Tampilkan postingan dengan label Debora Kristanti Wibowo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Debora Kristanti Wibowo. Tampilkan semua postingan

Kamis, 18 April 2013

Crazy Fun Best Friends!

Hai, namaku YuRi. Aku tinggal di Jakarta. Orang-orang biasa memanggilku, BlackPearl yang artinya "Mutiara Hitam". Aku tak tau mengapa aku dijuluki seperti itu. Yang jelas aku menikmati saja arti sebuah kehidupan. Hidupku tentu tak lengkap tanpa kehadiran sahabat-sahabatku yang lebih gila daripada aku. Sebenarnya sama saja, sih. Cuma, aku masih mending lah daripada mereka! Hahahahaha. SooYoung, TaeYeon, Tiffany, Jessica, dan SeoHyun. Mereka tak pernah berhenti membuat kegilaan. Tapi menurutku, kegilaan mereka adalah kelebihan bagiku. Dan suatu hari ......

    "SooYoung! Kamu ke mana aja? Aku cari ngga ketemu-ketemu?!" teriakku. "Biasa lah YuRi! Kamu kan tau sendiri SooYoung kaya gimana. Jadinya ngga usah kaget kalau aku keluar tanpa pamit." jawabnya santai. "Ya udah deh terserah kamu aja. Sekarang aku mau kasih tau sesuatu sama kamu. Tolong bilangin sama Tae, Fany, Sica, dan Seo kalau besok kita jadi nge-pump jam 2 siang di mall biasanya kita sering datang. Kalau mereka ngga tau tempatnya, kasih tau aja. Jangan telat! Atau nggak, kalian kumpul di rumahku aja. Daripada nanti pake telat."ajakku."Sebenarnya kita sering main-main dan pergi hampir jam 12 malam. Cuma daripada kita masing-masing kena marah orang tua, mending kita pulangnya jam 8 malam aja." jawab SooYoung.

    Aku hampir tak pernah menemukan di mana hari-hari menyedihkan bersama mereka. Karena setiap aku datang satu langkah saja, mereka sudah tau dan bikin kelucuan. Sungguh nggak pernah berpikir aku punya sahabat seperti mereka. Seorang YuRi memang sensitif. Tapi merekalah yang membuatku berubah. Nggak tau deh harus berterimakasih kayak gimana sama mereka.

    "Tae, kamu udah diberi tahu sama Soo belum soal nge-pump?" tanyaku. "Sudah, kok. Aku selalu siap untuk ke mana saja. Asal, kamu yang bertugas bawa bekal Yur!"suruhnya. "Iya, deh. Aku kan nggak pernah sekali aja nggak bawa bekal buat kalian. Sebenarnya sih males. Tapi buat kalian, apa sih yang nggak. Hahahahaha!" candaku. "Gila kamu, Yur! udah aku mau tidur. Nanti malam jam 7 aku telepon. Bye!"sahutnya. Dalam hatiku, ini orang gila atau gimana, sih! Siang-siang waktunya orang makan malah tidur(?) Tapi seperti yang aku bilang tadi, kegilaannya itu yang menurutku istimewa!~

    Yey! Today! Sabtu 1 September 2012. Saatnya kita beraksi! Hahahahaha. Pergi nge-pum. Itulah kebiasaan kita setiap hari. Tak pernah satu hari pun kita lewatkan untuk nge-pump. Walaupun waktunya hany 15 menit saja. "Fany, kamu bawa BB? Aku pinjam!" kata Seo. "Apa sih, Seo. Jangan kamu hack! Biasanya kan kamu tukang nge-hack BB orang!"jawabnya sinis. "Halah, sudah tenang saja. Aku kan sudah nggak tukang nge-hack lagi!." kata Fany. "Hei! Ini mobil bukan pasar! Ramainya minta ampun. Bisa diem nggak? Sica mau tidur!" kata sica dengan lantang. Terpaksa kita langsung diam tanpa mengucapkan  satu kata pun. Sica memang kalau sudah teriak nggak bisa dilawan. Hahahahahaha!

    Saatnya beraksi! Kita datang ke tempat nge-pump. 5 jam nge-pump pun kita ladeni. Sampai kaki keriting pun tak masalah bagi kita. Yang penting kita habiskan hari-hari kita dengan nge-pump sepuasnya tanpa diganggu oleh siapapun. Yuri, TaeYeon, SooYoung, Jessica, Tiffany, SeoHyun! Kita beraksi sampai jam 5 sore dari jam 2 siang. OMO! Aku diminta pulang sama mama! Ya terpaksa kita habis nge-pump langsung pulang, deh. Tapi nggak apa-apa. Best Day Ever!

