Try out yang
sedang dijalani oleh kelas sembilan tidak hanya memberikan pelatihan
pelajaran kepada kelas sembilan, namun setiap tahun ketika diadakan
ujian ini, siswa kelas delapan selalu terganggu oleh pemindahan kelas
8b dan 8c karena ruangan kelas tersebut digunakan oleh kelas 9 untuk
menjalani try out sehingga laboratorium fisika dan biologi yang pada
awalnya jarang di gunakan, akhirnya penuh sesak dengan siswa kelas
tengah di smp TNH, sebenarnya laboratorium tidak terlalu mengganggu
karena dilengkapi fasilitas seperti air conditioner(AC)
dan alat untuk membantu proses belajar tetapi yang paling mengganggu
ketika pelajaran yang bersangkutan membutuhkan tempat untuk
berexperimen ini terpaksa peserta didik harus rela bolak-balik
bertukar laboratorium demi menjaga kelangsungan pelajaran. Apalagi
kondisi kelas baru yang ditempati, ramai dengan ocehan peserta
didik, jika siswa di dalam kelas tidak terlalu ramai tetap saja suara
bising terdengar riuh karena laboratorium terdapat pintu yang tidak
dapat ditutup secara sempurna sehingga suara masih bisa masuk ke
dalam kelas. Hal ini dikarenakan sekolah tidak meliburkan siwanya
ketika try out dijalankan, untungnya hal ini tidak berjalan terlalu
lama karena try out hanya diberikan selama 2 hari, dimulai pada
tanggal 7 maret dan diakhiri pada 8 maret sehingga esok hari, proses
belajar mengajar akan kembali normal dan kembali ke kelas
masing-masing
Warta TNH adalah blog yang dibuat untuk memuat hasil karya para siswa SMP TNH Mojokerto yang tergabung dalam kelompok ekstrakurikuler jurnalistik.
Kamis, 08 Maret 2012
Kamis, 01 Maret 2012
SEBAGIAN BESAR BERITA DIMULAI DENGAN UNSUR SIAPA
Sebagian besar berita dimulai dengan jawaban atas kata tanya siapa. Demikian hasil penelitian sederhana yang dilakukan oleh siswa peserta ekstrakurikuler jurnalistik SMP TNH. Penelitian sederhana tersebut dilaksanakan pada Kamis 1 Maret 2012. Dalam kegitatan tersebut, para siswa diminta untuk mengamati berbagai berita yang ada di media online. Fokus pengamatan terutama pada lead beritanya. Hal ini bertujuan agar siswa mampu mengidentifikasi penerapan konsep unsur 5W + 1H yang biasanya terdapat dalam lead berita.
Dari 100 judul berita online yang diteliti oleh para peserta ekstra jurnalistik, sebanyak 68 judul berita atau 68% berita dimulai dengan kata tanya siapa.
Dari 100 judul berita online yang diteliti oleh para peserta ekstra jurnalistik, sebanyak 68 judul berita atau 68% berita dimulai dengan kata tanya siapa.
Kamis, 23 Februari 2012
JELANG ULANGAN TENGAH SEMESTER GENAP SMP TNH
(WARTATNH, 23
Februari 2012)
Kira-kira tiga minggu lagi
siswa-siswi SMP TNH akan mengikuti UTS (Ujian Tengah Semester), tepatnya
tanggal 12 Maret nanti. Mungkin kurun waktu tiga minggu itu terbilang masih lama,
tapi kita harus mempersiapkan diri dari sekarang, karena UTS tidaklah mudah dan
merupakan salah satu faktor penentu kita naik kelas atau tidak. Lalu, apa yang
harus kita persiapkan dan kita lakukan untuk menghadapi UTS nanti?
Ada beberapa hal yang perlu kita
lakukan untuk menghadapi UTS nanti, yaitu :
1.
Jaga Kesehatan
Menjaga
kesehatan adalah hal yang terpenting untuk menghadapi UTS nanti. Dengan
kesehatan yang baik, kita akan mengikuti UTS dengan lancar. Dengan kesehatan
yang baik pula, kita dapat berkonsentrasi dengan baik dalam belajar, sehingga
tidak ada lagi yang namanya remidial.
2.
Tentukan Porsi Belajar yang Tepat
Untuk menghadapi
UTS, tentu kita perlu belajar. Tetapi
untuk dapat belajar dengan baik, kita perlu menentukan porsi belajar yang tepat
untuk kita. Tidak terlalu santai, tetapi juga tidak terlalu di forsir.
Misalnya, luangkan waktu sekitar 1 jam setiap hari untuk mengulang kembali
pelajaran yang diajarkan di sekolah. Setelah itu, istirahat dulu. Jika masih
sanggup, bisa diteruskan. Tapi bila sudah tidak sanggup, sebaiknya berhenti,
karena bila dipaksakan hasilnya malah akan sia-sia.
3.
