
             Saat yang paling tepat untuk terlelap


Terlelap dalam mimpi
Dunia kebohongan yang membuat terlena
Serasa waktu yang sangat singkat
Menanti hari esok
Yang terang benderang