Kamis, 10 Maret 2011

GARA-GARA HUJAN

Wartatnh. Mojokerto 10 Maret 2011

Hujan deras yang mengguyur Kota Mojokerto Selasa (08/03) menyebabkan banjir di beberapa kawasan. Salah satunya di lingkungan SMP TNH Mojokerto. Banjir kecil semata kaki menyebabkan beberapa siswa terjebak tak bisa pulang tepat waktu. Selain itu, banjir juga menyebabkan beberapa sepatu siswa menjadi basah. Akibatnya sudah bisa ditebak. Keesokan harinya beberapa siswa terpaksa harus masuk kelas tanpa sepatu. Tentu saja bukan karena siswa tersebut tidak memiliki sepatu. Para siswa tetap bersepatu akan tetapi warna sepatu melanggar aturan tata tertib yang sudah ditentukan oleh sekolah. Bagaimanapun tata tertib harus ditegakkan. "Saya diminta melepas sepatu saat guru piket keliling kelas" cetus salah seorang siswa kelas VIII B yang kami rahasiakan namanya.

Lain halnya dengan yang dialami oleh seorang siswa dari kelas VIII C, dia terpaksa meminta kantong plastik dari kantin SMP TNH untuk menaruh sepatunya ke dalam tas dan pulang dari sekolah dengan kaki telanjang.

Sebenarnya, hujan tak bisa disalahkan. Maklumlah, menurut beberapa sumber musim hujan ini tetap berlanjut hingga November nanti. Karena musim hujan yang terus berlanjut hingga November nanti, sudah selayaknya masyarakat mempersiapkan payung atau jas hujan sebelum bepergian. Khusus untuk para, tak perlu malu membawa sandal dan kantong plastik untuk menyimpan sepatu mereka sehingga kejadian di atas tidak perlu terulang.

BY:(LW,DV)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar