Tampilkan postingan dengan label VANIA CARLA DEVINA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label VANIA CARLA DEVINA. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 Oktober 2014

CAMPING ACTIVITIES

“Libur telah tiba...libur telah tiba...Horee!!!” Yah begitulah geng hina, mereka emang lagi seneng banget, karena spesial liburan kali mereka lagi camping bersama. “Gaisss!! Tungguin dong, capek nehh!!” Keluh Sheill dari kejauhan. “Haish kamu tuh lemah banget sih, cepetan dong,kalo nungguin kapan nyampenya?” Balas Monica. “Alah kamu sendiri juga lemah, buka tutup botol air mineral aja gak bisa-_-” Sela Carla. “Shhh...Anda buka aib, buka baju aja seger, bercanda deng :)”. “Lhoo mau berenang ta? Kok buka baju?” Sahut Feli. “Ehh udalah cepetan udah mau malem nih!” Ucap Lani dengan bibir monyong 5 cm.

Saat hari mulai gelap, akhirnya mereka sampai ke tempat camping mereka, pemandangan di sana bisa dibilang sangat “apik” saat sedang menikmati suasana yang indah itu tiba-tiba Sheill nyaut “Duhh pengen BAB nih kebelet, gimana dong?” Sontak semua anak melihat dengan pandangan speechless campur bengong ke Sheill. “Capek deh, itu disana ada toilet umum kamu bisa melakukan kegiatan menjijikanmu itu disana.” Kata Carla. “Helloww kata mamaku nahan BAB bisa alot nanti keluarnya.” Balas Sheill. “Oh ya? Mamaku kok ga bilang gitu? Ntar kalo pulang tak tanya mamaku deh.” Ucap Feli dengan tampang polos. “Ya iyalah, itu mamamu bukan mamanya Sheill! Emang kalian 1 embrio hah?” Seru Monica dengan gemas ke Feli. “Brohh gimana nih nasib gue? Udah diujung tanduk nih!! Malah tahlilan-_-” Kata Sheill dengan muka absurd. “Ya okey ayo kita cari tempat buat kamu membuang hajat jangan bocor dulu loh ya!” Timpal Lani.

Setelah muter-muter se-Paris, akhirnya Lani sama Sheill menemukan tempat yang strategis buat membuang hajat. “ Nah akhirnya ketemu juga.... Eh Sheill yang lain kemana kok cuma kita berdua si?” Tanya Lani panik. Sejenak Lani celingak – celinguk , ke kanan ke kiri.. “ Alah gapapa lah.. ntar mereka juga balik.. aku sekarang lagi kebelet.. aku mau nuntasin ini dulu..” Jawab Sheill. “Nggeh deh cepetan tak tunggu di sini.” “Loh kamu gak ikut ta?” tanya Sheill. “Ya gak lah, ngapain ngeliatin kamu buang hajat-__-” “Ayolah takut aku, kalo ketakutan malah gak keluar-keluar.” “Udahlah cepetan malah tak tinggal loh.” Ancam Lani. “Iya deh jangan ditinggal loh ya, awas aja.”

Setelah sekitar 15 menit Sheill balik menghampiri Lani. “Laniii aaaaaaaaaa” Teriak Sheill. “Hahh kenapa Sheill??” tanya Lani sambil melotot. “Teheee gapapa cuma nyapa. Hai” balas Sheill dengan muka flat.
“Hihhhhhhh dasar sarap!!” Umpat Lani
“Sarap bukanya merk tv?” Tanya Sheill dengan tampang sok bodohnya
“SHARP MBAK SHARPPPP!!” Teriak Lani dengan muka poker facenya
“Ooh udah ganti toh maap.” Jawab Sheill dengan muka sok nyesel.
“Ya udah daripada aku pengen nabok orang, mending kita balik aja yuhh”
“Siap bos.”

“Gaessssssss, ayem hirrrr!!!!!” seru Sheill dari jarak 2 meter. Biasa, Sheill emang hobi nya teriak-teriak. Buktinya, pas rumah tetangganya kebakaran dia teriak-teriak “Hehh aduhhh kebakaran aerrr aerrrr.” Ya iya sih ya.
“Udah plong Sheill?” Tanya Carla
“Sudah makasih sudah bertanya.. sekian dan terimakasih.. Wassalam..” Ucap Sheill gaje.
“Plong apanya sih?” Tanya Monica yang sudah ketularan virus lepo dari Feli.
“PLONG... OPLONG.. OPLONG.. ADA OMPLONG KECEBUR KOMPLONG...” Sahut Sheill dan Carla kompak gaje.
“Udah jangan ngamen lagi, cepet buat tenda aja.” kata Lani
“Aduh kepala ku pusing tiba-tiba” ucap Carla
“Aku lagi sariawan, ga bole kecapekan kata pembantuku.” celetuk Sheill
“Pinter...Bilang aja males, udah cepetan sini bantuin.” judes Monica
“Emang kalo sariawan ga bole kecapekan ya? Aku juga sariawan soalnya, 3 lagi, dibawah lidah 1, di bibir 1, di gigi 1. Ada 3 kan??” sahut Feli

