Kamis, 21 April 2016

AKU INGIN DAN AKU BISA!!!

"Wow!! ayah coba lihat! ada sesuatu yang terbang!" teriak Aldo bersemangat. "Itu pesawat terbang, sayang" jawab ayahnya. "Waaahh, kereeenn". Aldo adalah seorang anak berumur 7 tahun, dari pasangan Pak Lukiman dan Bu Citra. Keluarganya memang hidup pas-pasan tapi tidak pernah kekurangan. Rumah mereka dekat dengan bandara, jadi hampir setiap hari mereka melihat pesawat terbang. "Ayah, suatu hari nanti, aku ingin buat pesawat terbang" ucap Aldo. Ayahnya hanya tersenyum. "pikiran anak kecil" pikir ayahnya.

Pada saat Aldo berumur 10 tahun, ayahnya kembali bertanya kepadanya "Aldo, apa cita-citamu?". "Aku ingin membuat pesawat terbang ayah.." jawabnya. Ayahnya kembali berpikir, "tunggu saja beberapa tahun, pasti cita-citanya berubah". Namun, dari hari ke hari, cita-citanya tidak berubah. Setiap kali ia mendengar suara pesawat terbang, tekadnya semakin bulat. Ketika Aldo lulus SMP, ia memilih masuk ke suatu SMA, di mana pada perpustakaan SMA itu, memiliki koleksi buku-buku yang lengkap tentang pesawat terbang. Setiap jam istirahat, ia pergi ke perpustakaan untuk belajar tentang mekanisme pesawat terbang, sampai ia mengerti betul, semua bagan-bagan pesawat terbang.

Ketika ia telah lulus SMA, ayahnya bertanya lagi, "Aldo, apa cita-citamu?". Namun jawabannya tidak berubah, "aku ingin membuat pesawat terbang". Akhirnya ayahnya menyerah. "Di mana kau mau melanjutkan sekolahmu, nak?" tanya Pak Lukiman. "Aku ingin bersekolah, di mana ada pendidikan tentang cara membuat pesawat terbang" jawabnya. Ayahnya terkejut. "Aldo, ayah mendukung cita-citamu, nak. Tapi jika kau ingin bersekolah tempat yang ada pendidikan cara membuat pesawat terbang, itu hanya ada di Amerika. Ayah tidak sanggup membayarnya" ujar ayahnya. "Kalau begitu, aku tidak usah sekolah saja" jawab Aldo. "Aldo, sayang sekali kalau kecerdasanmu ini tidak dikembangkan, nak" ujar sang ayah, lagi.
Namun, sekeras apapun usaha Pak Lukiman membujuknya, Aldo tetap tidak mau sekolah. Akhirnya Pak Lukiman menyerah dan membiarkan anaknya itu tidak bersekolah. Aldo memutuskan untuk bekerja di salah satu perusahaan yang ada di kotanya.

Pada suatu hari, ada beberapa orang dari perusahaan Boeing, Amerika yang datang ke Indonesia untuk melihat-lihat. Mereka menyadari bahwa ada banyak anak bangsa yang berprestasi. Jadi mereka membuka tawaran untuk bersekolah di Boeing, Amerika secara gratis. Berita tersebut sampai pada Pak Haris, bos Aldo. Ia mengetahui betapa besar anak itu menyukai pesawat terbang, jadi ia menawarkannya pada Aldo.
Tentu saja Aldo tidak akan mensia-siakan kesempatan ini. Namun, ternyata Aldo masih belum memenuhi persyaratan, karena yang bisa ikut tes ini  minimal bersekolah setingkat S1. Ia memohon dengan sangat kepada atasannya itu, untuk membantunya. Cara apapun akan dia lakukan. Sampai pada akhirnya, dengan bantuan bosnya, ia dapat mengikuti tes masuk. Dari antara banyak orang yang mengikuti tes, hanya dia sendirilah yang hanya lulusan SMA. Namun, dia tidak menyerah.Sampai pada waktu pemilihan, dia terpilih menjadi salah satu orang yang mendapat beasiswa.