    Walaupun perjalanan pulang pun, kita tetap seseru seperti biasanya. Teriak-teriak nggak karuan sampai Sica yang teriak baru berhenti semua. Memang punya sahabat seperti mereka bukan hal yang sia-sia. YuRi tetaplah YuRi di mata mereka. Dan nggak akan pernah berubah kelucuannya. Itu yang membuatku semakin bangga pada mereka. Thank you Best Friends! YuRi will always love you!

`Debora7B`~

Kamis, 04 April 2013

"Best Day Ever"

Halo! Namaku TaeYeon. Aku tinggal di Seoul, Korea. Di sekolah aku punya satu sahabat. Dan dia kebetulan dari Indonesia. Sama sepertiku. Dia tak pernah berhenti membuatku tertawa, tersenyum, dan selalu gembira. Keadaan menjadi semakin lebih baik dengan adanya dia. Namanya, SooYoung. Mungkin dia tak sempurna. Mungkin dia punya kesalahan. Tapi kesetiaannyalah yang membuat dirinya sempurna di mataku. Membahagiakannya. Itu tujuanku sebagai seorang sahabat yang baik.


        Hari ini, Minggu tanggal 10 Februari. Haha, iya! Hari ulang tahunnya. Aku sengaja suruh dia ke sekolah walaupun sekolah ngga ada kegiatan di hari ini. Aku bawa tepung, telur, dan air buat siram dia. Pembalasan karena dulu dia juga melakukan hal yang sama saat aku ulang tahun. Dan yang paling seru dan mengherankan, hal itu tanpa sepengetahuan dia. Karena mungkin jika dia tau, dia tak akan mau datang ke sekolah. Aku beri alasan saja ada tugas dari guru. Hahaha. Suka banget ngerjain anak cantik itu. "SooYoung, hai! Happy birthday ya. Senang banget lihat kamu ulang tahun. Haha. Eh sini ikut aku sebentar di halaman sekolah!" Sapaku dengan gembira dan, saatnya beraksi. Hahaha.

        "Kamu ngapain ngajak aku di sini? Kok ngga ada orang? Katanya ada tugas dari guru. Sepi banget. Pada belom datang semua, ya?" Tanyanya sambil kebingungan. "Udah deh SooYoung. Ngga usah kebanyakan nanya gitu. Sekarang kamu bawa baju ganti kan sesuai perjanjian kita kemarin di sekolah? Kalau iya, sekarang kamu hadap belakang." Suruhku. Dalam hatiku, ini saatnya memberi kejutan buat dia. Haha. "Buat apa sih, Yeon?" tanya dia. "Udah lah hadap belakang aja. Nanti kamu juga akan tau sendiri." jawabku.

        Hahaha. Saatnya sudah tiba. Aku keluarkan semua bahan-bahan yang sudah aku bawa dari rumah. Bela-belain beli semua ini buat ngerjain dia. Haha. Terlalu boros ya? Ngga apa-apa lah ngerjain sahabat sendiri aja. Dan, Byurrrrrrrr! Semua aku tumpahin di kepala SooYoung. Dengan kagetnya dia langsung bilang "TaeYeon, kamu gila banget sih. Haha. Ngga apa-apa deh. Aku tau ini semua pasti karena kamu mau bales aku kan. Haha." "Kamu pintar banget. Salah siapa kamu ngerjain aku waktu aku ulang tahun? Haha. Senang banget bisa balas dendam. Eh, tapi ini semua just kidding loh. Hanya bercanda." jawabku dengan hati sedikit kesal, tapi juga senang.

        Setelah aku ajak dia pulang dari sekolah, dia bilang ingin main di mall. Ya udah deh aku ajak dia main sambil belanja. Soalnya kebetulan waktu itu aku juga udah lama banget ngga belanja di mall. "Yeon, beli makan, yuk!" mintanya. "Ayo! Tapi mau makan di mana, terserah kamu aja. Aku udah lapar. Jadinya malas mikir." jawabku. Kelaparan udah pasti. Dari pulang sekolah sampai keliling-keliling mall daritadi ngga makan-makan.