Sontak, semua yang mendengar ucapan Feli, langsung ngowo tidak percaya mereka punya teman sepolos itu.
“Kamu enelan temenku ta Fel?” Tanya Carla. JLEB!!
“Loh iyakan... Kita kan emang uda jadi temen sejak dalam kandungan.. Kamu lupa ya? Masa uda pikun siii... IHHHH Capekdeh aku ngomong sama kamu.. Kepolosanmu sudah keterlaluan Car...” Balas Feli
“Hah ga kebalik ta gaess?” Sela Sheill.
“Aiss udahlah ga usa dibahas siapa yang paling polos... Mending kita bantuan Lani yang mukanya uda kayak cabe merah itu!!” Ajak Monica
“Emang Lani kenapa kok mukanya sampek merah gitu?” Tanya Feli
“Ya gara-gara kita ga bantuin dialah buat bangun tenda... Haduhhh...” Balas Carla dengan muka flat.
“Iyaa.. Mending kita bantu sekarang deh gaess.. daripada kita pulang nanti hanya tinggal nama.” Sela Monica.

Akhirnya setelah menjalani debat rutin, mereka mulai membantu Lani membangun tenda. Rupanya mereka takut ketika pulang nanti, mereka akan tinggal nama karena sudah dihajar sama Lani dan tidak bisa ikut acara camping.... END

By : Vania Carla D ( IXA /28/5666)
Zelda Shaellia W (IXB/29/5674)

Kamis, 07 November 2013

PAHLAWANKU

Pahlawanku...
Entah apa jadinya
Negeri ini tanpa dirimu
Mungkin kedamaian tidak akan ada
Kesejahteraanpun susah didapat

Pahlawanku...
Kau datang meyelamatkan negeri ini
Negeri yang membutuhkanmu
Negeri yang mencintaimu
Negeri yang merindukan
sesosok pejuang sepertimu

Pahlawanku...
Kau telah berjasa bagi hidupku
Tiada yang dapat menandingimu
Kau seperti malaikat putih
yang melindungi semua orang

Pahlawanku...
Biarlah jasamu terus kukenang
selama hidupku ini
Biarlah hari-hariku ini
kuisi dengan kegiatan-kegiatan
tuk meneladanimu
tuk membayar s'mua pengorbananmu ini

Pahlawanku...
Aku berjanji kepadamu
s'lalu menjujung tinggi
Bumi Nusantara ini
Ku berjanji akan s'lalu
meneladanimu dan mengingat jasamu

Pahlawanku...
Ku juga akan berjuang sama sepertimu
Maju terus pantang mundur
walau musuh menghadang
Ku tak akan takut
Ku akan melawaannya

Pahlawanku...
Aku akan terus meneladanimu
Dengan berbagai cara
Ku akan perkenalkan
budaya-budaya negeri kita
Budaya yang indah
ke semua negeri di bumi ini

Pahlawanku...
Aku yakin semua pengorbananmu
tidak akan sia-sia
karna banyak generasi penerus
yang akan memperjuangkan
Indonesia ini...

Pahlawanku...
Terimakasih kuucapkan
karna tanpamu Bumi Nusatara ini
tak akan sesejahtera ini
Terimakasih pahlawanku...

Vania Carla Devina
8A/6/5666

HP TEMANKU HAMPIR MELEDAK

Pada suatu hari aku dan teman teman ku yang bernama Chaos dan Jane sedang bekerja kelompok dirumah Jane. Lalu kami bukannya mengejakan tugas tetapi malah bermain. Kami bermain sampai lupa waktu. Maklumlah hoby kami bermain. Kami bermaun apa saja. Seperti bermin kartu dan tebak-tebakkan bahkan kami pun mainan komputer. Kami pun sampai lupa waktu.
Tapi kemudian kami sadar waktu kami sudah berlalu dengan sia-sia karena bermain tadi. Akhirnya kami “cepet-cepetan” mengerjakan tugas. Karena Chaos tidak membawa apa-apa, dia kami suruh mengerjakan tugas. Lama juga sih dia ngerjain tugasnya maka dari itu aku ambil ahli tugas itu.
Au yang dibantu oleh Jane mengerjakan tugas itu secepat kilat karenaa kami iingin segera menelesaikannya. Sedangkan Chaos tidak mengerjakan apapun. Ia kemudian memutuskan untuk menunggu ku dan Jane. Selain menunggu ternyata ia juga bermain Hp. Ia mendownload game yang seru dari internet. Aku tidak tau nama game itu apa tapi aku yakin game itu game yang berat.Buktinya saja Hp nya sampai panas. Lucunya saat dia memutuskan untuk menghentikan download itu Hp nya error.
Kemudian aku memberi saran untuk mematikan Hpnya. Yah mungkin karena Hp nya yang error itu. Tapi setelah beberapa lama dibiarkan Hpnya mati-mati sendiri. Hpnya juga semakin panas. Sampai-sampai ia berbicara kalau telur ceplok yang diletakkan di Hp nya akan berubah menjadi telur gosong. Karena aku menakut-nakutinya kalau Hpnya bisa saja meledak, ia takut sendiri. Berualang kali ia mencoba menyalakn Hpnya. Tapi tetap saja Hpnya masih mati. Aku dan Jane terus tertawa melihat tingkah lakunya sampai perut kami berdua sakit.
Tiba-tiba Hpnya nyala-nayla sendiri. Ia semain takut tadi Hpnya mati-mati sendiri sekarang nyala-nyala sendiri. Aku dan Jane akhirnya takut juga jangan-jangan Hpnya benar-benar meledak. Dalam keadaan yang masih panas dan error Hpnya terus mati lagi. Benar-benar aneh, apa jangan-jangan akan meledak beneran? Kemudian dalam hitungan 1,2,3 Hp Chaos nyala dan kembali ke sepeti semula. Untunglah lega rasanya. Kalo meledak beneran kami bisa jadi korban ledakan.

