Tampilkan postingan dengan label REDOMEIRE. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label REDOMEIRE. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 Januari 2017

QUOTES FOR DAYS

1.Do or do not there is no try.Because you only have 1 chance in the world

2.Aku tidak bicara soal jalan pintas, tapi aku bicara soal jalan melewatinya

3.Think before you act, think before you leap.
4. stupid, useless, empty brain is what we must dodge

5 Jangan diam saja. Buat mereka tahu keberadaanmu!

6. if you just believe, you can do anything

7  Jangan pertanyakan apa yang kau dapat dari orang lain, tetapi pertanyakan apa yang sudah kamu lakukan
    untuk orang lain



Kamis, 10 November 2016

JUMAT KELABU

Bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda, Jumat, 28 Oktober 2016, ada berita duka yang menyelimuti seluruh keluarga besar yayasan Taruna Nusa Harapan. Guru mata pelajaran seni rupa SMP dan SMA TNH, Bapak Tri Harijanto dikabarkan meninggal dunia pada pukul 02.00 WIB. Hal ini menyebabkan kesedihan dan duka mendalam yang dirasakan oleh keluarga, kerabat, dan anak didiknya. Penyebab  kematian beliau adalah komplikasi, serta penyakit seperti asam urat, jantung, dan diabetes.

Meninggalnya Bapak Tri Harijanto yang bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda membuat seluruh warga SMP dan SMA TNH mengikuti upacara sumpah pemuda dengan tertib. Selain itu, guru dari 4 agama turut memimpin doa. Semua itu dilakukan untuk mendoakan beliau agar amal prbuatan beliau diterima di sisi-Nya.

Karena kepergian Bapak Tri Harijanto, sekolah dipulangkan pukul 10.00 WIB dan sepulang sekolah siswa-siswi kelas 7B dan 9A melayat ke rumah Bapak Tri Harijanto. Siswa dan siswi yang melayat masih bisa melihat jasad Bapak Tri Harijanto, karena rencananya beliau akan dimakamkan pukul 13.00 WIB.




Kamis, 27 Oktober 2016

KASIH

Ia menyatukan
Semua elemen kehidupan
Mulai dari angan
Sampai dengan khayalan

              Tidak bisa dikekang
              Tidak dapat hanya dipajang
              Apalagi diguncang oleh
              Kebencian yang menerjang terjang

Ia abadi
Ia selamanya
Kecuali jika ada hari akhir
Ya, kiamat yang menghancurkannya

              Setidaknya berilah ia
              Kesempatan untuk
              Menyatakan dirinya sebagai
              Cinta....

Kamis, 20 Oktober 2016

PANGGILAN HATI

Dia ambil alat kebunnya itu
Ingin membentuk sebuah karya
Dengan rasa penuh cinta
Yang ada dalam lubuk hatinya

                      Dia pendam rasa itu
                      Rasa itu, ya rasa itu
                      Cinta dari seniman kepada
                      karya karyanya yang sangat
                      Melegenda
                     

Fyuhh jadilah
Rangkaian cintanya terlihat
Pada karyanya yang hebat
Yang sama sekali
Tidak dibuat buat                     

                        Suara dari perkakas yang
                        Memecah gendang telinga
                        Menggembar gemborkan
                        Insan yang mendengarnya

Dan sekali lagi jadilah
Jadilah karya yang mereka ingin
Jadilah lagi dan jadilah
Legenda...

                        Entah mengapa
                        Setelah karyanya seolah olah
                        Habis dimakan usia
                        Tetaplah Ia
                        Membuat apa yang ia inginkan

Kamis, 15 September 2016

Qurban di SMP TNH

Pada Tanggal 12 September 2016 diadakan Sholat Idul Adha dan penyembelihan hewan Qurban. Acara itu dimulai pada pukul 6 pagi. Para siswa dan siswi SMP TNH berkumpul di lapangan basket SMP/SMA TNH untuk melaksanakan Sholat Idul Adha. Sebelum itu, para siswa melantunkan kalimat takbir. Setelah sekitar 15 menit berlalu, Sholat pun dimulai. Sholat ini berdurasi kurang lebih 20 menit. Beberapa siswa pulang setelah sholat dilaksanakan sementara itu beberapa siswa yang lain melihat proses penyembelihan hewan qurban. Hewan qurban terdiri dari 1 ekor sapi dan 5 ekor kambing.

kambing Disembelih terlebih dahulu. Sebelum kambing disembelih, tukang jagal membuat liang tanah sebagai tadah untuk darah qurban. Kambing langsung disembelih di tempat tersebut. Menyembelih pun bukan dengan cara sembarangan. Menyembelih hewan harus dengan pisau yang amat tajam. Selain itu menyembelih harus dengan satu arah agar hewan tidak tersiksa. Acara dilanjutkan dengan prosesi penyembelihan sapi. Setelah semua hewan qurban disembelih. Para guru dan karyawan lainnya membantu memotong dan mengemas daging kedalam kantong platik.

Kamis, 25 Agustus 2016

THE PROMOTION

     Nantikan cerita saya dalam empat trilogi cerita Gladius :
    
1. Gladius si Raja Pedang

2. The second Story of Gladius : Gladius Bersama Pak Tua

3. Coming soon !

4. Coming soon!

Saya berjanji akan memberikan dan menuangkan yang terbaik dalam cerita saya. Mohon dukungannya!

Selasa, 23 Agustus 2016

THE SECOND STORY OF GLADIUS : GLADIUS BERSAMA PAK TUA

    Aku adalah seorang ksatria yang hebat....aku adalah....

     ''Hey, bangunlah anak muda!'' Gladius siuman dan masih menganggap dirinya seorang ksatria. "Kau bukan ksatria!" kata seorang tua disebelahnya. "Kau hampir tenggelam di sungai. Ternyata kau tidak bisa berenang, ya!". Gladius heran dan bertanya - tanya siapa orang yang ada di sebelahnya itu. "Kau siapa?"
Orang itu hanya terdiam dan kemudian mengucap tiga kata : "Aku tidak tahu".