Akhirnya, Aldo pun pergi dan bersekolah di Amerika.

Pesan : Jangan menyerah dengan apa yang telah kau impikan. Dan jangan takut untuk bermimpi besar. Tetaplah berdoa, dan berusaha. Siapa tahu, mimpi itu bisa menjadi kenyataan. God Bless.. :)

GLADIUS SI RAJA PEDANG

      Namanya Gladius. Ia adalah seorang gladiator terlaris pada abad 5 SM. Dia kuat, ototnya besar, dan badannya kekar. Gladius tinggal di penjara kayu di dekat arena tarung. Menendang, memukul, mengikat, menyabet, menjungkir-balikkan adalah pekerjaan-bisa juga disebut hobi-. Setiap hari, ia selalu seperti itu di arena tarung. Setidaknya, setiap harinya ia menghabisi 20 orang dan memperoleh uang hasil bertarung sebesar 400 gold dan 30 perak. Jika menang, ia akan mengejek musuhnya habis - habisan. Alangkah senangnya hatinya bila mendapat pujian dan sorakan penonton. Sampai suatu hari...

      "Gladius, hari ini engkau melawan orang baru". Jelas sipir penjara." Ia adalah seorang legenda dari selatan". Gladius nampaknya tidak senang dengan penjelasan sipir itu. Gladius menarik kerah si sipir ke arah sel dan berkata "Mana petarung itu. Akan kuremukkan tubuhnya dan kuberikan pada anjing kesayanganku untuk dimakannya". Sipir itu langsung membalas pernyataan Gladius dengan memuji petarung terkenal di negerinya yang akan dihadapi Gladius. "Se..sebaiknya eng.....engkau tidak meremehkannya". "Aah... aku tidak peduli. Lihat saja, aku akan menghabisinya nanti" bantah Gladius. Kaisar Roma telah memerintahkan untuk membuka sel Gladius. Gladius segera pergi dengan wajah mengerikannya itu.

      Pedang, tameng dan armor telah disiapkan untuk pertarungan nanti. Gladius langsung menuju arena dan sudah siap untuk beradu kekuatan. "Gladius....Gladius" begitulah penonton menyorakinya. Gladius langsung menaikkan kepalanya sedikit dan tersenyum sinis. Ia merasa sangat kuat dan tidak ada yang dapat mengalahkannya. Sementara lawan Gladius masih melangkah ke arena. Langkahnya menakutkan. Musuhnya itu sepertinya hanya memiliki nafsu membunuh yang hebat.

     Saat musuhnya sampai di arena, semua penonton terdiam. Penonton terkagum melihatnya. Otot-ototnya besar, badannya lebih kekar dari Gladius. Gladius bertanya siapa nama petarung itu, tetapi sang petarung tidak menjawabnya. Gladius kesal dan segera berlari dan menyerang petarung itu. Gladius menghunuskan pedangnya tetapi sang petarung dengan cepat menendang perut Gladius. Gladius kesakitan sekaligus merasa malu. Sang petarung menghunuskan pedang, tetapi Gladius mengelaknya dengan tameng. Petarung tidak sabar. Ia menjegal dan membalik balikkan Gladius. Penonton merasa heran melihat pertarungan itu. Penonton tidak percaya pada Gladius lagi. Petarung melemparkan Gladius ke udara dan menendang Gladius. Gladius pingsan. Kemenangan berpihak pada sang petarung.

       Kaisar Roma membuat keputusan bahwa seluruh uang Gladius kini diberikan pada si petarung. Gladius miskin dan tidak berdaya. Tubuh Gladius sakit semua dan ia diusir dari arena pertarungan itu. Gladius dibuang dan ia menyesali perbuatannya.

TONI KRISTIANDARU MENGUNDURKAN DIRI DARI EKSTRAKURIKULER JURNALISTIK

Kamis, 03 Maret 2016 menjadi akhir keikutsertaan salah satu siswa kelas IX yang menjadi anggota dalam ekstrakurikuler jurnalistik, Toni Kristiandaru. Kepada WARTA TNH,Toni mengatakan bahwa ia akan mengundurkan diri dari kegiatan jurnalistik minggu depan karena  jadwal ulangan dan ujian yang sangat padat. Mulai dari Ulangan Akhir Semester atau UAS, Ujian UAS praktik, Ujian Sekolah praktik, Ujian Sekolah, Try Out, dan Ujian Nasional.