SALAH NGOMONG

Suatu hari di tempat kursus Matematika, ada nak baru yang bernama Zelia. Ia dalah anak yang mudah bergaul dengan orang lain, sehigga ia dengan lebih mudahnya bergaul dengan anak-anak kursus itu yang telah lama mengikuti kursus disitu.Guru kursus itu bernama Pak Huda. Pak Huda memiliki beberapa murid lama disitu diantaranya adalah Yohanes,Closs,Angel,dan Vannie.
Suatu ketika, pada saat kursus zelia selesai mengerjakan tugas dari Pak Huda lebih dulu dibanding yang lain. Maklumlah Zelia dari tadi serius mengerjakan dibanding anak-anak lainnya. Pak Huda memeriksa jawaban Zelia. Ada beberapa jawaban yang salah. Lalu Pak Huda meminta Zelia untuk membetulkannya.
Setelah membetulkannya Pak Huda membolehkan Zelia pulang. Tapi Zelia malah bertanya “ Loh udah selesai ta pak? Cuma segini aja ta?” Pak Huda yang hobinya guyonan itu menjawab “ Kamu mau lagi ta? Yaudah tak kasih soal lagi ”. “ Loh pakkk... gausah deh pak jangan pak aku pingin pulang sekarang yang tadi itu cuma bercanda kok..” Jawabnya. “ Yah siapa suruh tadi bilang seperti itu jadinya sata tambahi lagi soale nek kurang” Jawab Pa Huda. Lalu seketika itu juga Closs menyahut “ Hahaha salah omong tuhhh...”. Mendengar itu semua anak kursus yang ada di situ tertawa... Zelia jadi malu dan sampek-sampek tanpa ia sadari mulutnya juga maju ke depan. Kemudian Vannie dengan nada belas kasihan ia menyahut “ hehh jangan gitu loh kasian tuh ada yang malu. Mukaknya jadi warna ijo tuh hahaha...”. Yang tadi belum selesai ketawa mendengar omongan Vannie jadi makin ketawa terbahak-bahak sampek ga bisa berhenti. Ga mau kalah Angel ikut-ikutan ngomong “ Eh-eh lihat tuh bibirnya udah monyong 5 cm” Langsung kursus itu menjdi kayak pasar, suasananya rame sekali. Bahkan Pak Huda pun ikut tertawa tetapi anehnya dari tadi ada satu anak yang ga tertawa yaitu Yohanes.
Lalu karena kebingungan Yohanes bertanya “ Apaan sih kok pada ketawa? ”. Jawab Zelia “ Konyol kamu... Masak dari tadi aku ditertawain kamu ga ngerti sih... Pentium lima kamu!!! ”. Langsung semua anak tertawa lagi kali ini Yohanes ikut tertawa bahkan semua anak uda berhenti tertawa ia masih tertawa. Pentium lima itu sebutan untuk orang lola (loading lambat) tingkat lima alias tingkat kepemahamanya sudah kebangeten lambatnya.
Pak Huda akhirnya memecah keramaian itu “ Udah-udah berhenti ketawa. Kamu nang pulango sana ngrusuhi tok disini!! ”. “ Iya-iya pak. Bentarlah aku masih tata-tata barangku pakkk. ” Jawab Zelia. Selesai tata-tata Zelia bertanya kepada Pak Huda “ Pak Pr ku apa? ”. “ Loh kamu mau dikasih Pr ta? ” Kata Pak Huda. Dengan percaya diri Zelia menjawab “ Loh bukane gitu pak tapi biasae kan dikasih Pr.. ”. “Alasan aja. Yaudah tak kasih sini ” Jawab Pak Huda. “ Yah ga usa deh pak aku tadi juga bercanda kok.. ”. Lalu Closs memotong pembicaraan iyu lagi “ Salah omong lagi yaahh hahaha ”. Kejadian yang sama terulang lagi, anak-anak langsung tertawa mendengar itu. Tapi bedanya kali ini Pak Huda cepat-cepat memotong “ Wes ga usa ketawa lagi nanti perut kalian sakit kalo tertawa lagi saya tidak mau tanggung jawab. Untuk hari ini tidak ada Pr dulu. Kamu cepetan pulang dan kalian juga boleh pulang sekaran karena saya masih harus nge-les-i yang lain. ”. “ Oke pak ” Jawab kami dengan senang.