      Mereka kemudian sedikit bercakap - cakap sementara Pak Tua itu mengambilkan secangkir minuman alami. Pak Tua itupun langsung  menyuruh Gladius meminum ramuan itu. "Pweeh, hey, apa kau mau membunuhku dengan ini?". Orang itu diam lagi. "Cepat bantu aku mengalahkan petarung yang telah mengalahkanku 2 hari lalu!". Si Tua itu menolak permintaan Gladius dengan 3 kata: "Aku tidak mau.''

      Gladius berkata lagi" Ada apa denganmu Pak Tua?" Gladius meledek lagi. "Mengapa kau tidak mau menolongku? Tolonglah Pak Tua." Lagi lagi orang tua itu menjawab permintaan Gladius dengan 3 kata: "Aku tidak mau. Dalam hatinya, Gladius berkata "rasanya aku deja vu dengan orang ini. Tapi dimana, ya? Rasanya aneh juga. Aku tiba - tiba di sini dan bertemu dengan orang keren ini. Kalau dipikir-pikir rasanya aneh sekali."

      "Kenapa bengong saja? Tenanglah. Besok kau ikut aku ke Gunung Olympus itu. Kita mengheningkan cipta disana." Gladius membalas "Besok, tapi aku lelah. Lihat kakiku, terkilir." Kakimu utuh kan?Ada dua kan? Jadi jangan mengeluh!" Gladius sungguh jengkel dengan orang itu. "Dasar, dia terus saja mengejekku."

       Tibalah saat malam hari. Gladius sangat mengantuk dan ia butuh tidur sekarang. Tapi,Gladius tidak ingin tidur. Ia tidak ingin tertidur karena ia sudah menghabiskan harinya di ranjang. Tiba tiba ia melihat api. Api yang sangat besar sehingga rumah pun  dibakarnya. Gladius berteriak "Pak tua, tolong aku!" Gladius melihat sesosok bayangan mendatanginya. " Untung kau disini pak tua. Ternyata, ia bukanlah bayangan yang dia harapkan. Dia adalah sesosok bayangan besar dan bersenjatakan pedang rantai. Dari punggungnya samar samar keluar bunyi " Sacoles agung." Gladius ketakutan. Giginya berderit.

       "Hahaha, Gladius. Engkau akan berakhir di sini." Sacoles memutar pedang rantainya. Gladius menghindar. Pedang itu hanya mengenai ranjangnya. Ranjang itu berubah menjadi abu. Gladius semakin takut.  Pak tua yang berada di belakang sacoles langsung mengepalkan sebelah tangannya dan memukulkannya ke punggung Sacoles agung. Sacoles mengaduh kesakitan. Sacoles mengayunkan pedang rantainya ke arah pundak Pak Tua. Seketika itu pundak pak tua berubah menjadi abu. Si pak tua kembali mengerahkan jurusnya. "Aku memanggil kekuatan kebaikan di muka bumi. Datanglah.. padaku" Tangannya yang terkepal seketika bercahaya. Pak tua memukulkan tangannya ke dada  Sacoles. Sacoles meraung raung kesakitan dan langsung terpental entah mengarah ke mana.

       "Wuih, hebat kau Pak tua." Pak tua itu lagi lagi tidak berkomentar. Seketika api, pak tua dan ranjangnya hilang. Kemudian terdengar suara "Nak, bangunlah. Kita akan mendaki gunung Olympus!" Ah, ternyata itu hanya mimpi. Tetapi, kenapa mimpi itu terlihat seperti nyata, ya? Dan lagi kenapa Pak tua ada di situ dan diam diam menolongku." Gladius terheran heran. Dan siapakah orang itu yang mengaku bernama Sacoles? Bagaimana cerita kelanjutannya? Tunggulah kisah lanjutannya.

To Be Continued

Kamis, 18 Agustus 2016

PANCA LOMBA, MALU, DAN JIMAT

    SMP TNH menyelenggarakan berbagai lomba dalam perayaan HUT RI ke-71. Saya mengikuti salah satu lomba dalam perayaan HUT. Saya mengikuti panca lomba. Akan saya ceritakan bagaimana pengalaman saya dalam lomba pada Selasa, 16 Agustus 2016 ini.

    Panca Lomba adalah suatu lomba dengan memakai tenaga atau kekuatan. Bukan itu saja, lomba ini juga memakai kekompakan antar anggota kelompok. Lomba ini terdiri dari balap karung, balap bakiak, balap kelereng, memasukkan pensil dalam botol, dan yang terakhir lomba makan kerupuk.

    Saya satu kelompok dengan Michael A.S. dan Albert T. dari kelas VIII A. Kami mengatur bagian lomba masing masing anggota. Michael dengan lomba makan krupuk, Albert mendapat bagian memasukkan pensil sementara saya mendapat bagian balap kelereng  dan balap karung sedang lomba bakiak kami bertiga yang mengikuti.   
 
    Memang kelihatannya mudah tetapi tidak semudah kelihatannya. Itulah yang menjadi salah satu kendala kami dalam lomba. Saat saya berlomba karung dengan lawan, saya terlalu menarik karung saya. Akibatnya, kaki saya terlipat dan saya pun jatuh ke tanah. Pak Andre yang menjadi MC acara saat itu langsung tertawa melihat saya terjatuh. Untuk menutupi rasa malu saya, saya cekikikan sendiri dan langsung berlomba bakiak yang menggunakan kekompakan. Kaki kaki kami harus bersamaan digerakkan. Saya pula yang harus memberi komando kanan kiri berkali-kali. Saat itu saya sepertinya salah mengucapkan komando sehingga Albert dan Michael jatuh berurutan. Kami harus segera bangkit karena lawan kami sudah mencapai lomba masukkan pensil sementara kami masih lomba kelereng.

   Saya mempercepat laju saya saat lomba kelereng. Akhirnya, saya sampai pada Albert yang menunggu saya untuk menepuk pundaknya karena syarat Albert memasukkan pensil adalah harus menepuk pundak Albert terlebih dahulu baru nanti saat Albert menyelesaikan tugasnya, Ia harus menepuk pundak Michael.