"Karena melihat jadwal yang sedemikian padatnya, saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari jurnalistik. Bukan karena pernah bosan dengan jurnalistik, melainkan karena melihat jadwal," katanya.Toni akan berusaha semaksimal mungkin untuk memperoleh nilai yang baik untuk dapat menunjukkan kemampuannya sehingga dapat lulus dengan hasil yang sempurna.Menurutnya, ini akan menjadi bulan yang sangat sibuk dan menegangkan.

Menurut Pak Jaka Purnama, Toni Kristiandaru merupakan peserta ekstrakurikuler jurnalistik yang sangat rajin. Meskipun di awal-awal keikutsertaan masih terlihat malu-malu, namun akhir-akhir ini sudah menunjukkan perkembangan yang relatif baik. Paling tidak keberaniannya sudah muncul. 

JUARA LOMBA MENULIS DAN MEMAPARKAN PRODUK UNGGULAN KOTA MOJOKERTO DALAM BAHASA INGGRIS

Pada taggal 19 April 2016 Dinas Pendidikan Kota Mojokerto mengadakan Lomba Menulis Dan Memamparkan Produk Unggulan Kota Mojokerto. Lomba itu diadakan di SMPN 3 Kota Mojokerto dan dimulai pada pukul 08.00. Dalam kegiatan tersebut, SMP TNH mengirimkan seorang siswinya untuk mengikuti lomba tersebut. Sherryn Febrina, dialah siswi yang diberi kesempatan untuk mengikuti lomba tersebut. Ia menampilkan judul yang bertemakan Batik Dalam lomba tersebut Sherryn dibimbing oleh Dwi Cahyo Utomo, atau yang sering dipanggil Pak Yoyok. Selaku pembimbing, Pak Yoyok melatih Sherryn sejak jauh hari agar hasilnya maksimal, dan strategi itu berhasil, karena Sherryn dapat meraih gelar juara ke-2 dalam ajang tersebut. Walaupun tidak menjadi juara pertama, tetapi prestasi yang dicetak oleh Sherryn ini cukup memuaskan, dan tentunya ajang ini dapat dijadikan pengalaman untuk lomba-lomba yang akan datang.

TAS MENGINAP DI SEKOLAH

     Pada hari Kamis tanggal 14 April,sepulang sekolah pada pukul 12.30.sesudah bel pulang saya dan teman saya pulang sekolah.Setelah keluar kelas saya langsung menuju ke ruang komputer. Disana masih terlihat sangat sepi kecuali satu orang guru.Guru komputer itu bernama Pak Dodik.Guru itu sedang membereskan tempat kerja guru di ruangan tersebut.Saya masuk dan bersalaman denganya.Setelah itu,saya menaruh tas saya lalu pergi. Setelah itu Pak Dodit Menguncinya.Setelah itu saya pergi menunggu guru jurnalistik.Pada pukul 14.30 Guru Jurnalistik saya datang, saya mengira guru jurnalistik saya punya kunci lain untuk membuka ruang komputer. Ternyata saya salah guru jurnalistik tidak membawa kuncinya, kuncinya dibawa oleh Pak Dodit. Akhirnya tas saya terkunci dan tertahan disana selama 1 hari. kelas jurnalistik dipindah di ruang lain untuk sementara. Keesokan harinya untungnya pelajaran pertama kelas saya adalah kelas komputer. tas saya yang tertinggal disana sedingin es batu tetapi untunglah tidak hilang. Dari peristiwa itu saya mendapat pelajaran supaya tidak ceroboh untuk menaruh suatu barang 

Selasa, 22 Maret 2016

PERI ANGKASA

Bertebaran sebuah bintang yang jauh disana
Seolah menyimpan berjuta misteri
Berkedip-kedip dan bermain mata dengan berjuta galaxy
Seolah dia mengajak berkenalan lebih dekat dengan semua