Kamis, 18 April 2013

Kesetiaan yang Mengalahkan Segalanya

    Dulu aku punya teman namanya Gina, dia adalah seseorang yang selalu curhat padaku. Apapun yang dialaminya selalu diceritakan padaku. Namun, ada satu cerita yang membuatku sangat terharu dan menarik. Cerita itu tentang kesetiaan. Dia memang orang yang sangat setia walaupun dia selalu diperlakukan kasar oleh teman-teman, bahkan ada anak yang sangat membencinya. Orang itu bernama Roy.
     Roy adalah anak yang suka mengejeknya, tapi walaupun begitu Gina sangat menyukainya. Memang sih Roy adalah anak yang paling ganteng di sekolahku. Tapi dia sangat nakal , dia saja pernah menjegalku sampai aku jatuh dan akhirnya ditertawakan oleh teman-temanku. Certanya seperti ini:
    Gina adalah salah satu anak yang suka sama Roy. Selain Gina masih banyak lagi anak yang suka sama Roy. Roy anaknya gaul banget. Oleh karena itu ia agak malu mendekati Roy. Tetapi sebenarnya Roy juga suka sama Gina. Dia tidak mau nembak Gina karena dia merasa malu. Dia malu karena Gina dianggapnya culun dan kuper. Baginya anak seperti dia yang gaul banget, masa pacaran ama anak yang kuper sih, kan gak cocok.Dia berpikir dengan cara jahatin Gina bisa membuatnya gak suka lagi sama Gina.
    Roy memulai aksinya pada saat istirahat, dia mengerjain Gina. Gina diejeknya sebagai anak kuper dan culun. Tidak sampai disitu saja dia melempari Gina dengan Tepung yang adibuanya untuk pelajaran tata boga. Jadi pada waktu pelajarantata boga dia tidak membawa tepung.Tapi pada saat dia mulai berjalan meninggalkan Gina yang sedang marah sekali, hidungnya mulai mimisan. Setelah itu salah seorang temannya yang kebetulan ada di situ meminta pertolongan, karena beberapa saat setelah Roy mimisan, dia pingsan. Gina yang saat itu sedang marah dan badannya putih semua mengahmpiri Roy dengan muka cemas.
    Roy yang waktu itu sedang pingsan,dibawa ke RS UMUM oleh para guru. Gina ikut dengan pwerasaan khawatir. Gina merasa takut jika terjadi apa-apa pada Roy. Ternyata setelah dipriksa oleh dokter, Roy terkena leokimia. Gina tercenggang dan sangat kaget mendengar hal itu. Tiba-tiba air matanya telah membanjiri mukanya. Dia sangat malu ketiuka tiba-tiba menangis.
    Tetapi sejak saat itu Roy tidak pernah bersekolah lagi karena dia harus dirawat di rumah sakit. Gina sering sekali menjenguknya. Roy bingung kenapa Gina tidak membencinya, malahan sering sekali menemaninya di rumah sakit. Akhirnya, Roy menyadari bahwa dia sudah sangat mencintai Gina dan ia tidak dapat mengungkiri perasaannya lagi. Ia bercerita semua itu pada Gina. Dan mereka akhirnya pacaran. 
Tahun demi tahun berlalu Gina senang sekali bisa bersama dengan Roy terus menerus. Ia tidak ingin dipisahkan dengan Roy. Ia juga terus menerus berdoa kepada Tuhan agar Roy membaik dan sembuh dari penyakitnya. Memang keajaiban telah terjadi, semakin lama keadaan Roy semakin membaik. Gina bersyukur kepada Tuhan karena Tuhan telah mengurangi penyakit Roy.

Empat tahun kemudian, roy dinyatakan oleh dokter bahwa  leoimia Roy telah hilang. Ketika Gina mendengarnya ia langsung menangis karena bahagia dan ia terus mengucapkan terimakasih pada Tuhan. Roy juga sangat bahagia karena dengan kesembuhannya ia dapat menjaklani hidupnya lagi. Ia akan bersekolah bersama Gina. Roy juga berterimasih pada Gina karena Gina telah menemaniya terus sehingga ia tidak pernah merasa kesepian. Baginya Kesetiaan Gina telah membuat hidupnya berubah menjadi  lebih baik dari sebelumnya. Kesetiaan Gina telah mengalahkan segalanya.
 
oleh Vania Carla

Kamis, 28 Februari 2013

SENYUMANMU

 
 