    Lawan kami saat itu sudah memakan kerupuk. Albert yang baru saja menyelesaikan tugasnya langsung menepuk pundak Si Michael. Michael langsung memakan krupuk kesayangannya itu. Lawan kami saat itu hanya menjilati krupuknya sementara saya membisiki Michael cara cepat memakan krupuk. Caranya adalah saat gigi sudah menggigit krupuk, maka krupuk itu jangan dilepaskan. Terus masukkan krupuk itu ke mulut.
Michael langsung menerapkan jimat dariku tadi. Tidak kusangka krupuk itu telah habis. Kami pun langsung dinyatakan sebagai pemenang.

             

Kamis, 04 Agustus 2016

Dampak Pokemon GO di SMP TNH

     
         Pokemon Go, game yang baru rilis di sejumlah negara ini langsung banyak peminatnya. Walaupun belum rilis di Indonesia, tetapi sudah banyak orang Indonesia yang memainkannya. Tampak terlihat banyak juga siswa-siswi SMP TNH yang ikut mencoba permainan ini. Mereka seolah terobsesi dengan "wabah" yang satu ini. Kadang ada pula siswa yang memainkannya saat jam pelajaran sudah dimulai, peristiwa ini jelas mengganggu proses belajar mengajar di kelas karena perhatian siswa jadi terarah pada Smartphone.

      Game yang satu ini menantang siswa untuk berkeliling sekitar dan mencari Pokemon. Terkadang kalau kita mengajak siswa yang bermain Pokemon berbicara, kita tidak akan dihiraukan olehnya. Selain itu, bila saat berjalan tidak hati - hati akan menimbulkan masalah yang tidak kita inginkan terjadi, seperti menabrak orang lain, tersandung, dll.

      Tetapi dampak baik dari game ini adalah membuat orang terpaksa berjalan dan tidak berdiam diri di rumah sehingga bisa mengeluarkan keringat. dan membuat tubuh sehat.

PBB

        Hari Kamis, 3 Agustus 2016, SMP TNH mengadakan pelatihan baris-berbaris untuk persiapan lomba gerak jalan pada tanggal 12 Agustus 2016. Lomba ini diadakan Pemerintah Kota Mojokerto, dalam rangka HUT RI ke-71. SMP TNH menyertakan 17 siswi dan 17 siswa. Pelatihan ini adalah latihan pertama yang diadakan di Lapangan Basket SMA di tengah terik matahari. Walaupun latihan ini adalah latihan dadakan, semua perserta mengikuti pelatihan dengan baik, sehingga pelatihan ini berjalan lancar. Pak Andre yang bertugas melatih siswa-siswi. Pelatihan ini dimulai dengan pelatihan jalan di tempat, langkah tegap maju, dan hormat. Setelah latihan selesai, siswa-siswi diperkenankan kembali mengikuti pelajaran. Pelatihan akan dilanjutkan esok hari.