Lentera malam yang sangat indah
Tetaplah menjaga dan menerangi semua angkasa
Untuk kesempurnaan keindahan dunia
Yang akan abadi menghias jagad raya

Cipt: Berliana Firdausa

Kamis, 17 Maret 2016

SETAN NEGARA

Karenamu, negara bagaikan neraka
Karenamu, negara amat menderita
Karenamu, negara menjadi miskin
        Kau munafik
        Kau egois
        Kau penipu
Sungguh teganya kau menghancurkan negeri ini
Kau bilang kau pemimpin
Kau bilang kau manusia berwibawa
Tidak!
Kau adalah manusia menjijikkan
        Kekayaan
        Berlimpah harta
        Bukankan itu yang kau inginkan?
Enyahlah kau dari negeri ini
Kau hanyalah setan dalam negeri ini
Apalah gunanya kau hidup
Jika kau hanya ingin
Membuat api di negeri ini??

Cipt: Felicia Rosalina

Kamis, 03 Maret 2016

TIPS MENJAGA KESEHATAN DI MUSIM PANCAROBA

     Saat ini musim di Indonesia sedang tidak menentu, atau yang biasa disebut musim pancaroba. Terkadang pada pagi atau siang hari cuacanya sangat panas, kemudian tiba-tiba pada sore atau malam hari cuaca berganti menjadi hujan. Hal ini menuntut tubuh kita untuk bekerja lebih keras dari biasanya untuk beradaptasi dengan perubahan suhu yang drastis. Bila imunitas tubuh kita menurun, maka kita rentan terserang beberapa penyakit, yang langganan diderita pada musim pancaroba. Contoh penyakitnya seperti ; diare, penyakit saluran pernafasan (batuk, pilek, sesak nafas), dan demam. Lantas, bagaimana caranya agar kita tidak terserang penyakit di musim pancaroba ini ???  Berikut tips-tips untuk menjaga kesehatan tubuh di musim pancaroba :

1. Banyak minum air putih
Pastikan asupan cairan memenuhi kebutuhan keseharian ttubuh kita. Kita bisa mengonsumsi air putih minimal 2 liter per hari untuk menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh dan menghindari gejala tubuh dehidrasi.

2. Konsumsi makanan yang bergizi seimbang
Jangan lupa mengonsumsi makanan bergizi yang cukup dan dibutuhkan oleh tubuh, seperti ; karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral. Agar daya tahan tubuh baik, konsumsi juga makanan yang memenuhi semua unsur gizi yang diperlukan oleh tubuh.

3. Konsumsi vitamin
Dalam kondisi cuaca seperti ini, imunitas tubuh kita jauh lebih mudah menurun. Maka dari itu untuk mempertahankan imunitas tubuh agar tetap fit, kita bisa mengonsumsi suplemen vitamin. Seperti ; vitamin C, zinc, dan echinachea. Echinachea merupakan sebagian dari suplemen yang mampu meningkatkan daya tahan tubuh. Pilihlah suplemen yang dibutuhkan oleh tubuh.

4. Istirahat yang cukup
Sesibuk apapun kegiatan kita, kita tetap harus istirahat yang cukup. Dari beberapa penelitian, dijelaskan bahwa tidur yang baik dan sehat adalah tidur yang cukup, yaitu sekitar 7 jam sehari. Dengan tidur yang cukup, kita dapat memulihkan energi tubuh kita yang digunakan selama seharian. Sedangkan tidur yang kurang, dapat menurunkan imunitas tubuh kita secara drastis.

5.  Hindari stress
Stress merupakan salah satu penyebab tubuh menjadi depresi dan menurunkan imunitas. Jadi sebisa mungkin kita, sebaiknya menghindari stress dengan cara berpikir positif, tersenyum, dan buatlah diri bahagia.

6.  Sering berolah raga
Karna saking sibuknya, terkadang orang melupakan yang namanya olah raga. Padahal dengan berolah raga, imunitas tumbuh kita akan meningkat. Tidak diperlukan waktu yang lama untuk berolah raga, kita hanya butuh waktu minimal 30 menit. Kita bisa memilih olah raga ringan seperti ; lari, senam, bersepeda, yoga, atau berjalan kaki.