Senyumanmu itu.........
Mengingatkanku akan seseorang
Akan orang yang mencintaiku
Akan orang yang menyayangi
Jika kulihat senyumanmu itu
Kuteringat akan Ibuku
Yang selalu menyayangiku
Yang kusayang, Kuhormati
Walaupun aku sering marah-marah
Tanpa alasan yang jelas,
Selalu kulihat senyuman itu
terpancar dari dirinya
yang baik hati itu

Senyumanmu itu
Juga mengingatkanku akan seorang sahabat
Sahabat yang tiada duanya
Sahabat yang selalu menemaniku
dalam duka maupun senang
Dia telah memberiku semangat lebih
di dunia yang luas ini
Dia selalu tersenyum
waktu aku senang
Dia juga selalu memberikau
harapan tuk s'lalu berjuang

Senyumanmu itu
ternyata sangat membuatku senang
Senyuman itu seperti senyuman
seorang Ibu dan Sahabatku
Kuingin terus melihat senyumanmu
yang terpancar di wajahmu



Rabu, 13 Februari 2013

KELUARGA BESAR GURU-KARYAWAN-SISWA KATOLIK TNH RAYAKAN NATAL DI GEREJA SANTO YOSEF

Perayaan natal agama Katolik tahun 2012 ini diadakan oleh SMP TNH pada tanggal 16 Januari 2013 jam 08.00 di Gereja Santo Yosef. Siswa-siswa yang menghadirinya sangat banyak seperti anak SD dari kelas 1-6, anak SMP dan SMA. Beberapa dari mereka sudah ditugaskan oleh guru mereka yang bernama " Pak Petrus ". Pak Petrus menugaskan mereka sebagai lektor, koor dan lain-lain.

   Pada waktu perayaan akan berlangsung, Pak Petrus menyurus anak-anak mematika HP mereka, karena saat misa berlangsung tidak boleh satu anak pun yang bermain HP. Siswa-siswa yang hadir pada saat itu mengikuti misa dengan tertib dan tenteram. Mereka mendengarkan beberapa bacaan dengan tenang, diantaranya adalah bacaan Injil.

     Para petugas juga mengerjakan tugas-tugas mereka dengan baik, contohnya koor. Mereka yang bertugas sebagai koor adalah murid SMP dan SMA TNH. Mereka berhasil menyanyikan semua lagu yang telah disiapkan dengan baik dengan bantuan dirigen. Dirigen itu bernama " Ce Lidya ". Ce Lidya adalah salah satu siswa SMA TNH yang ditugaskan sebagai pelatih anak-anak koor dan dirigen. Dia mengajarinya dengan baik dan sabar sehingga anak-anak yang mengikuti koor dapat menampilkan yang terbaik.

 Acara-acara perayaan natal seperti pada waktu misa biasa. Tetapi pada misa kali ini rsanya terlihat beda karena misa ini merupakan misa yang seru bagi kami. Kami bisa berkumpul bersama dengan merayakan natal bersama-sama di gereja.Sampai pada waktu misa selesai kami masih merasakan senang. Kami foto bersama setelah itu. Kami juga menerima bingkisan makanan waktu keluar dari gereja. Itulah pesta natal bersama kami.....

Vania Carla Devina
     7c     

Kamis, 10 Januari 2013

CITA-CITAKU

Suatu hari, aku bertemu dengan seorang wartawan. Wartawan itu bernama Dalia. Dia sekarang telah menjadi sahabatku, walaupun sebenarnya dia sudah berumur 25 tahun, sedangkan aku baru berumur 12 tahun. Aku bertemu dengannya waktu aku masih SMP. Selain menjadi sahabatku, dia juga seperti kakakku. Aku memanggilnya dengan sebutan " Kak ".

    Kak Dalia adalah seseorang yang sangat baik, dia juga mengajarkanku banyak hal, termasuk bagaimana cara menjadi wartawan yang pintar. Aku juga sering ikut kak Dalia meliput berita dimana saja. Dari situ kujadi suka sekali meliput.Aku di sekolah juga mengikuti eskul jurnal. Aku suka sekali mengarang cerita begitu juga membuat berita dan menulis puisi.
    Pada suatu saat, aku diperintah seorang guru untuk membuat berita tentang kemacetan di Jakarta, lalu aku membuatnya sebagus mungkin sesuai apa yang diajarkan Kak Dalia padaku. Ternyata setelah aku memasukkannya ke email sekolahku dan dibaca oleh guruku aku diminta untuk mengikuti sebuah lomba jurnal di Surabaya. Kata guruku beritaku sangat bagus. Mendengar hal itu aku sangat bahagia dan langsung bercerita pada Kak Dalia. Kak Dalia juga senang sekali.
    Aku mengikutinya 1 bulan kemudian. Pada saat aku mempersiapkan lomba itu, Kak Dalia dengan senang hati mengajariku. Dia mengajariku dengan sabar dan tips-tips untuk menulis karangan yang bagus dan memanfaatkan apa yang ada di sekitarku. Dia juga ingin aku menang dan bisa membanggakannya. Aku juga dilatih oleh guru-guru pembinaku sehingga aku bisa menulis berita, cerita, dan puisi lebih baik lagi.
    Akhirnya saat akan lomba, aku berdoa terlebih dahulu agar aku menang. Saat mengarang aku juga mengikuti apa yang diajarkan oleh Kak Dalia dan guruku. Aku mengerjakannya dengan sebaik mungkin agar sekolahku tidak kalah.