Jaga Jarak dengan Gadget
Selama ini,
hambatan terbesar kita dalam belajar adalah gadget. BlackBerry adalah gadget
yang paling membuat kita ingin berhenti belajar hanya karena ingin mengecek BBM
(BlackBerry Messenger) yang masuk ke dalam BB kita. Tetapi selain BlackBerry,
laptop atau gadget lainnya juga menggangu belajar kita, lantaran kita akan
ketagihan bermain. Jika kita jaga jarak dengan gadget, maka kita akan lebih
berkonsentrasi belajr, sehingga belajar kita menjadi maksimal.
4.
Jaga Jarak dengan Televisi
Selain gadget, televisi juga merupakan
salah satu penghambat belajar kita. Film, kartun, dan sinetron adalah tontonan
yang biasa kita tonton di televisi. Kartun dan sinetron biasanya tayang dalam
bentuk CerBung (Cerita Bersambung) yang membuat kita penasaran dengan
kelanjutannya. Rasa penasaran inilah yang membuat kita tiak bisa lepas dari
tontonan, sehingga kita lupa belajar. Selain itu, menonton film yang menarik
pada hari tertentu juga menghalangi kita untuk belajar. Jadi, coba matikan
televisi, maka kita akan lebih konsentrasi belajar.
5.
Hindari Tidur Terlalu Malam
Biasanya, jika
kita telah berhasil jaga jarak dengan gadget dan televisi, kita akan
belajar dengan baik. Tetapi, setelah waktu yang kita tentukan sebagai waktu
belajar kita telah habis, maka kita akan ingin menyegarkan pikiran dengan
menonton televisi atau bermain gadget. Awalnya, sih, pinginnya
cuma sebentar. Tapi karena keasyikan, kita bisa keterusan, bahkan sampai
terlalu larut. Hal ini membuat kita tidur terlalu malam. Tidur terlalu malam
akan membuat kita mengantuk di pagi hari, terutama saat jam pelajaran sekolah. Hal ini akan menghambat belajar karena
kita tidak konsentrasi pada penjelasan guru.
6.
Belajar Bersama Teman
Belajar
bersama-sama dengan teman biasanya akan membuat belajar kita menjadi lebih
maksimal, apalagi kita belajar dengan teman yang rajin dan pandai, itu pasti
akan sangat membantu. Mengapa demikian? Karena jika teman kita itu rajin, kita
akan terpacu untuk lebih rajin dari dia, sehingga kita dapat mengalahkan
nilainya. Jika teman kita itu
pandai, kita bisa menanyakan hal-hal yang tidak kita mengerti kepadanya. Karena,
bila kita dijelaskan dengan teman sebaya kita akan membuat kita lebih mengerti
daripada kita dijelaskan oleh guru.
7.
Berselancar di Internet
Kita memang
harus menghindari gadget pada saat belajar, karena akan menggangu
konsentrasi kita. Tetapi, apa salahnya menggunakan gadget kita itu untuk
belajar? Caranya, explore hal-hal yang kita pelajari di sekolah,
sehingga pengetahuan kita lebih luas. Selain itu, browsing di google
untuk hal-hal yang berhubungan dengan pelajaran juga membantu pembelajaran kita
8.
Hindari Tempat Bermain Game Online
Saat ini, game
online sedang gencar-gencarnya di kalangan anak-anak dan remaja. Hal ini
dimanfaatkan oleh banyak oranguntuk memperoleh keuntungan besar dengan membuka
tempat bermain game online. Hal ini tentu menguras isi kantong kita.
Selain itu, bermain game online juga membuat kita kecanduan. Sudah
sipastikan, kecanduan kita akan menghambat kita dalam belajar, karena lebih
ingin bermain daripada belajar. Jadi,
jika tempat tersebut kita hindari, akan membuat kita lebih konsentrasi belajar.
9.
Siapkan Camilan
Semua hal yang harus kita hindari sudah berhasil
kita hindari. Kita juga sudah menentukan porsi belajar yang tepat untuk kita. Kesehatan
kita juga baik-baik saja. Hal terakhir adalah camilan. Sebagian besar dari kita
adalah anak-anak yang suka nyemil. Nah, camilan juga bisa membuat kita
lebih berkonsentrasi belajar, karena terkadang kita bisa menjadi sedikt lapar,
padahal sudah makan. Rasa perut yang lapar akan mengurangi tingkat konsentrasi
belajar.
Sembilan hal di atas adalh hal-hal yang
saya pikir dapat membantu kita menghadapi UTS nanti. Semoga bermanfaat
:) [Melisa 8A]
RABU ABU
Misa Rabu Abu tahun ini sebagai pembuka masa Pra-Paskah
diselenggarakan secara serentak oleh Gereja Katolik di seluruh penjuru
dunia pada Rabu, 9 Maret 2011. Rabu Abu, merupakan permulaan Masa
Pra-Paskah, masa pertobatan, pemeriksaan batin dan berpantang guna
mempersiapkan diri untuk Kebangkitan Kristus dan Penebusan dosa.