Selasa, 07 Juni 2016

TOUR KELAS 9 HARI KETIGA

Pada hari ketiga saya bangun pukul 04:30 pagi dan saya segera mandi dan mengemasi semua blocks and items saya.lalu saya menunggu Alex bangun sampai sekitar pukul 06:00 pagi saya membangunkan Alex, tetapi Alex tidak sadarkan diri dan mukanya tampak pucat kemerahan. saya mencoba untuk membangunkan Alex sampai 4 kali untuk mengingatkannya bahwa hari ini adalah hari terakhir sekolah kami mengadakan  tour di Bali. tetapi Alex tetap tidak bergeming sedikitpun. saya segera keluar dari kamar untuk mencari pertolongan, di dekat kolam renang saya bertemu dengan Michael dan Jevan saya menanyakan kepada Michael apa dia memiliki benda yang hangat, saya mengira Alex terkena Hipotermia karena sebelumnya dia mengeluh kedinginan. lalu Michael menemani saya ke kamar dan sesampainya di kamar Alex sudah bangun dan dia segera menuju ke kolam renang dan berenang bersama Jevan di sana. pukul 07:00 pagi Alex kembali ke kamar dan mandi lalu di melanjutkan mengemasi semua blocks and items bawaannya. setelah selesai membereskan semua barang kami di kamar. kami menuju ke lobi hotel dan menaruh tas dan koper kami di lobi hotel. saya menemani Alex ke Circle K. dia membeli 3 kaleng minuman soda di sana dan memberikan 1 kaleng kepada saya. Lalu kami kembali ke hotel. Sesampainya di hotel, saya bertanya apakah minuman ini mengandung alkohol dan Alex berkata tidak. Jadi saya duduk, membuka kaleng minuman, dan meminum isinya. Namun, sekitar 10 menit kemudian, kepala saya terasa pusing dan pandangan saya berputar. Saya duduk untuk makan. Sesudah sarapan, saya bertanya lagi pada Alex minuman itu ada alkoholnya atau tidak. Alex tetap berkata bahwa tidak ada alkohol dalam minuman itu. Saya sudah curiga, karena pada kemasan tertulis terdapat kandungan wheat dan barley dalam minuman tersebut. Setelah itu,dalam kondisi kepala masih pusing, saya mengembalikan kunci kamar pada resepsionis dan naik ke mobil, yang mengantar saya ke tempat bis diparkir. Sampai di bis, saya langsung duduk dan berkata pada teman saya kalau setelah saya minum soda, kepala saya pusing. Lalu Bima berkata bahawa pada minuman tersebut terdapat alkohol. Bima lalu memberi saya air mineral. Namun kepala saya tambah pusing setelah minum air mineral. Di dekat situ, ada minimarket. Maka Bima menyuruh Fifi dan Cantika untuk mencari susu di sana, sementara Bima dan Lala tetap di bis bersama saya. Setelah Fifi dan Cantika kembali membawa susu, saya segera meminumnya. Saya langsung merasa baikan. Setelah itu kami melanjutkan perjalanan ke Bedugul.
Perjalanan tersebut memakan waktu kurang lebih 2 jam dan saya tertidur di bis. sesampainya di Bedugul, kami langsung menuju ke Danau Beratan yang terletak di sana sementara yang lainnya ada yang menuju ke Danau untuk menaiki speedboat yang disewakan di sana untuk mengelilingi danau. saya berkumpul dengan Pak Andre, Bu There dan Bu Tien dan berfoto bersama.
1 jam kemudian kami kembali ke bus dan melanjutkan perjalanan menuju ke Resto Mutiara Sari untuk makan siang. sesampainya di Resto Mutiara Sari pukul 11:30 kami langsung makan siang di sana. pada pukul 12:00 setelah makan siang, kami kembali ke bus dan melanjutkan perjalanan menuju ke Joger Baturiti di sana kami disambut oleh keramaian pengunjung Joger dari seluruh penjuru Nusantara walaupun resiko terpisah dari rombongan di Joger sangat besar saya tetap menyempatkan membeli oleh-oleh untuk keluarga di rumah selanjutnya, ketika saya akan membayar di kasir, saya bertemu kawan saya Eugene dan kami menunggu antrian yang tampak tak ada habis nya. Saat asyik menunggu, terdengar pengumuman bahwa pengunjung yang membeli 2 pieces dapat menuju ke kasir depan. Saya pun langsung menuju kasir tersebut untuk melakukan pembayaran. Sesampainya disana, saya mendapati antrian yang panjang tetapi lebih pendek dibanding antrian saya sebelumnya. Setelah saya melakukan transaksi, saya pun kembali ke bus.
Setelah meninggalkan keramaian di Joger Baturiti, kami melanjutkan perjalanan ke Tanah Lot. Sesampainya disana, kami disambut hangat oleh pemandangan Sunset di Tanah Lot. Tanpa banyak basa-basi, kami pun langsung berpencar mencari lokasi foto dan selfie. Pukul 18.00, kami mengucapkan selamat tinggal pada lokasi itu seraya menikmati romansa sang surya yang kembali ke peraduannya.
Sesampainya di bus, kami langsung melanjutkan perjalanan kembali ke Mojokerto. Pukul 20.00 bus berhenti di Resto Soka Indah. Rombongan pun turun untuk menyantap buffet terakhir di Pulau Bali. Setelah memuaskan nafsu makan, kami pun kembali ke bus. Kami melanjutkan perjalanan hingga sampai di Pelabuhan Gilimanuk. Setelah menunggu selama kurang lebih 1 jam, kami dipanggil naik ke kapal ferry pada pukul 00.00. Rombongan pun turun dari bus namun lucunya, saat mayoritas anggota rombongan telah turun dari bus, sahabat saya Alex masih tertidur di kursi belakang. Untungya ia segera turun setelah dibangunkan oleh kru Butterfly Tour and Travel.
Di atas kapal, kami langsung menempati kursi-kursi yang tersedia di dek penumpang. Setelah terisi penuh, kapal pun berangkat. Selang 30 menit setelah berangkat, kami pun sampai di Pelabuhan Ketapang. "Akhirnya sampai di tanah Jawa!", seru sahabat saya Dicksen. Kami pun segera menuju bus kami untuk menyelesaikan Grand Tour kami. Pukul 2.30, suasana bus 2 yang sepi dirombak oleh sahabat saya Dicksen. Ia mulai bernyanyi sendiri lalu perlahan-lahan mayoritas anggota rombongan ikut bernyanyi. Suasana pun menjadi hidup dan mengharukan. Sayangnya, pemimpin redaksi Warta TNH tidak hadir untuk mendokumentasikan kejadian tersebut karena telah tiba di kediamannya di Mojokerto. Pukul 3.00, mayoritas pelajar di bus 2 telah terlelap di gelap malam karena lelah akibat perjalanan. Namun, sahabat saya Dicksen masih terjaga seraya menikmati ketenangan malam hari. Pukul 05.00, sinar sang surya mulai menyingsing dari ufuk timur. Tiada yang terjaga saat itu, tiada kecuali beberapa individu yang sengaja tak tunduk pada kadar hormon melatonin yang meningkat. Salah satunya adalah sahabat saya Dicksen. Pukul 09.00, kami tiba di sekolah kami, SMP Taruna Nusa Harapan Mojokerto. Kedatangan kami di sambut hangat oleh anggota keluarga dan sahabat-sahabat adik kelas kami. Hal itu menjadi resolusi  Grand Tour kami ke Bali.                                     Berita ini disusun oleh:
1.Pemimpin redaksi Warta TNH, Toni Kristiandaru Wicaksono, kelas 9B
2.Cherish Ravella Khoswanto, siswa kelas 8C
3.Billy Agustian Dharmawan, siswa kelas 8C
4.Alexander Kosasih, siswa kelas 9A
5.Dicksen Alfersius Novian, siswa kelas 9A
6.Ivan Bimantoro Wachid, siswa kelas 9B