    Setelah perlombaan dilaksanakkan, 4 jam kemudian hasilnya dibacakan. Wah, sungguh tegangnya aku, aku takut sekali kalau sekolahku kalah karena karanganku jelek. Saat juri membacakan juara 3, ternyata bukan sekolahku. Perasaanku jadi tambah kacau. Beberapa menit kemudian juri lainnya  membacakan juara 2. Wah betapa kacaunya aku saat mendengar kata-kata juri tersebut : " Juara 2 nya adalah......... Dea Pranita dari SMP Mutiara. ". Juaa 2 itu juga bukan namaku. Dalam hati aku sudah pasrah. Tapi sesaat kemudian juri membacakan juara1. Kata juri itu : " Sekarang waktunya untuk mengumumkan juara1. Juara 1 adalah perwakilan dari... SMP Taruna... Vivi Ariana. ". Betapa terkejutnya aku, namaku dipanggil oleh juri. Aku adalah pemenang perlombaan jurnal ini. Wah, senangnya aku begitu juga dengan Kak Dalia dan guruku. Aku kemudian berterimakasih pada mereka karena telah membimbingku.
     Setelah perlombaan itu, aku kemudian bercita-cita menjadi jurnalis atau wartawan. "Terimakasih Kak Dalia kau telah membantuku menemukan cita-citaku. Aku janji akan menjadi sepertimu. " Kataku dalam hati dengan riang.
                                                                                                                        Vania Carla Devina                                                                                                                                    7C


Kamis, 18 Oktober 2012

Seragam Sekolahku

Seragam Sekolahku...
Kau bersih
bagai cahaya kemilau menerpaku
Kau dipakai semua siswa
Ketika mereka bersekolah
karna itu pula mereka bosan memakaimu

Seragam Sekolahku...
Kau kadang kau tak disukai orang
Kau juga dianggap buruk dan membosankan
Tapi kau sangat berguna bagiku
kau laksana matahari yang menerangiku

Seragam Sekolahku...
Walaupun kau dianggap tak penting oleh sebagian orang
Tapi kau t'lah tunjukkan ke banyak orang
bahwa kami adalah seorang siswa

Seragam Sekolahku...
Kau t'lah tunjukkan pada kami
bahwa kau memiliki banyak manfaat
Terimakasih seragam sekolahku
Kau sungguh indah...

Kamis, 27 September 2012

LAPORAN PERJALANAN SELAMA REKOLEKSI DI POHSARANG

Para siswa SMP TNH yang beragama Katolik melaksanakan kegiatan rekoleksi  pada tanggal 22-23 September 2012.  Mereka berjumlah kira-kira 48 anak. Pada pukul 13.00 mereka berangkat. Oleh karena itu, mereka sudah harus berkumpul di sekolah sebelum jam 13.00. Mereka didampingi oleh beberapa guru yang berasal dari SMP TNH, seperti Pak Petrus, Pak Jaka, Pak Dion, dan Bu Jessica. Pak Petrus memimpin doa sebelum berangkat menuju Wisma Betlehem, Posarang. Setelah berdoa mereka berangkat dengan menaiki 1bus dan 1 ELV. Beberapa siswa ada juga yang membawa mobil.

        Setelah sampai di Wisma Betlehem, mereka segera mencari dan masuk kamarnya. Maklumlah mereka sudah sangat capai, karena perjalanan dari Mojokerto-Posarang kira-kira 4 jam. Pak Petrus juga memperbolehkan para siswa untuk istirahat kira-kira 1 jam. Mereka lalu menggunakan waktu tersebut untuk mandi dan beristirahat sejenak.

        Setelah ada bunyi bel yang menunjukkan para siswa sudah harus menjalani kegiatan rekoleksi kembali, mereka segera m,enuju tempat makan. Di ruang makan mereka memakan snake. Selesainya mereka langsung menuju aula untuk menjalani kegiatan selanjutnya. Di aula mereka berdoa. Doa itu dipimpin oleh Pak Petrus. Ketika doa sudah selesai, para siswa langsung pergi ke ruang makan untuk makan malam. Setelah itu, mereka diijinkan beristirahan walaupun cuma sekitar 10 menit.