        "Yeon, thanks ya buat traktirannya tadi. Hehe. Kamu baik banget hari ini." katanya dengan nada senang. "Emang biasanya aku ngga baik, ya?" candaku. "Baik kok, cantik. Hehe." rayunya. Emang hari itu dibilang hari terindah juga bisa. Dibilang hari terlucu apalagi! Setelah dia minta aku anterin pulang dari mall karena kakinya udah hampir keriting gara-gara kebanyakan keliling-keliling mall, eh dia malah bilang "Sering-sering traktir aku ya, Yeon." Haha. Dia memang ngga bisa buat aku berhenti tertawa. Selalu tersenyum. Jika ada masalah, kita sama-sama saling cerita. Masalah apapun itu. Sebesar apapun itu. Kita belajar terbuka dalam situasi apapun. Aku terus terang bangga mempunyai sahabat sepertinya.
SooYoung-TaeYeon-SooTae always~




Debora~7B

Kamis, 28 Februari 2013

Dear My Crazy Fun Best Friends

Rasa cinta yang tiada henti
Itulah yang membuatku bertahan
Canda tawa yang menghiasi kehidupanku
Itulah yang mereka berikan


        Mengerti setiap tetesan air mata
        Mengenal setiap amarah dan rasa takut
        Tak pernah berhenti berjuang bersama-sama
        Untuk menyelesaikan suatu masalah

Terima kasih telah menjadi bagian hidupku
Terima kasih telah membuatku bertahan
Kerasnya kehidupan ini tak pernah membuatku rapuh
Hanya karena dukungan dan doa darimu

        Jika suatu hari nanti
        Aku telah pergi
        Dan suatu hari nanti
        Kau telah merindukan aku
        Berjanjilah ..
        Pejamkan mata dan simpan namaku
        Dalam hatimu yang paling dalam

Dan jika aku mendengar semua itu
Percayalah ..
Aku akan selalu melindungimu
Walaupun aku tak lagi bersamamu
Tetapi hatiku tetap di hatimu




Dear My Crazy Fun Best Friends, Thanks for making me smile when I almost forgot how to. 




`Debora7b`


Kamis, 14 Februari 2013

DENGARKAN AKU

Walau sedikit terluka
Ku menangis
Hatiku berdetak
Bila aku lewat di depanmu
Kaulah seluruh duniaku
Yang kuinginkan hanyalah dirimu
Bila kau bukanlah takdirku
Bila ini hanya waktu yang akan cepat berlalu

    Kau membuatku gelisah
    Kau membuatku menangis
    Seperti orang bodoh
    Seperti anak kecil
    Ku rasa aku tak bisa menghentikan cinta ini

Mengapa hanya cintaku yang terlambat
Mengapa hanya cintaku yang sesulit ini
Saat aku di depanmu
Kau selalu berpaling

    Bila kaulah yang terakhir bagiku
    Bila ini memang benar-benar
    Saar terakhirku\
    Selain dirimu siapa
    Yang akan membuat aku pergi
    Dengan mudahnya sambil tersenyum

Bahkan jika dari jarak jauh
Aku bisa melihat ke arahmu
Itulah yang disebut cinta
Jika mungkin ini sebuah kerinduan
Penantian ini

    Suara itu
    Sentuhan itu
    Janganlah kau berpura-pura tak tahu
    Meski ku makin dekat denganmu
    Aku menjadi sakit dan takut
    Tapi kurasa aku tak bisa
    Menghentikan cinta ini

Debora~7B

Rabu, 13 Februari 2013

Natal Terindah SMP TNH

Natal yang begitu meriah disaksikan oleh banyak orang. Di Gereja Allah Baik kota Mojokerto, SMP TNH melaksanakan kegiatan Natal dengan luar biasa. Natal Kali ini bertema "Back To The Real Christmas". Kegiatan itu dimulai pukul 08.00. Dengan lagu pujian yang begitu menarik dan enak didengar, aku sangat menikmatinya dengan suka cita. Puji Tuhan semua berjalan dengan lancar dan meriah. Para pengisi acara menampilkan yang terbaik di acara ini. Begitu banyak orang yang menyaksikannya dengan penuh rasa bersyukur.
    Saat mendengarkan firman Tuhan, banyak yang mulai tersentuh atas cerita demi cerita yang disampaikan oleh Pendeta. Aku mulai meneteskan air mata saat di doakan. Itu semua anugerah Tuhan. Aku bisa meneteskan air mata, fokus kepada Tuhan, dan hatiku saat itu berdetak. Tuhan sungguh luar biasa. Tidak sia-sia aku datang di sana. Setelah semua didoakan, lalu aku kembali dengan rasa bahagia dan tanpa beban. Itu semua berkat Tuhan(:
    Saat aku kembali dan mendengarkan beberapa pujian lagi, saat inilah yang paling kutunggu. Menyanyi untuk Tuhan! Bahagia sekali aku masih diberi kesempatan untuk bernyanyi di Greja, dan itu sungguh membahagiakan. Puji Tuhan, suaraku masih diperkenankan untuk Tuhan. Dan lagi-lagi, itu semua Berkat Tuhan!
    Nyanyian, tarian, sorak-sorai dan kemuliaan Tuhan semua tercurah di Gereja. Dan sepertinya, semua yang telah mendukungku dan memberi aku bantuan dalam bernyanyi di Gereja juga sangat luar biasa! Tanpa mereka, mungkin aku tidak bisa seperti saat ini. Aku berlatih selama beberapa hari ternyata tidak sia-sia. Karena itu aku berterima kasih banyak atas semua yang telah mendoakanku sehingga bisa menjadi seperti sekarang ini.
    Aku meninggalkan ruangan Gereja dengan penuh suka cita. Sapaan yang baik dari banyak teman, itu yang kuterima. Tuhan begitu baik bisa memberikan aku kesempatan untuk datang ke Gereja Allah Baik. Karena sesungguhnya perayaan Natal ini adalah, Natal Terindah di Sepanjang Hidupku(: Thank You JESUS.


Debora7B~

Kamis, 10 Januari 2013

"A Beautiful Life"

Saat itu aku melewati dunia dengan beban berat. Melewati banyak masalah yang aku tak pernah tahu cara menyelesaikannya. Melewati dunia yang begitu kejam. Di saat aku belum tahu arti kehidupan yang sebenarnya. Aku berpikir bahwa hidup itu kejam. Hidup itu selalu suram. Saat aku mulai ditinggalkan oleh orang tuaku, di saat itulah aku mulai berhenti berharap. Di saat aku berpikir tidak ada yang mencintai aku lebih dari hidupnya sendiri selain orang tuaku, di saat itulah aku mulai berpikir bahwa Tuhan itu tidak adil. Tuhan mengambil semua orang yang aku sayangi. Tapi suatu hari aku bertemu dengan seseorang. Seseorang yang baru aku kenal saat aku mulai masuk ke SMA.

    "Hai! Siapa namamu? Aku Sicca, pindahan dari Surabaya." kataku dengan wajah tersenyum. "Hai juga Sica. Namaku Gabby. Asli sekolah sini sih, sudah terlalu cinta sama sekolah ini. Hahahaha. Senang kenal sama kamu! Kamu cantik loh, pasti banyak yang suka ya? Hahahaha." katanya dengan wajah sedikit aneh dan mengagumkan juga sih. "Aku cantik? Nggak, siapa bilang. Hahahahaha. Tapi thanks loh ya. Kamu juga kok." jawabnya sambil mengajakku untuk ke kantin bersama.

    Aku tak pernah tahu mengapa sebuah perasaan cinta itu mulai tumbuh. Padahal sama-sama ceweknya. Mungkin ini pertama kali aku merasakan jatuh cinta dengan seseorang setelah beberapa tahun yang lalu aku hidup sebatang kara. Tanpa kasih sayang seorang mama dan papa. Aku juga heran mengapa aku harus suka dengan Gabby. Mungkin dia terlalu baik. Atau mungkin juga, takdir Tuhan. Hahahaha. Saat itulah aku mulai pertama kali merasakan indahnya kehidupan. Saat aku mengenal Gabby dihidupku, saat itu aku mulai bisa melangkah maju untuk memulai kehidupan yang lebih indah dari sebelumnya.