Senin, 06 Juni 2016

TOUR KELAS 9 HARI KEDUA

Pada tanggal 18 Mei 2016 Saya bangun pukul 05.00 dan bersiap-siap, sementara Alex masih tidur. Saat Alex bangun, ia mengeluh hidungnya buntu, dan kedinginan. Namun, anehnya, ia segera pergi ke kolam renang dan berenang.
Pada jam 07.00, kami semua makan pagi di hotel dan langsung pergi ke DMZ Trick Art Museum. Sesampainya di sana, kami mendapatkan tiket dan langsung masuk ke dalam. Di dalam, kami berfoto-foto. Sekitar jam 10.00 kami meninggalkan DMZ dan menuju Bali Cultural Center.
Perjalanan ke BCC memerlukan waktu kurang lebih 90 menit. Dalam perjalanan, saya tertidur. Sesampainya di BCC, banyak siswa yang menuju ke toilet termasuk saya. Di dalam, kami menikmati atraksi Barong, tari-tarian, dan tari Joget yang menggambarkan perasaan sukacita petani menanen padi. Pada saat itu, teman-teman saya, Nio, Angel, Junaidi dan Pak Andre, dipanggil untuk ikut menari. Saat itu saya benar-benar takut sehingga tidak berani memotret. Setelah itu kami makan siang di cafetaria di BCC. Sembari menikmati makan siang, kami melihat atraksi topeng monyet. Saya dan teman-teman ikut berfoto bersama. Setelah itu kami kembali ke bis dan melanjutkan perjalanan menuju ke krishna.
Sekitar jam 4 kurang saya sampai di Krishna Gallery. Kami mencari oleh-oleh. Banyak yang membeli baju, sementara saya membeli oleh-oleh untuk keluarga saya. Kami keluar dari Krishna Gallery pukul 16.30, dan makan malam di Resto Kemangi. Kami selesai makan jam 18.00, dan menuju ke hotel.
Sesampainya di hotel, para siswa bebas beraktivitas. Saya berniat mengunjungi sepupu saya, tapi tidak jadi. Saat itu saya mendengar bahwa Bu There akan keluar untuk mencari minuman hangat. Ternyata, Pak Andre, Bu There, dan Bu Tin menuju ke Discovery Mall. Sesampainya di sana, bukannya mencari minuman hangat, guru-guru malah mencari baju untuk oleh-oleh. Selanjutnya, Bu There melihat-lihat sepatu dan jenis-jenis baju yang ada di sana. saat itu saya bertanya kepada Pak Andre. "Pak, bukannya Bu There tadi bilang mau mencari minuman hangat" lalu Pak Andre menjawab. "Wanita itu memang begitu Toni. kalau berbelanja, rasanya sudah seperti minum wedang jahe". lalu kami melanjutkan menemani Bu There melihat lihat sepatu. pada saat kami akan keluar, kami bertemu dengan Grup Junaidi dan William. Setelah kami keluar, Pak Andre mengajak kami berfoto didepan Discovery Mall.  Setelah puas berfoto, kami melanjutkan perjalanan mencari minuman hangat untuk Bu There. Tiba-tiba, Pak Andre berinisiatif mencari bakso. Setelah berjalan agak lama, kami tidak menemukan tanda-tanda adanya bakso. Kami pun melanjutkan perjalanan sampai ke Kuta Square.  Di sana, kami menemukan sebuah gerai KFC. Dengan antusias, kami menerjang masuk untuk menikmati udara dingin di sana. Agar tetap etis, Bu There membeli makanan yang di jajakan di sana. Seusai mendinginkn diri, Ibu Tien berkata,"Kita mbalik nang hotel numpak taksi wae!". kami pun segera mencari taksi di hiruk pikuk malam Kuta Square. setelah beberapa lama, kami mendapat taksi. Beruntungnya, supir taksi kami juga berasal dari tanah Jawa tepatnya Jember sehingga bahasa tidak menjadi masalah. Namun sayang, keramaian Kuta Square membuat supir kami harus mengambil rute yang lebih jauh untuk kembali ke hotel.
Sesampainya di hotel, saya disambut oleh kawan saya Alex yang kebingungan mencari kunci kamar kami. Saya pun memberikan kunci kamar kepada Alex. Setelah Alex menerima kunci kamar, kami pun masuk ke kamar. Karena merasa kotor, Alex ingin mandi lagi. tetapi Alex tiba tiba berubah pikiran dan dia keluar menuju ke kamar Jevan dan bermain di sana lalu dia keluar menuju ke kamar Jihan bersama Owen dan Jevan kemudian terjadilah sebuah masalah dengan Alex. dia kehilangan dompetnya dan kebingungan mencarinya, setelah beberapa menit mencari dompetnya, akhirnya Alex menemukan dompetnya di kamar Jevan. kemudian menaruhnya di kamar kami. lalu dia pergi ke Circle K untuk membeli kopi, Chitato, dan air mineral. Alex menemui Owen dan Jevan lalu menuju ke lantai 3 setelah beberapa menit kemudian kami kembali ke kamar dan tidur.


Kamis, 02 Juni 2016

SMP TNH SELENGGARAKAN PERPISAHAN DAN PENTAS SENI 2016



Dalam rangka memberikan kenangan yang mendalam kepada para siswa kelas IX Tahun Pelajaran 2015/2016, SMP TNH akan menyelenggarakan perpisahan siswa kelas IX dan pentas seni 2016. Kegiatan tersebut menurut rencana akan dilaksanakan di Royal Eksekutif Cafe dan Swimming Pool Jalan Pahlawan 43 Mojokerto.

Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, Perpisahan dan Pentas Seni kali ini disiapkan dalam waktu yang relatif singkat. "Persiapannya tidak lebih dari dua minggu," demikian kata Dra. Titis Ernani Rofida, Ketua Penyelenggara kegitan ini.

Meskipun disiapkan dalam waktu singkat, acara yang akan digelar 3 Juni ini sudah cukup banyak. "Awalnya saya tidak yakin dengan jumlah acara sebanyak ini. Persiapannya kan mepet," kata Pak Blasius, seksi acara, sambil menunjukkan daftar susunan acara kepada WARTA TNH. "Semua acara ini dikoordinasi oleh OSIS dengan bimbingan Bu Laksmi (red: guru Seni Budaya)," imbuh Pak Blas. 

Perpisahan kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya karena Kepala Sekolah sedang tidak ada di tempat. Kepala SMP TNH, Dra. B.S. Soelistyowati, terpilih sebagai kepala sekolah berprestasi dan mewakili Kota Mojokerto ke tingkat Provinsi Jawa Timur. Berita selengkapnya klik di sini. (tim Warta TNH).