     Pada pukul 20.00, mereka melaksanakan melihat film yang berjudul Indah Pada Waktunya. Melihat film itu tidak cukup lama karena hanya memakan waktu sekitar 2 jam. Kemudian para siswa pergi ke Gua Maria yang terletak kira-kira 100-200 meter dari wisma. Mereka berdoa rosario di depan patung Bunda Maria. Selesai berdoa para siswa nengambil air suci yang terletak tidak jauh dari patung Bunda Maria.

        Setelah itu, mereka pulang. Ada juga yang masih ingin berjalan-jalan. Tetapi kebanyakan dari mereka langsung pulang dan menuju ke kamarnya. Mereka yang menuju kamarnya bukan ingin tidur, tetapi mereka bermain dengan HP mereka masing-masing. Bahkan ada yang begadang sampai jam 01.00 atau lebih.Mereka mengobrol dengan teman lainnya yang juga belum tidur. Padahal mereka besoknya sudah harus bangun pagi.

            Keesokan harinya, kebanyakan dari siswa-siswa itu bangun pukul 05.00. Karena mereka sudah,harus melakukan kegiatan selanjutnya pukul 06.00. Setelah mereka bersip-siap, mereka segera pergi ke aula. Mereka melaksanakan doa pagi. Selesainya mereka boleh makan pagi. Kegiatan-kegiatan lainnya dijalanidengan baik dan tertib. Salah satunya pada waktu missa di gereja. Mereka menjalaninya cukup baik,walaupun bahasa yang digunakan pada waktu misa adalah Bahasa Jawa. Kebanyakan dari mereka tidak mengerti, tetapi mereka tetap mau missa. Setelah misa mereka boleh belanja.

        Selesainya belanja mereka makan siang dan kemudian pulang. Mereka harus di dalam bus atau ELV lagi selama kurang lebih 4 jam. Tetapi ketika sudah sampai di sekolah kembali mereka bersyukur karena bisa selamat sampai di Mojokerto. Mereka juga senang bisa kembali ke rumahnya lagi dan berkumpul bersama-sama dengan keluarganya. Para siswa juga senang bisa mendapat pelajaran dari kegiatan rekoleksi ini.

                                                                                                        Vania Carla Devina
                                                                                                                    7C.

Kamis, 20 September 2012

MENJELANG UTS SEMESTER 1 TAHUN 2012/2013

Menjelang UTS 2012 di SMP TNH, para siswa mulai mempersiapkan semua yang perlu di pelajari. Saat jadwal pelaksanaan UTS dibagikan, banyak siswa kelas 7 yang mengeluh. Maklumlah mereka baru masuk SMP TNH.

   Untuk siswa kelas 7, UTS dilaksanakan pada tanggal 01 - 05 Oktober 2012. Hari pertama adalah IPS dengan Seni Rupa. Hari kedua adalah IPA dan Seni Rupa. Sedangkan hari ketiga adalah Bahasa Inggris dan Agama. Pada tanggal 04-09-2012 adalah Bahasa Indonesia dan PKN. Dan yang terakhir adalah Matematika dan Keterampilan.

    Ternyata banyak pelajaran tambahan di SMP yang tidak ada di SD. Contohnya, pelajaran IPS. banyak anak sudah menebak kalau bahan IPS pasti sangat banyak. Mereka sudah tahu, bahwa mereka harus mempelajari 4 buku, yaitu : Sejarah, Geografi, Ekonomi, dan Sosiologi. Tetapi, untungnya pelajaran Sosiologi dan Geografi, bukunya digabung menjadi satu. Jadi mereka hanya mempelajari 3 buku.

    Selain IPS, IPA juga merupakan pelajaran tambahan yang sulit bagi mereka. IPA ada 2 buku di semester I. Di antaranya adalah Biologi dan Fisika. Biologi dan Fisika memang sudah ada sejak SD. Tetapi, pelajran Fisika di SMP ini berbeda dengan yang di SD. Fisika di SMP ini merupakan pelajaran dengan rumus hitung-hitungan. Kita harus menghafalkan rumus itu kalau kita ingin bisa.
      Begitu pula dengan pelajaran-pelajaran lain, ada yang susah dan ada yang mudah.Mungkin semua siswa kelas 7 harus menyicil semua pelajaran itu berhari-hari. Wow, ternyata banyak juga pelajaran yang sulit ya... .

                                                                                                                    Vania Carla D.                                                                                                                            7C