    Suatu hati saat aku bertemu dengannya di mall, nggak tahu mengapa waktu aku memanggilnya, dia hanya diam saja. Padahal di sekolah akrab sekali. Sudah seperti saudara sendiri. Aku sempat berpikir, mungkin dia tak mendengarku. Tapi besoknya saat aku kembali ke sekolah lagi, dia juga tak menganggapku. Aku sempat bertanya dengannya lewat bbm. "Gabby, kenapa kamu tadi aku panggil nggak jawab? Marah ya sama aku? Kemarin waktu panggil kamu di mall juga kamu nggak jawab. Kenapa sih?" tanyaku dengan penasaran. "Aku malu, Sic sama kamu. Hahahaha. Sorry, yaa. Bukannya aku marah sih. Kamu nggak salah apa-apa, kok. Aku nggak mungkin marah." jawabnya. "Tapi kenapa harus malu sih, Gabb? Pertama kita ketemu kamu kan baik-baik saja." balasku. "Hahahaha, sudah nggak usah dibahas, nggak penting, Sic." balasnya dengan santai.

    Aku mulai bingung dengan kejadian ini. Mengapa tiba-tiba dia bilang kalau dia malu denganku? Padahal aku tau dia baik-baik saja. Aku memang harus cari tahu mengapa hal ini bisa terjadi. Gabby memang benar-benar anak yang baiknya luar biasa. Cantik pula. Jadi aku harus diam-diaman dengannya di sekolah dan di mana saja begitu? Lama-lama juga nggak tahan. Tapi tetap semangat buat cari tahu. Aku masih penasaran dengan semua ini.

"Hai, Gabby sayongg, hahahaha. Kangen sama kamu nih sudah 3 bulan nggak ngobrol di sekolah" sapaku di bbm. "Hai juga, Sicca sayongg, hahaha. Aku juga. Jangan dulu deh, lagi malas. Hahahahaha." jawabnya.  "Ya sudah deh lupakan. Kamu SONE kan? Kebetulan aku juga sih. Hahaha, suka siapa?" tanyaku penasaran. "Iya aku SONE. Suka TaeYeon. Kamu?" balasnya. "Aku suka SooYoung. TaeYeon itu cantik ya, suaranya bagus juga." kataku dengan senangnya. "Iya memang, kenapa? Kamu suka? Ambil aja kok nggak apa-apa. Aku nggak usah jadi SONE lagi." katanya dengan perasaan sedikit cemburu. "Loh, Gabb, aku nggak mau ambil TaeYeon. Aku kan suka SooYoung. Nggak mungkin aku pindah ke orang lain. Kamu jangan ngomong gitu dulu." jawabku dengan sedih. "Udahlah kalau kamu emang mau ambil Taeyeon, ambil saja. Aku bukan SONE lagi. Sorry aku ngelakuin ini. Aku memang bukan sahabat yang baik buat kamu."

    Belum sempat aku menjawab bbmnya yang terakhir itu, dia ngehapus aku dari contact bbm dia. Dia marah sama aku cuma gara-gara aku bilang TaeYeon cantik. Ternyata dia itu nggak suka ada orang lain juga suka dengan idolanya. Mungkin aku yang bukan sahabat baiknya. Saat pertama kali aku di hapus dari contact bbmnya, entah kenapa aku meneteskan air mata. Aku nggak percaya dia sesensitif itu. Aku coba minta maaf dengannya lewat facebook. Tapi dia tetap saja membiarkanku. Dia tak membalas messageku di facebook. Dia berkata kalau dia orang bodoh, dia nggak pantas jadi temenku. Padahal itu sama sekali nggak benar. Di saat aku menjelaskan pelan-pelan dengannya lewat message di facebook, dia mulai mengerti kalau aku nggak bermaksud merebut TaeYeon darinya. Dia mulai bisa memaafkanku, dan di saat aku mulai satu contact lagi dengannya di bbm, saat itulah hidupku indah lagi. Di saat aku mulai mengerti arti cinta sesungguhnya, di saat itulah aku mulai tersenyum kembali. Karena cinta itu adalah, "GABBY"(:
   

    Semakin dekat aku dengannya, semakin lama aku menyayanginya, semakin aku tahu sifat-sifatnya. Saat itulah aku memasukkan dia ke dalam daftar "My Life". Hidupku indah karenanya. Karena Gabby aku merasakan kalau sebenarnya cinta itu indah. Cinta yang membuatku kuat saat aku mulai rapuh. Cinta yang membuatku bertahan hidup. Cinta yang membuat hidupku sempurna. Dan dia juga membuatku sadar bahwa, "I Have A Beautiful Life"(:


Debora~7B