Senin, 30 Mei 2016

KERJA BAKTI WARGA SMP TNH MENJELANG AKREDITASI

Pada tanggal 26 Mei 2016 diadakan kerja bakti. Kerja bakti itu dilaksanakan sekolah untuk membersihkan sekolah menjelang Akreditasi. Kegiatan tersebut diikuti seluruh warga SMP TNH kecuali kelas 9. Para siswa yang mengikuti menggunakan seragam olahraga. Kegiatan tersebut di mulai pada pukul 06:45. Para siswa memasuki kelas masing-masing untuk diberi pengarahan oleh guru wali kelas masing-masing. Setelah itu para siswa dibagi menjadi 2 kelompok. Kelas 7 Membersihkan lapangan basket sedangkan kelas 8 meembersihkan lapangan bagian dalam. kegiatan tersebut berlangsung dengan saling membantu. Setelah kerja bakti selesai para siswa memasuki kelas dan pelajaran seperti biasa.

Kamis, 19 Mei 2016

TOUR KELAS 9 HARI PERTAMA




Pada tanggal 16 Mei 2016 pada pukul 14:00. Para siswa kelas 9 bersiap menunggu pemberangkatan ke Bali. Sebelum pemberangkatan para guru/panitia membagikan snack berupa roti dan air, siswa kelas 9 memasuki bus yang sudah ditentukan. Mereka pun berangkat sekitar pukul 15:00. Sepanjang perjalanan suasana di bus sangat ramai. Sesampai di Probolinggo sekitar pukul mereka makan malam di Rumah Makan Tongas Asri, selanjutnya sekitar 1 jam kemudian, mereka kembali melanjutkan perjalanan menuju ke Banyuwangi ke penyeberangan. Sesampai di Banyuwangi, tepatnya di Pelabuhan Ketapang, mereka menunggu waktu untuk masuk ke kapal. Sekitar 30 menit kemudian mereka masuk ke feri untuk menyeberangi Selat Bali. Penyeberangan membutuhkan waktu sekitar 1 jam. Namun, pada malam itu cuaca di laut sedang kurang bersahabat dan kondisi ombak di laut juga agak tinggi, salah satu  siswa kelas 9 bernama Eranio sempat mengalami mabuk laut setelah 1 jam penyeberangan akhirnya mereka tiba di Pelabuhan Gilimanuk, Bali. setelah itu mereka segera melanjutkan perjalanan menuju ke Rumah Makan Papin Bidadari. mereka makan pagi di Rumah Makan Papin Bidadari.setelah makan pagi di Papin Bidadari mereka melanjutkan perjalanan ke Tanjung Benoa. setelah sampai di Tanjung Benoa, mereka segera bermain di pantai dan ada yang naik perahu menuju ke Pulau Penyu yang berjarak tidak jauh dari garis pantai. pada pukul 13:00 mereka kembali ke pantai untuk makan siang. setelah makan siang mereka menuju ke bus nya masing masing, saya, Toni Kristiandaru saat itu seharusnya bergabung ke bus 2, namun saya merasa membutuhkan suasana tenang sehingga saya bergabung dengan rombongan yayasan di minibus/bus 3, selanjutnya kami melanjutkan perjalanan menuju ke Pantai Waterblow, Nusa Dua. namun, dalam perjalanan saya merasa kelelahan dan tertidur, demikian juga dengan Pak Junus, Bu Lili, dan Bu There. pada saat kami tertidur terjadilah masalah. di dekat Waterblow, kami memutari jalan yang sama sebanyak 4 kali menurut hitungan Bu Tien. lalu kami berjalan kaki menuju ke pantai, pada saat kami menuju ke pantai, kami melihat anak anak sudah berjalan kembali ke bus mereka masing masing, sementara kami baru saja tiba di sana. dalam perjalanan menuju ke pantai, kami bertemu dengan Pak Andre. lalu Pak Andre mengikuti kami menuju ke pantai. sesampainya di pantai Pak Andre melihat ombak dan berusaha untuk  memotretnya sekitar 1 jam, Pak Andre menunggu ombak di pantai dan berhasil mendapatkan gambar yang bagus. setelah itu kami kembali ke bus. dan melanjutkan perjalanan ke Pantai Pandawa. 1 jam kemudian, kami tiba di Pantai Pandawa, sesampainya di Pantai Pandawa kami berkumpul dan berfoto bersama. setelah berfoto bersama, para siswa segera menuju ke pantai dan bermain air di sana, yang lainnya ada yang mencoba menaiki kano. tetapi saya miris melihat ombak di pantai dan waktu yang sudah mendekati pasang naik air laut saya memilih berkumpul bersama para guru di pinggir pantai. sekitar jam 5 sore kami kembali ke bus dan melanjutkan perjalanan menujun ke Garuda Wisnu Kencana. di Garuda Wisnu Kencana, kami langsung masuk dan berfoto bersama, lalu kami melihat patung Wisnu dan Garuda. setelah itu kami menuju ke teater dan melihat pertunjukan Tari Kecak pertunjukan ini berlangsung selama 1 jam dan ditutup dengan atraksi api yang mengagumkan. setelah itu kami makan malam di restoran yang terletak satu komplek dengan GWK. setelah itu kami menuju ke Hotel Karthi. sesampainya di Hotel Karthi. (saya, Toni Kristiandaru dan para guru tiba lebih dulu) kami menunggu kedatangan para siswa rombongan bus. 10 menit kemudian para siswa tiba di Hotel Karthi. sementara para guru mendata kamar mereka. para siswa berkumpul dan membuat keributan di lobi hotel. setelah para siswa mendapat kamar mereka masing masing. dan saya segera menuju ke kamar bersama sahabat saya Alexander Kosasih. sesampainya di kamar kami terkejut melihat kamar kami memiliki ranjang susun, tidak terlalu besar, dan suhu AC nya sangat dingin seperti di puncak Gunung. setelah itu saya segera menuju ke kamar mandi. kamar mandinya tidak terlalu terang dan salah satu lampunya tidak dapat dinyalakan. Saya cepat-cepat mandi, bergantian dengan teman saya, dan pergi menuju lobi untuk menemui guru-guru. Di lobi, saya melihat pak Andre dan bu There sedang berbincang-bincang. Saat itu ada seorang bule datang di dekat meja resepsionis dan mengatakan sesuatu yang tidak saya pahami. Bule itu berjalan melewati pak Andre dan bertanya "Where you come from?" lalu pak Andre menjawab "Mojokerto" tapi bule itu tidak paham. Pak Andre sadar, dan meralat ucapannya "I come from Indonesia, Surabaya". Setelah berbincang sejenak, akhirnya bule itu pergi. Saya berkumpul bersama guru-guru dan diberi bakpao oleh pak Andre. Setengah jam kemudian, saya kembali ke kamar dan tidur.
Bersambung