Itulah beberapa tips untuk  menjaga kesehatan di musim pancaroba. Sekian dan terima kasih.



SUKSES

Ku lihat tangan-tangan
Mencoba menarikku ke lubang yang kelam
Membiarkanku di ambang kegagalan
menjauhkanku dari kesuksesan
        Kulihat jurang itu
        Jurang kesendirian
        Jurang tanpa harapan
        Begitu dalam dan kelam
Ku terseret ke dalamnya
Ku coba tuk melawan
Meronta dan meronta
Berusaha untuk mencapai kebebasan
         Namun, apalah daya aku
         Takkan mampu melawan
         Takkan mampu bertahan
Kupasrahkan diriku
Hidup mati urusan Tuhan
Pupus sudah harapanku
Terseret masuk ke lubang itu
          Satu suara menyadarkanku
          Menarikku kembali ke alam sadar
          Tiba-tiba ku teringat
          Kata yang tertulis di buku itu
Janganlah takut
Janganlah gentar
Sabarlah akan segala sesuatu
Jalani hidupmu dengan baik
          Teruslah berusaha
          Jangan pernah menyerah
          Kejarlah mimpimu
          Masa depanmu penuh harapan
Semangat yang pupus
Hati tanpa harapan
Kini kembali bersemi
Semangat berapi-api
          Suara hati berteriak
          Berbunyi "aku tidak mau mati"
          Jangan jadikan semua ini
          Hal yang sia-sia
Ku mencoba dan mencoba
Tak ada kata menyerah
Tak ada kata selesai
Sebelum ku berhasil
          Teriakan dan jerih payah
          Segala waktu danpeluh ini
          Tak kan membatasiku
          Capai apa yang kumau
Ku berhasil keluar
Keluar dari lubang itu
Lubang kelam tanpa harapan
Meraih kesuksesan

GARA GARA 6 JUTA

Mukidi si pelit yang terkenal di desanya tetap saja pelit walaupun rejekinya lancar dan sudah jadi kaya sejak pindah rumah ke kota.

Suatu ketika istrinya bilang: “Pak kita ini banyak uang, tapi sampai sekarang saya tidak pernah sekalipun naik pesawat, kita coba yuk pak!” pinta istrinya. “Hus mahal!! Gak usahlah!” jawab Mukidi. “Ya sudah pakai tabungan saya saja pak tidak apa apa kok” kata istrinya. Hemmmm.. okelah kalau begitu” jawab Mukidi.

Singkat kata, mereka sudah tiba di bandara dan hendak mencarter Helikopter. Setelah harganya sepakat, Pilotnya berkata kepada Mukidi: “Pak, kalau naik helikopter ini syaratnya tidak boleh bicara sepatah katapun. Kalau bapak sampai bicara 1 kata saya denda 1 juta, kalau 2 kata 2 juta, 3 kata 3 juta, 4 kata 4 juta dan seterusnya. Tapi kalau bapak diam saja saya beri 6 juta kata pilot itu menjelaskan. “Wah cocok, saya setuju pak” kata Mukidi memanggut-manggut senang.

Akhirnya, terbanglah helikopter itu membawa Mukidi dan istrinya berkeliling-keliling. Si pilot mulai manuver menerbangkan helinya. Dibelokkan kiri kanan dan putar putar sampai jungkir balik beberapa kali. Kira-kira 1 jam lamanya, akhirnya mendaratlah heli tadi dan penumpangnya turun. Si pilot kemudian menghampiri Mukidi. “Wah hebat Pak Mukidi ini, dari tadi diam saja, ini saya kasih 6 juta sesuai janji saya....” Kata pilotnya. Mukidi pun lega dan menghela nafas: “Pak, sebenarnya dari tadi saya mau bicara tapi takut kena denda....” Kata Mukidi tampak pucat. “Sebenarnya Bapak mau bicara apa? Kata pilotnya. “Istri saya terserang Hipotermia!”