HADIAH DARI IBU UNTUKKU

Pada suatu hari , aku sedang memandang indahnya alam di teras rumahku. Aku berpikir bahwa Tuhan telah menciptakan keindahan ini untuk manusia, tetapi mengapa banyak orang tidak menyadarinya tapi malah merusaknya? Sementara aku lagi melihan pemansangan, tiba-tiba ada seseorang duduk di sebelahku. Aku kaget,tetapi kemudian aku tahu siapa yang membuatku kaget, dia adalah sosok perempuan yang cantik dan baik hati. Dia adalah ibuku. Ia bertanya kepadaku : " Lagi apa kamu? " jawabku : " aku sedang melihat pemandangan bu! Bu, boleh nggak aku mintak sesuatu? " " Memang kamu mau minta apa, jangan yang aneh-aneh ya, karena Ibu tidak mempunyai banyak uang." " Bu, sebenarnya aku ingin membeli hiasan untuk rumah kita agar terlihat lebih indah, Bu. " Jawabku. Lalu aku kembali melihat pemandangan alam lagi dan kulihat ibuku sedang merenung, aku tidak tau apa yang sedang dia pikirkan, tapi aku merasa sungguh bersalah. Aku tau kalo Ibuku tidak mempunyai uang, tapi aku malah minta yang ngak-ngak. Lalu aku meminta maaf kepada ibuku. Tapi, Ibuku malah bertanya, : " Memang hiasan seperti apa yang kau mau? " . Lalu  aku menjawab pertanyaan Ibuku dengan ragu, tapi Ibuku memaksaku,agar menjawab dengan jelas. Akhirnya aku mau menjawab dengan jelas : " Aku ingin hiasan tanaman hias di sepan teras rumah dan hiasan-hiasan lucu, bu. Tapi Ibu tidak usah membelikan, karena harganya sangat mahal, bu. "  " Ibu juga tidak tau,nak bisa membelikannya apa tidak, kemungkinan Ibu tidak bisa. Tapi kamu jangan terlalu berharap, ya. Ibu janji kalau mempunyai  uang banyak Ibu akan membelikannya untukmu. Kata Ibuku.  " Terima kasih, Bu. Aku sangat sayang pada Ibu." Kataku. Aku sangat senang karena  Ibuku tidak marah padaku. Lalu setelah itu, aku dan Ibuku masuk ke dalam. Aku bergegas masuk ke kamar dan belajar karena besok aku ada ulangan Bahasa Indonesia.

Keesokan harinya, kudengar ada seseorang yang memanggilku, ternyata itu adalah Ibuku. Dia menyuruhku bangun karena aku harus berangkat  ke sekolah. Setelah aku berpamitan pada Ibuku, aku berangkat ke sekolah. Aku ke sekolah dengan berjalan kaki. Sesampainya di sekolah, aku langsung masuk kelas dan belajar lagi. Ulangan Bahasa Indonesia dilaksanakan pada jam pertama, sehingga saat bel masuk, aku dan teman-temanku langsung mengerjakan ulangan. Aku mengerjakan ulangan dengan jujur dan teliti. Aku bisa mengerjakan ulangan dengan mudah karena aku sudah kemarin belajar.Setelah bel bunyi ulangan langsung dikumpulkan. Setelah itu aku mengikuti pelajaran dengan tenang. Saat bel pulang semua guru memperbolehkan semu siswa pulang, termasuk saya. Di rumah, Ibu bertanya padaku : " Apa kamu bisa ulangannya tadi ? " . Lalu kujawab : " Aku bisa, bu. ". Ibu dan Aku senang karena aku dapat mengerjakannya dengan baik.

Dua hari kemudian setelah aku mengerjakan ulangan, ulangan di bagi. Ulangan yang kukerjakan dua hari yang lalu, mendapat nilai 100. Nilaiku paling tinggi dari semua kelas. Wow, betapa senang hatiku. Aku tidak henti-hentinya mengucap syukur pada Tuhan Yang Maha Esa. Setelah pulang sekolah, aku bilang pada Ibuku bahwa nilai  BI ku mendapat nilai 100. Ibuku senang sekali. Lalu setelah itu, aku diijinkannya pergi ke rumah temanku, yang rumahnya tidak jauh dari rumahku. Aku bermain di rumah temanku selama 3 jam. Aku pulang dari rumah temanku jam 4 sore. Setelah sampai di rumah, betapa kagetnya aku, rumahku sudah berubah menjadi rumah yang lebih indah dari sebelumnya. Aku sempat berpikir , apa benar ini rumahku? Tapi pertanyaanku telah terjawab, setelah aku melihat Ibuku yang sedang bersantai di teras rumahku, yang kelihatannya sedang menunggu kedatanganku. Setelah aku berada di dekat Ibuku, aku bertanya kepadanya, siapa yang telah meletakkan semua tanaman hias di sini? Jawab Ibuku : " Ibu yang telah meletakkannya disini. " " Bagaimana bisa? " Tanyaku tidak pecaya. Jawab Ibuku lagi :  " Tadi, ada orang yang mau membeli semua dagangan Ibu, lalu Ibu teringat akan permintaanmu. Ini juga sebagai hadiah atas nilaimu yang bagus. Lagian Ibu juga sudah membeli semua yang kita butuhkan, jadi Ibu bisa membeli semua permintaanmu itu. ". Kataku pada Ibuku lagi : " Terimakasih ya, Bu. Ibu memang Ibu paling baik sedunia. ". Jawab Ibuku : " Sama-sama, nak.". Bagiku ini adalah hadiah terindah buatku. Terimakasih ya, Bu...........
Vania Carla Devina
   7C