Kamis, 21 April 2016

GLADIUS SI RAJA PEDANG

      Namanya Gladius. Ia adalah seorang gladiator terlaris pada abad 5 SM. Dia kuat, ototnya besar, dan badannya kekar. Gladius tinggal di penjara kayu di dekat arena tarung. Menendang, memukul, mengikat, menyabet, menjungkir-balikkan adalah pekerjaan-bisa juga disebut hobi-. Setiap hari, ia selalu seperti itu di arena tarung. Setidaknya, setiap harinya ia menghabisi 20 orang dan memperoleh uang hasil bertarung sebesar 400 gold dan 30 perak. Jika menang, ia akan mengejek musuhnya habis - habisan. Alangkah senangnya hatinya bila mendapat pujian dan sorakan penonton. Sampai suatu hari...

      "Gladius, hari ini engkau melawan orang baru". Jelas sipir penjara." Ia adalah seorang legenda dari selatan". Gladius nampaknya tidak senang dengan penjelasan sipir itu. Gladius menarik kerah si sipir ke arah sel dan berkata "Mana petarung itu. Akan kuremukkan tubuhnya dan kuberikan pada anjing kesayanganku untuk dimakannya". Sipir itu langsung membalas pernyataan Gladius dengan memuji petarung terkenal di negerinya yang akan dihadapi Gladius. "Se..sebaiknya eng.....engkau tidak meremehkannya". "Aah... aku tidak peduli. Lihat saja, aku akan menghabisinya nanti" bantah Gladius. Kaisar Roma telah memerintahkan untuk membuka sel Gladius. Gladius segera pergi dengan wajah mengerikannya itu.

      Pedang, tameng dan armor telah disiapkan untuk pertarungan nanti. Gladius langsung menuju arena dan sudah siap untuk beradu kekuatan. "Gladius....Gladius" begitulah penonton menyorakinya. Gladius langsung menaikkan kepalanya sedikit dan tersenyum sinis. Ia merasa sangat kuat dan tidak ada yang dapat mengalahkannya. Sementara lawan Gladius masih melangkah ke arena. Langkahnya menakutkan. Musuhnya itu sepertinya hanya memiliki nafsu membunuh yang hebat.

     Saat musuhnya sampai di arena, semua penonton terdiam. Penonton terkagum melihatnya. Otot-ototnya besar, badannya lebih kekar dari Gladius. Gladius bertanya siapa nama petarung itu, tetapi sang petarung tidak menjawabnya. Gladius kesal dan segera berlari dan menyerang petarung itu. Gladius menghunuskan pedangnya tetapi sang petarung dengan cepat menendang perut Gladius. Gladius kesakitan sekaligus merasa malu. Sang petarung menghunuskan pedang, tetapi Gladius mengelaknya dengan tameng. Petarung tidak sabar. Ia menjegal dan membalik balikkan Gladius. Penonton merasa heran melihat pertarungan itu. Penonton tidak percaya pada Gladius lagi. Petarung melemparkan Gladius ke udara dan menendang Gladius. Gladius pingsan. Kemenangan berpihak pada sang petarung.

       Kaisar Roma membuat keputusan bahwa seluruh uang Gladius kini diberikan pada si petarung. Gladius miskin dan tidak berdaya. Tubuh Gladius sakit semua dan ia diusir dari arena pertarungan itu. Gladius dibuang dan ia menyesali perbuatannya.

Kamis, 03 Maret 2016

GARA GARA 6 JUTA

Mukidi si pelit yang terkenal di desanya tetap saja pelit walaupun rejekinya lancar dan sudah jadi kaya sejak pindah rumah ke kota.

Suatu ketika istrinya bilang: “Pak kita ini banyak uang, tapi sampai sekarang saya tidak pernah sekalipun naik pesawat, kita coba yuk pak!” pinta istrinya. “Hus mahal!! Gak usahlah!” jawab Mukidi. “Ya sudah pakai tabungan saya saja pak tidak apa apa kok” kata istrinya. Hemmmm.. okelah kalau begitu” jawab Mukidi.

Singkat kata, mereka sudah tiba di bandara dan hendak mencarter Helikopter. Setelah harganya sepakat, Pilotnya berkata kepada Mukidi: “Pak, kalau naik helikopter ini syaratnya tidak boleh bicara sepatah katapun. Kalau bapak sampai bicara 1 kata saya denda 1 juta, kalau 2 kata 2 juta, 3 kata 3 juta, 4 kata 4 juta dan seterusnya. Tapi kalau bapak diam saja saya beri 6 juta kata pilot itu menjelaskan. “Wah cocok, saya setuju pak” kata Mukidi memanggut-manggut senang.

Akhirnya, terbanglah helikopter itu membawa Mukidi dan istrinya berkeliling-keliling. Si pilot mulai manuver menerbangkan helinya. Dibelokkan kiri kanan dan putar putar sampai jungkir balik beberapa kali. Kira-kira 1 jam lamanya, akhirnya mendaratlah heli tadi dan penumpangnya turun. Si pilot kemudian menghampiri Mukidi. “Wah hebat Pak Mukidi ini, dari tadi diam saja, ini saya kasih 6 juta sesuai janji saya....” Kata pilotnya. Mukidi pun lega dan menghela nafas: “Pak, sebenarnya dari tadi saya mau bicara tapi takut kena denda....” Kata Mukidi tampak pucat. “Sebenarnya Bapak mau bicara apa? Kata pilotnya. “Istri saya terserang Hipotermia!”