Pada Rabu Abu kita menerima abu di kening kita, karena sejak lama, bahkan berabad-abad sebelum Kristus, abu telah menjadi tanda tobat. Penggunaan abu dalam liturgi berasal dari jaman Perjanjian Lama. Abu melambangkan perkabungan, ketidak-abadian, dan sesal/tobat. Sebagai contoh, dalam Buku Ester, Mordekhai mengenakan kain kabung dan abu ketika ia mendengar perintah Raja Ahasyweros dari Persia untuk membunuh semua orang Yahudi dalam kerajaan Persia. Ayub menyatakan sesalnya dengan duduk dalam debu dan abu. Dalam nubuatnya tentang penawanan Yerusalem ke Babel, Daniel menulis, “Lalu aku mengarahkan mukaku kepada Tuhan Allah untuk berdoa dan bermohon, sambil berpuasa dan mengenakan kain kabung serta abu.” (Dan 9:3). Di abad kelima SM, sesudah Yunus menyerukan agar orang berbalik kepada Tuhan dan bertobat, kota Niniwe memaklumkan puasa dan mengenakan kain kabung, dan raja menyelubungi diri dengan kain kabung lalu duduk di atas abu.
Contoh-contoh dari Perjanjian Lama di atas merupakan bukti atas praktek penggunaan abu dan pengertian akan makna yang dilambangkannya.
Yesus sendiri juga menyinggung soal penggunaan abu: kepada kota-kota yang menolak untuk bertobat dari dosa-dosa mereka meskipun mereka telah menyaksikan mukjizat-mukjizat dan mendengar kabar gembira, Kristus berkata, “Seandainya mukjizat-mukjizat yang telah terjadi di tengah-tengahmu terjadi di Tirus dan Sidon, maka sudah lama orang-orang di situ bertobat dengan memakai pakaian kabung dan abu.” (Mat 11:21)
Jaman dahulu orang-orang Kristen yang melakukan dosa berat diwajibkan untuk menyatakan tobat mereka di hadapan umum. Pada Hari Rabu Abu, Uskup memberkati baju kasar yang harus mereka kenakan selama empat puluh hari serta menaburi mereka dengan abu. Kemudian sementara umat mendaraskan Tujuh Mazmur Tobat, orang-orang yang berdosa berat itu diusir dari gereja. Mereka tidak diperkenankan masuk gereja hingga mereka memperoleh rekonsiliasi dengan bertobat sungguh-sungguh selama empat puluh hari dan menerima Sakramen Pengakuan Dosa. Sesudah itu semua umat, baik umum maupun mereka yang baru saja memperoleh rekonsiliasi, bersama-sama mengikuti Misa untuk menerima abu.
Bapa Pius Parsch, dalam bukunya “The Church’s Year of Grace” menyatakan bahwa “Rabu Abu Pertama” terjadi di Taman Eden setelah Adam dan Hawa berbuat dosa. Tuhan mengingatkan mereka bahwa mereka berasal dari debu tanah dan akan kembali menjadi debu. Oleh karena itu, imam atau diakon membubuhkan abu pada dahi kita sambil berkata: “Ingatlah, manusia berasal dari debu dan akan kembali menjadi debu”.
Abu dipergunakan untuk menandai permulaan Masa Pra-Paskah, yaitu masa persiapan selama 40 hari menyambut Paskah. Ritual perayaan “Rabu Abu” ditemukan dalam edisi awal Gregorian Sacramentary yang diterbitkan sekitar abad kedelapan.
Dalam liturgi kita sekarang, dalam perayaan Rabu Abu, kita mempergunakan abu yang berasal dari daun-daun palma yang telah diberkati pada perayaan Minggu Palma tahun sebelumnya yang telah dibakar. Setelah Pembacaan Injil dan homili, abu diberkati. Abu yang telah diberkati oleh gereja menjadi benda sakramentalia.
Sementara kita mencamkan makna abu ini dan berjuang untuk menghayatinya terutama sepanjang Masa Pra-Paskah, patutlah kita mempersilakan Roh Kudus untuk menggerakkan kita dalam karya dan amal belas kasihan terhadap sesama. Bapa Suci dalam pesan Masa Pra-Paskah pernah mengatakan, “Merupakan harapan saya yang terdalam bahwa umat beriman akan mendapati Masa Pra-Paskah ini sebagai masa yang menyenangkan untuk menjadi saksi belas kasih Injil di segala tempat, karena panggilan untuk berbelas kasihan merupakan inti dari segala pewartaan Injil yang sejati. Beliau juga menyesali bahwa “abad kita, sungguh sangat disayangkan, terutama rentan terhadap godaan akan kepentingan diri sendiri yang senantiasa berkeriapan dalam hati manusia… Suatu hasrat berlebihan untuk memiliki akan menghambat manusia dalam membuka diri terhadap Pencipta mereka dan terhadap saudara-saudari mereka.”