Kamis, 25 Februari 2016

TES PPDB

          Jumat, tanggal 26 Februari 2016, SMP TNH mengadakan tes PPDB atau Penerimaan Peserta Didik Baru gelombang pertama untuk peserta didik baru SMP dan SMA TNH. Tes ini bermata pelajaran matematika, Bahasa Indonesia, IPA, dan bahasa Inggris. Tes PPDB untuk SMP diadakan di kelas 8A, 8B, dan 7D dan ruang tunggu orang tua di kelas 9A. Tes tertulis dilaksanakan pada pukul 15.00 - 16.30 sedangkan wawancara dilaksanakan pada pukul 16.30-18.00. Tes ini dihadiri oleh 90 siswa.  70 siswa berasal dari SD TNH dan 20 siswa berasal dari SD lain seperti SDK Wijana Sejati, SD Kiddoz, dan SDN Mojosari.

           Sesi wawancara dengan para calon peserta didik bertujuan untuk mengetahui kemampuan berbahasa Inggris secara aktif, selain itu untuk mengetahui alasan mengapa mereka ingin masuk ke SMP TNH, juga untuk mengidentifikasi potensi di bidang akademik maupun non akademik. Menurut Pak Blasius, salah seorang guru yang melakukan wawancara kepada para peserta tes,  alasan siswa yang mengikuti tes dan memilih masuk ke SMP TNH adalah karena kualitas dan fasilitas yang bagus di SMP TNH. Ada pula yang beralasan bahwa dengan bersekolah di SMP TNH akan mempermudah mereka setelah lulus nanti dalam memilih sekolah lanjutan yang bagus.  Selain itu, ada juga yang beralasan karena semua keluarga besarnya merupakan alumni TNH.

Apapun alasannya, bersekolah memang untuk mendapatkan jaminan masa depan yang cerah. Sekolah untuk memastikan semakin meningkatnya kualitas hidup. Oleh karena itu, tidak ada alasan untuk bermain-main dalam menentukan pilihan sekolah karena taruhannya adalah masa depan kita. Untuk sekolah yang berkualitas di Mojokerto, SMP TNH adalah pilihan tepat.

             

                       

                    
                   

ESOK KUNANTIKAN

Indahnya....
Kutatap sesuatu yang
Berwarna kemerehan di ujung cakrawala
Seakan - akan menentramkan hati yang
Tersedu-sedu
Membawa senyum keharmonisan
Yang tidak berakhir

             Kemudian, dunia menjadi kelam
             Kesunyian serta kesepian menyertai diri
             Melenyapkan hingar bingar
             Negeri yang makmur
             Saat yang paling tepat untuk terlelap


Terlelap dalam mimpi
Dunia kebohongan yang membuat terlena
Serasa waktu yang sangat singkat
Menanti hari esok
Yang terang benderang

Kamis, 18 Februari 2016

STUDI WISATA DI JATIM PARK 1 KELAS VII

            Setelah pergi dari EcoGreen Park, murid kelas VII pergi ke Jatim Park I. Setelah sampai di Jatim Park 1, murid-murid kelas VII terlalu bersemangat. Tetapi karena hujan, murid-murid kesulitan dalam melakukan tugasnya yaitu mencari informasi tentang pelajaran Fisika dan Sejarah. 

          Tetapi hal itu tidak menjadi masalah penting bagi murid  - murid karena semangat mereka untuk belajar dan nilai untuk penerapan tugas. 

         Pertama, di pintu masuk Jatim Park 1, siswa mendapat "suguhan" berupa gong raksasa yang berbunyi keras jika dipukul. Setelah masuk, siswa diminta menunjukkan tiket masuk yang berupa gelang. Dan mereka kemudian diperbolehkan masuk.

            Saat masuk, mereka langsung melepas jas hujan dan mengambil peralatan untuk belajar. Mereka diberi LKS pelajaran Fisika, Biologi, dan Sejarah. Merka berjalan menyusuri ruangan sejarah suku di Nusantara dan mencatat informasi sebanyak mungkin tentang kebudayaan di Bumi Indonesia ini. 

             Dari ruangan sejarah suku di Nusantara, mereka langsung menuju ke Science Center. Disana siswa melihat dan mempelajari alat - alat Fisika. Salah satunya bernama Tornado Vortex. Alat ini menjelaskan tentang terbentuknya pusaran air yang disebabkan oleh perbedaan arus air.

                 Tiba - tiba guru langsung menyuruh mereka untuk menuju ke bagian tengah dari Science Center. Disana mereka benar - benar belajar fisika tentang kohesi dan adhesi. Tidak cuma itu. Mereka juga belajar tentang percampuran zat. Mereka juga disuguhi segitiga ajaib dimana mereka harus menemukan cara bagaimana ketiga sisi dari segitiga tersebut berjumlah 10, 11, dan 12.

                     Selanjutnya mereka belajar Sejarah tentang PT Pos Indonesia dan mata uang kuno. Mata uang itu bernilai     Rp 5,00 Rp 50,00 dan masih banyak lagi. Setelah belajar sejarah, murid diperbolehkan untuk refreshing di wahana- wahana seru. Seperti rumah hantu dan tornado.

                     Rumah hantu memiliki keunikan tersendiri. Tetapi 

hantu di sana berbentuk boneka yang tiba - tiba bergerak secara otomatis dan menurut kebanyakan orang ketakutan saat melihat boneka hantu itu. Begitu pula dengan wahana tornado. Mereka segera menaiki begitu melihat wahana itu. Saat mereka naik, mereka terlihat senang bercampur takut karena mereka diputar - putar seperti tornado selama kurang lebih enam menit.

                 Setelah puas bermain, mereka berkumpul sementara 

  para guru mengabsen mereka. Mereka segera naik ke busnya masing - masing dan menuju ke pusat oleh - oleh Bakpao Telo dan berbelanja oleh - oleh untuk keluarga masing - masing. Setelah selesai berbelanja, mereka kembali naik ke bus dan pulang ke Mojokerto pada pukul  18.00 dan tiba di sekolah pada pukul 20.00.