Dalam Masa Pra-Paskah ini, tindakan belas kasihan yang tulus, yang dinyatakan kepada mereka yang berkekurangan, haruslah menjadi bagian dari silih kita, tobat kita, dan pembaharuan hidup kita, karena tindakan-tindakan belas kasihan semacam itu mencerminkan kesetiakawanan dan keadilan yang teramat penting bagi datangnya Kerajaan Allah di dunia ini. Rabu Abu, tanda akan ketidak-abadian dunia, dan tanda bahwa satu satunya “keselamatan” adalah dari Tuhan Allah kita. Selamat memasuki masa Pra paskah. (TNH/AP)
Tabloid Bejana 11/Maret/Th. I/2011 (Thanks to TNH)
Naskah diambil dari sini.
Pada Rabu Abu kita menerima abu di kening kita, karena sejak lama, bahkan berabad-abad sebelum Kristus, abu telah menjadi tanda tobat. Penggunaan abu dalam liturgi berasal dari jaman Perjanjian Lama. Abu melambangkan perkabungan, ketidak-abadian, dan sesal/tobat. Sebagai contoh, dalam Buku Ester, Mordekhai mengenakan kain kabung dan abu ketika ia mendengar perintah Raja Ahasyweros dari Persia untuk membunuh semua orang Yahudi dalam kerajaan Persia. Ayub menyatakan sesalnya dengan duduk dalam debu dan abu. Dalam nubuatnya tentang penawanan Yerusalem ke Babel, Daniel menulis, “Lalu aku mengarahkan mukaku kepada Tuhan Allah untuk berdoa dan bermohon, sambil berpuasa dan mengenakan kain kabung serta abu.” (Dan 9:3). Di abad kelima SM, sesudah Yunus menyerukan agar orang berbalik kepada Tuhan dan bertobat, kota Niniwe memaklumkan puasa dan mengenakan kain kabung, dan raja menyelubungi diri dengan kain kabung lalu duduk di atas abu.
Contoh-contoh dari Perjanjian Lama di atas merupakan bukti atas praktek penggunaan abu dan pengertian akan makna yang dilambangkannya.
Yesus sendiri juga menyinggung soal penggunaan abu: kepada kota-kota yang menolak untuk bertobat dari dosa-dosa mereka meskipun mereka telah menyaksikan mukjizat-mukjizat dan mendengar kabar gembira, Kristus berkata, “Seandainya mukjizat-mukjizat yang telah terjadi di tengah-tengahmu terjadi di Tirus dan Sidon, maka sudah lama orang-orang di situ bertobat dengan memakai pakaian kabung dan abu.” (Mat 11:21)
Jaman dahulu orang-orang Kristen yang melakukan dosa berat diwajibkan untuk menyatakan tobat mereka di hadapan umum. Pada Hari Rabu Abu, Uskup memberkati baju kasar yang harus mereka kenakan selama empat puluh hari serta menaburi mereka dengan abu. Kemudian sementara umat mendaraskan Tujuh Mazmur Tobat, orang-orang yang berdosa berat itu diusir dari gereja. Mereka tidak diperkenankan masuk gereja hingga mereka memperoleh rekonsiliasi dengan bertobat sungguh-sungguh selama empat puluh hari dan menerima Sakramen Pengakuan Dosa. Sesudah itu semua umat, baik umum maupun mereka yang baru saja memperoleh rekonsiliasi, bersama-sama mengikuti Misa untuk menerima abu.
Bapa Pius Parsch, dalam bukunya “The Church’s Year of Grace” menyatakan bahwa “Rabu Abu Pertama” terjadi di Taman Eden setelah Adam dan Hawa berbuat dosa. Tuhan mengingatkan mereka bahwa mereka berasal dari debu tanah dan akan kembali menjadi debu. Oleh karena itu, imam atau diakon membubuhkan abu pada dahi kita sambil berkata: “Ingatlah, manusia berasal dari debu dan akan kembali menjadi debu”.
Abu dipergunakan untuk menandai permulaan Masa Pra-Paskah, yaitu masa persiapan selama 40 hari menyambut Paskah. Ritual perayaan “Rabu Abu” ditemukan dalam edisi awal Gregorian Sacramentary yang diterbitkan sekitar abad kedelapan.
Dalam liturgi kita sekarang, dalam perayaan Rabu Abu, kita mempergunakan abu yang berasal dari daun-daun palma yang telah diberkati pada perayaan Minggu Palma tahun sebelumnya yang telah dibakar. Setelah Pembacaan Injil dan homili, abu diberkati. Abu yang telah diberkati oleh gereja menjadi benda sakramentalia.
Sementara kita mencamkan makna abu ini dan berjuang untuk menghayatinya terutama sepanjang Masa Pra-Paskah, patutlah kita mempersilakan Roh Kudus untuk menggerakkan kita dalam karya dan amal belas kasihan terhadap sesama. Bapa Suci dalam pesan Masa Pra-Paskah pernah mengatakan, “Merupakan harapan saya yang terdalam bahwa umat beriman akan mendapati Masa Pra-Paskah ini sebagai masa yang menyenangkan untuk menjadi saksi belas kasih Injil di segala tempat, karena panggilan untuk berbelas kasihan merupakan inti dari segala pewartaan Injil yang sejati. Beliau juga menyesali bahwa “abad kita, sungguh sangat disayangkan, terutama rentan terhadap godaan akan kepentingan diri sendiri yang senantiasa berkeriapan dalam hati manusia… Suatu hasrat berlebihan untuk memiliki akan menghambat manusia dalam membuka diri terhadap Pencipta mereka dan terhadap saudara-saudari mereka.”
Dalam Masa Pra-Paskah ini, tindakan belas kasihan yang tulus, yang dinyatakan kepada mereka yang berkekurangan, haruslah menjadi bagian dari silih kita, tobat kita, dan pembaharuan hidup kita, karena tindakan-tindakan belas kasihan semacam itu mencerminkan kesetiakawanan dan keadilan yang teramat penting bagi datangnya Kerajaan Allah di dunia ini. Rabu Abu, tanda akan ketidak-abadian dunia, dan tanda bahwa satu satunya “keselamatan” adalah dari Tuhan Allah kita. Selamat memasuki masa Pra paskah. (TNH/AP)
Tabloid Bejana 11/Maret/Th. I/2011 (Thanks to TNH)
Naskah diambil dari sini.
MISA RABU ABU DI GEREJA KATOLIK MOJOKERTO
Mojokerto, 22 Februari 2012 ( WARTA TNH )
Rabu Abu adalah permulaan Masa
Prapaskah, yaitu masa pertobatan, pemeriksaan batin dan berpantang guna
mempersiapkan diri untuk Kebangkitan Kristus dan Penebusan dosa kita.
Di gereja katolik Mojokerto, misa Rabu
Abu dilaksanakan dua kali. Pertama pada pk 05.30 WIB. Kedua pk 18.00 WIB. Misa
pada saat Rabu Abu berbeda dengan misa – misa biasanya. Yang membuat berbeda
adalah dekorasi di altar yang sederhana ( hanya berhiaskan rangkaian daun ),
adanya abu. Abu yang digunakan adalah abu yang berasal dari daun-daun palma
yang telah diberkati pada perayaan Minggu Palma tahun sebelumnya yang telah
dibakar.
Pada hari Rabu Abu kita diwajibkan
untuk berpuasa ( wajib bagi orang dewas` ) dan berpantang. Bagi orang dewasa
yang berpuasa, mereka hanya diperbolehkan untuk makan kenyang paling banyak
satu kali. Jika kita ingin berpantang, kita harus menahan nafsu dari segala
kebiasaan yang biasa kita lakukan. Sebagai contoh : Andi suka merokok. Andi
ingin berpantang, maka dia harus berhenti merokok selama 40 hari. Begitu juga
dengan makanan. Misal, kita suka makan daging. Kita harus berhenti makan daging
selama 40 hari. Kita bisa memakan sayur – sayuran atau tahu ataupun tempe.
Adapun jika kita suka “ jajan ” kita harus berhenti “ jajan ” untuk sementara.
Mungkin bagi sebagian orang 40 hari itu adalah hari yang sangat lama untuk
tidak melakukan hal – hal yang kita senangi. Namun, jika kita menganggapnya
seperti hari – hari biasa, kita akan tidak sadar jika puasa / pantangan kita
sudah berakhir.
Dalam masa prapaskah ini tindakan yang
tulus, mau bertobat adalah jalan menuju Kerajaan Allah. Namun, tidak hanya pada
masa prapaskah sikap kita harus selalu baik dan tulus. Setiap hari kita harus
selalu tulus, dan baik hati kepada siapa saja dan dimana saja.
Klemens Sunaryo
Rabu, 22 Februari 2012
KOMENTARI TULISAN BERIKUT INI!
Banyak anak muda sekarang
di jalan ugal-ugalan bersepeda montor,mencoret-coret tembok yang baru
saja di cat,mencuri telpon umum,memutar balik lampu lalu
lintas.Terutama anak di malam hari yang melakukan hal itu. Sering di
jalan yang luas anak muda balap sepeda motor yang mengganggu warga di
sekitar tidak bisa tidur. Knalpot yang awalnya tidak berbunyi menjadi
bising karena diperbesar suaranya, sampai ada terjadi orang
kecelakaan sampai sepeda motornya & orangnya terjebur kali karena
ditabrak anak muda yang berjalan dengan kecepatan tinggi. Anak itu
langsung pergi tanpa menolong orang tersebut. Bahkan anak kecil
sering bergoncengan sampai berjumlah tiga orang. Warga sering melapor
kepada pihak yang berwajib tetapi tidak ada hasilnya sama sekali.
Coret-coret tembok sering juga terjadi di tembok-tembok yang bersih
dan mereka yang tidak tahu aturan menulis kata-kata yang kotor.
Anak-anak muda mencoret-coret tembok terseburt memakai pylox
berwarna-warni. Tembok rumah warga yang baru di cat juga langsung
malamnya di coret-coret,di bawah jembatan juga. Di lampu lalu lintas
tertentu juga anak-anak memutar balik lalu lintas sehingga membuat
para pengguna jalan sering menjadi keliru maupun celaka. Lampu lalu
lintas yang waktunya terbalik yang sebenarnya dari angka terbesar
menjadi dari kecil dahulu sampai ke besar. Pihak yang berwajib sudah
menindak lanjuti tetapi masih meraja lela.
Pembina:
Bagaimana komentarmu terhadap tulisan tersebut?
Mudahkah Anda memahami tulisan tersebut?
Kalau harus dipecah-pecah ke dalam paragraf-paragraf, di manakah letak paragrafnya?
Judul apakah yang cocok untuk tulisan tersebut?
DUA KATA MUTIARA
Berjuta-juta kata kita dapat ucapkan. Tapi belum
tentu untuk kedua kata ini. 2 kata ini cukup simple. Apakah kedua kata
itu? Ini dia:
>>Maaf
"Maaf" mempunyai peranan penting di dalam segala hal. Terutama saat kita membuat kesalahan. Tetapi, ada saja orang yang terlalu gengsi untuk melakukan ini. Ada juga yang terlalu takut untuk mengucapkan mungkin karena kesalahannya terlalu besar.
Di dalam hubungan pertemanan atau persahabatan, maupun hubungan dengan orang tua maupun rekan kerja, sangatlah penting jika kita meminta maaf karena perbuatan salah kita yang sekecil apapun. Apakah anda tahu setiap perkataan anda bisa dengan mudah menggores lawan bicara anda? Jadi berhati-hatilah dalam berbicara, kepada siapa saja.
Orang yang enggan meminta maaf, walaupun dia sudah jelas-jelas terbukti bersalah, bisa dicap sebagai orang yang tidak mempunyai etika.
Kata maaf yang tulus juga dap`t memperbaik segala keadaan. Contohnya: saat anda tidak sengaja menabrak orang, pasti orang itu sedikit jengkel kepada kita. Segeralah meminta maaf, jangan terburu-buru, bicara baik-baik dan jangan lupa beri senyuman tulus. Bisa dijamin orang itu lega karena anda menyadari kesalahan anda.
Jadi kesimpulannya, ucapkan maaf untuk kesalahan terkecil yang anda buat walaupun terkadang anda tak merasakannya.
>>Terimakasih
Hmmm, terimakasih? Satu kata yang tepat digunakan dalam situasi apapun. Terutama saat sedih dan senang. Yap, kita harus mengucapkan terimakasih kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai wujud rasa syukur kita.
Ucapan terimakasih sebaiknya sering kita lontarkan dimanapun, kapanpun. Kita selalu mendapatkan sesuatu. Sebagai contoh kecil, disaat kita meminta tissue kepada seseorang dan orang itu memberinya. Tentu kita mendapatkan barang yang kita perlukan, dan jangan lupa, katakan TERIMAKASIH!
"Terimakasih" juga penting di dalam dunia kerja. Apalagi bagi siapa saja yang bekerja pada bidang yang membutuhkan banyak interaksi kepada sesama(sosial) seperti menjadi kasir, pedagang, resepsionis, dll. Bersikaplah ramah dan selalu ucapkan terimakasih kepada relasi anda. Karena "Pembeli adalah raja"
Dalam dunia sehari-hari pun pengucapan kata terimakasih ini sangat dianjurkan.
Jadi kesimpulannya, untuk semua yang anda dapatkan dari siapapun, kapanpun, dimanapun, jangan lupa sisipkan kata 'terimakasih'
Jadi, sudahkah anda mengucapkan 'maaf' dari segala kesalahan anda walaupun itu kesalahan terkecil? Dan berkata 'terimakasih' untuk segala yang anda dapatkan? ^.^ GBU
(Sheryl)
Sent from BlackBerry® on 3
>>Maaf
"Maaf" mempunyai peranan penting di dalam segala hal. Terutama saat kita membuat kesalahan. Tetapi, ada saja orang yang terlalu gengsi untuk melakukan ini. Ada juga yang terlalu takut untuk mengucapkan mungkin karena kesalahannya terlalu besar.
Di dalam hubungan pertemanan atau persahabatan, maupun hubungan dengan orang tua maupun rekan kerja, sangatlah penting jika kita meminta maaf karena perbuatan salah kita yang sekecil apapun. Apakah anda tahu setiap perkataan anda bisa dengan mudah menggores lawan bicara anda? Jadi berhati-hatilah dalam berbicara, kepada siapa saja.
Orang yang enggan meminta maaf, walaupun dia sudah jelas-jelas terbukti bersalah, bisa dicap sebagai orang yang tidak mempunyai etika.
Kata maaf yang tulus juga dap`t memperbaik segala keadaan. Contohnya: saat anda tidak sengaja menabrak orang, pasti orang itu sedikit jengkel kepada kita. Segeralah meminta maaf, jangan terburu-buru, bicara baik-baik dan jangan lupa beri senyuman tulus. Bisa dijamin orang itu lega karena anda menyadari kesalahan anda.
Jadi kesimpulannya, ucapkan maaf untuk kesalahan terkecil yang anda buat walaupun terkadang anda tak merasakannya.
>>Terimakasih
Hmmm, terimakasih? Satu kata yang tepat digunakan dalam situasi apapun. Terutama saat sedih dan senang. Yap, kita harus mengucapkan terimakasih kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai wujud rasa syukur kita.
Ucapan terimakasih sebaiknya sering kita lontarkan dimanapun, kapanpun. Kita selalu mendapatkan sesuatu. Sebagai contoh kecil, disaat kita meminta tissue kepada seseorang dan orang itu memberinya. Tentu kita mendapatkan barang yang kita perlukan, dan jangan lupa, katakan TERIMAKASIH!
"Terimakasih" juga penting di dalam dunia kerja. Apalagi bagi siapa saja yang bekerja pada bidang yang membutuhkan banyak interaksi kepada sesama(sosial) seperti menjadi kasir, pedagang, resepsionis, dll. Bersikaplah ramah dan selalu ucapkan terimakasih kepada relasi anda. Karena "Pembeli adalah raja"
Dalam dunia sehari-hari pun pengucapan kata terimakasih ini sangat dianjurkan.
Jadi kesimpulannya, untuk semua yang anda dapatkan dari siapapun, kapanpun, dimanapun, jangan lupa sisipkan kata 'terimakasih'
Jadi, sudahkah anda mengucapkan 'maaf' dari segala kesalahan anda walaupun itu kesalahan terkecil? Dan berkata 'terimakasih' untuk segala yang anda dapatkan? ^.^ GBU
(Sheryl)
Sent from BlackBerry® on 3
Kejutan Di Hari Spesial
Minggu depan adalah hari
yang spesial buatku, itu adalah hari ulang tahunku yang ke 12. Mama dan papa
telah menjanjikanku untuk merayakan ulang tahunku dengan mewah. Aku diminta
mama dan papaku untuk mendekor pesta ulang tahunku sendiri. Wow! Ini sangat
menyenangkan bagiku. Aku pun memikirkan apa yang akan aku persiapkan untuk
pesta ulang tahunku. Dan aku pun memberi tau mama dan papaku tema dekorasi yang
akan aku gunakan nanti, aku memilih dekorasi Hello Kitty saat pesta ulang tahunku
nanti karena Hello Kitty adalah tokoh kartun favoritku. Mama dan papa pun
menyetujuinya. Undangan pesta ulang tahunku sudah disebar ke teman – temanku.
Dan besok adalah hari
ulang tahunku yang akan dirayakan dengan mewah dan atas dekorasiku sendiri, aku
pun merasa tak sabar menunngu hari esok. Ku coba memejamkan mataku tapi ku
tetap tak bisa tidur karena terbayang – bayang pestaku besok, tak lama kemudian
aku pun terlelap. Pagi hari mama mengetuk pintu kamarku, aku pun bergegas
membuka pintu kamarku. Mama dan papa berdiri di depan kamarku sedang membawa
kue tart dan menyanyikan lagu Selamat Ulang Tahun kepadaku. Tapi, setelah itu mama dan papa pun
meminta maaf kepadaku bahwa pesta ulang tahunku tunda besok karena teman –
temanku sedang pergi berlibur jadi tidak ada yang datang ke pesta ulang tahunku.
Kata papa sebagai gantinya aku pun diminta untuk segera mandi dan akan diajak
makan diluar bersama mama dan papa. Kecewa rasanya karena pesta yang aku
dambahkan ditunda besok padahal sekarang kan hari ulang tahunku. Aku pun
menuruti perintah mama dan papa aku pergi mandi dengan muka cemberut.
Saat itu mama dan papaku
membawaku ke sebuah Restoran, aku kaget
sekali tiba – tiba saat mamaku membuka pintu restoran teman – temanku menyambutku
dan menyanyikan lagu Selamat Ulang Tahun. Aku pun bersorak kegirangan, aku
tidak menyangka ternyata mama dan papaku telah merencanakan kejutan untukku. Dekorasi
ruangan restoran pun seperti yang aku inginkan. Hadiah – hadiah dari semua
temanku pun bermacam – macam. Selesai acara aku pun menghampiri mama dan
papaku, aku pun langsung memeluk mereka berdua dan tidak lupa aku pun berterima
kasih. (Basmala/VIIIC, Adynda.W.N/VIIIB,
Sita.D.K/VIIIC Vinna.L/VIIIB) 
Kamis, 16 Februari 2012
14 Februari
WARTA
TNH ( 14 Februari 2012 )
Hari
ini adalah hari yang spesial untuk setiap pasangan. Hari apakah itu?
Yap.. benar sekali.. itu adalah hari Valentine. Biasanya, Valentine
dirayakan dengan cara berbagi / bertukar kado dengan pasangan / orang
yang dikasihi. Kadang, hari Valentine juga dipakai untuk menyatakan
cintanya kepada seseorang. Valentine's day dalam bahasa Indonesia
berarti hari kasih sayang. Eitss.. jangan salah mengartikan dulu.
Kasih sayang tidak hanya pada hari Valentine saja. Setiap hari kita
juga merayakan hari Valentine. Kita tidak boleh hanya mengasihi
seseorang pada hari tertentu saja. Tetapi kita harus mengasihi
seseorang yang kita kasihi kapanpun. Valentine identik dengan :
Coklat, bunga, kartu ucapan, dll. Di Indonesia, hari Valentine sudah
cukup populer. Suasana saat Valentine pun sangat kental. Maksudnya,
disetiap toko, hampir semua memasang balon-balon berbentuk hati,
karangan bunga bertuliskan Happy Valentine's day. Jika kalian
berjalan di mall – mall mungkin Anda bisa melihat banyak tempat
makan yang memberikan diskon spesial. Tidak hanya tempat makanan,
tempat yang menjual baju, sepatu, aksesoris pun ikut memberikan
diskon besar-besaran bagi para calon pembelinya.
Tidak
hanya hari Valentine, tanggal 14 Februari juga terjadi Pemberontakan
Peta yang dipimpin oleh Supriyadi di Blitar. Pemberontakan itu
terjadi pada tahun 1945. Pemberontakan ini terjadi akibat tentara
PETA merasa tidak suka dengan perlakuan tentara Jepang terhadap
tenaga kerja Romusha. Dengan dipimpin Supriyadi, tentara PETA
melakukan pemberontakan terhadap perlakuan Jepang.
Banyak
kejadian yang terjadi pada tanggal 14 Februari. Tetapi, mungkin cukup
dua cerita saja yang saya sampaikan. Terima kasih :D
Klemens
Sunaryo
Arti Sebuah Persahabatan yang Sebenarnya
Sahabat.
Setiap orang pasti mempunyai sahabat. Tapi, bagaimanakah arti sahabat
yang sebenarnya? Dalam artikel ini akan dibahas apa itu “Sahabat”.
Teman
kita dalam senang? Sahabat. Teman kita dalam sedih? Hmmm, mungkin
sahabat 'abal-abal' tidak ingin mengetahui keadaan kita saat itu.
Tapi sahabat yang benar-benar sahabat, mengerti keadaan hati kita
tanpa kita memberitahunya.
Apa
fungsi sahabat? Bukan hanya menemani saat di sekolah atau tempat
kerja, sahabat juga merupakan tempat curhat alias curahan hati. Tapi,
sahabat juga bukan hanya pendengar, tetapi pemberi solusi dan
motivasi. Kita sebagai sahabatnya juga harus melakukan hal serupa.
Saat
senang kita pasti akan cerita ke sahabat. Entah sedang mendapatkan
pacar baru, mendapat hadiah, memperoleh nilai ulangan yang bagus,
atau apalah. Tapi sahabat bisa juga menganggap hal ini bukan suatu
cerita kebahagiaan, tetapi si pencerita dianggap pamer. Jadi
kesimpulannya, saat kita berbicara nada kita jangan mencapai suatu
nada kesombongan. Tetapi berbicaralah dengan nada biasa. Biar
ekspresi wajah kita yang menjelaskannya.
Sedih?
Sahabat benar-benar tempat curahan hati yang pas. Terkadang kita malu
menceritakan masalah kita kepada orang tua. Lah, disinilah penting
untuk memilih sahabat yang benar-benar bisa menjaga rahasia kita.
Kita bisa menangis, menjerit, atau bahkan mengekspresikan emosi kita
saat bercerita ke sahabat.
Apa ciri-ciri sahabat yang baik? Ini dia:
- Berusaha untuk menjaga rahasia dengan sangat baik
- Tidak berusaha mencelakai sahabatnya
- Mau diajak curhat
- Harus bisa memberi solusi disaat ada masalah
- Menjadi motivator
- Tidak terlalu pamer kelebihannya
- Menjaga perasaan kita dengan tidak membentak atau berkata-kata kotor
- Menghargai kita
Jika
sahabat kita melakukan itu, kita juga harus melakukannya.
Apakah
sahabat anda tidak seperti ciri-ciri diatas? Yap. Dia bukanlah
sahabat yang baik, bisa-bisa dia hanya memanfaatkan anda dengan
segala kelebihan yang anda miliki. Sahabat juga berusaha menyenangkan
dan tidak mengecewakan hati anda. Bila anda menmpunyai sahabat yang
tidak mengerti anda, buat apa dipertahankan? Carilah sahabat yang
benar-benar mengerti siapa dan bagaimana anda.
Persahabatan
yang sehat juga bukan didasari berapa lama bersahabat. Semua
persahabatan harus didasari kepercayaan dan kejujuran. Tidak lupa
kita juga harus menyayangi sahabat kita. 'Sharing' itu amat sangat
penting dalam persahabatan. Kalau kita jarang berbagi dengan sahabat
kita, apalah arti sebuah persahabatan?
Jadi,
bagaimana hubungan persahabatan anda? Apakah dia seperti ciri-ciri
sahabat yang baik diatas? Hanya anda yang bisa menentukan ^.^
GBU
(Sheryl)
Langganan:
Postingan (Atom)


